BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 97. Decision 2


__ADS_3

"Kau tahu, jika dia pindah dan memegang pimpinan di sana. Akan ada banyak masalah, mereka bisa dibilang dua darah yang berbeda." Albert mempunyai kesimpulan yang sama denganku.


"Iya kau benar, sebenarnya aku juga berpikir begitu. Perdamaian adalah jika mereka tidak terlibat satu sama lain. Jika mereka tidak mengurusi satu sama lain itu baru aku jadi benar."


"100% kau benar. Dan tambahan lagi, jika mereka punya kepentingan tumpang tindih begitu, jika satu pihak tersinggung bukan tidak mungkin ada kejadian percobaan pembunuhan yang lain. Bayangkan jika kau punya anak, ..."


Jika kami punya anak dan tinggal di sana, apa yang akan dilakukan keluarga dengan agen KGB itu. Hidup dengan perselisihan besar seperti itu rasanya seperti berjalan di ladang ranjau. Aku tak mau hidup dengan kekhawatiran seperti itu apalagi entah bagaimana sepertinya Sergie adalah orang yang tak perduli dengan nyawa orang lain.


"Menurutmu apa yang harus kulakukan?"

__ADS_1


"Kau bisa menanggung masa depan seperti itu? Apa yang kau inginkan? Jika kau bilang kau mencintainya? Cinta hanya sementara, jika dia memaksamu pindah apa kau ingin hidup di sana, kau akan tertekan, kota yang bahasanya tidak kau tahu? Jika tidak bisa, kalian sudah punya anak, apa yang akan kau lakukan, bercerai atau menanggungnya." Albert langsung mengatakan apa yang terjadi. Langsung pada pointnya.


"Kau harus tegas pada permintaanmu jika kau tidak bisa menanggungnya, jika dia tidak bisa meninggalkannya. Mungkin kau harus melepaskan. Jika kau tidak bisa melepaskan, jika dia tidak bersedia berkompromi, yang kukatakan sebelumnya akan terjadi. Untuk kau tahu pria bukan dia saja, kau cantik, keluargamu baik, kau tak usah takut apapun." Albert memberiku sarannya. Dia tidak mengatakan aku harus menurutinya, tapi yang dikatakannya itu adalah sebuah kebenaran.


Aku tahu yang dikatakan Albert benar.


Apa aku bisa menanggungnya. Apa aku bisa mengkompromikan perasaanku. Pembicaraan dengan Albert itu membuatku berpikir lama untuk mengambil keputusan.


Bagaimana jika Sergie masih dendam dan memutuskan untuk membahayakan keluarga kami.

__ADS_1


Kurasa aku tidak akan bisa mentolelir hal semacam itu. Jika dia berkata dia akan mengejarku sampai mendapatkanku. Aku ingin lihat apa dia akan mengejar egonya atau mempertimbangkan keluarga. Jika dia ingin tetap di Moskow, mungkin kami tak ditakdirkan satu sama lain. Aku tak bisa membayangkan harus menjalani kehidupan di Moscow.


Ketika aku bicara ke Eliza nampaknya dia punya pendapat yang sama denganku.


"Kau bisa berpikir dalam jangka panjang kukira itu yang terbaik. Jika kau tak menaruhnya di titik kritis begitu dia tak akan memikirkannya dan berpikir dia masih bisa bernegosiasi denganmu."


"Aku merasa seperti akan menodongkan senjata padanya."


"Bukankah sama saja, mungkin bedanya nanti adalah menodongkan senjata dengan anak-anak di belakang kalian. Itu akan lebih sulit diputuskan. Jika kau sudah punya anak-anak pertengkaran demi pertengkaran, anak kalian akan terbawa, kemungkinan kau yang kalah. Entahlah jika kau bersedia kalah kurasa tak apa. Jadi sekarang walaupun rasanya sulit, kau harus memutuskan sesuatu yang benar. Berikan alasanmu. Kurasa dia bisa meninggalkan Moskow setelah sekian lama... Bicaralah liat apa reaksinya."

__ADS_1


"Aku akan patah hati..."


"Jika dia membiarkanmu patah hati, maka kalian tak sejalan. Akan ada yang lain di depan Monic." Apa yang dikatakan Eliza sama dengan apa yang dikatakan Albert.


__ADS_2