Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 105. Ketemu gue atau Aira


__ADS_3

"Apakah Aira juga mencintai suaminya?" Tanya Reza masih ingin tahu tentang Aira.


"Mungkin awalnya dulu tidak, tapi lama kelamaan yang gue lihat Aira begitu nyaman dengan suaminya" jawab Haikal.


"Tapi anehnya, gue dengar Aira itu sekarang bersahabat juga dengan Lusy istrinya Lukas" kata Haikal.


"Hah, apakah perempuan itu ga tahu kalau Aira mantan dari suaminya?" Tanya Reza.


"Tahu sekali, orang posisinya dia hamil itu Aira masih pacaran dengan suaminya kok." Jawab Haikal.


"Bahkan pada saat mereka berdua belum menikah kemudian bertemu di restoran dengan Aira dan bang Evan, perempuan itu langsung mendatangi Aira dan mengatakan bahwa dirinya hamil anak Lukas" kata Haikal.


"Gila juga tuh perempuan, gue jadi ikut kesel" kata Reza.


"Tapi sekarang hubungannya Aira baik sih dengan Lusy istrinya Lukas" kata Haikal.


"Makanya bang Evan memberikan Aira seorang bodyguard itu buat ngejaga Aira" kata Haikal.


Reza hanya menggangguk anggukkan kepalanya.


"Dan anehnya lagi menikahnya mereka itu di tanggal yang sama tanpa di sengaja, hanya berbeda jam saja. Aira akadnya pagi, sedangkan Lukas agak siangan hingga sore hari acaranya karena langsung resepsi." Kata Haikal.


"Kalau gue ga akan ijinkan istri gue untuk berhubungan lagi dengan mantan dan istri mantannya juga." Kata Reza.


"Ya dulu bang Evan begitu juga, cuma loe tahu sendiri sifatnya Aira. Malah istrinya Lukas itu sering churhat ke Aira" kata Haikal.


"Yah hati Aira memang tidak ada duanya" kata Reza lirih.


"Sudah jangan mengingat masa lalu. Jika memang kamu mencintai sesorang pasti kamu mengharapkan kebahagiannya kan. Dan aku yakin sekarang Aira bahagia dengan bang Evan" kata Haikal.


"Ya semoga saja, Aira bahagia dengan suaminya" kata Reza dengan membuang nafas beratnya.


"O iya loe sekarang ga kenalin ke gue siapa yang sekarang loe deketin?" Tanya Reza mengalihkan pembicaraan.


"Ada, sahabat Aira dan Rio" jawab Haikal.


"O ya, siapa kok gue ga dikenalin sih" kata Reza.


"Ntar pasti ada waktunya gue akan kenalin ke loe Za" kata Haikal.


"O iya ntar loe ajak ya waktu anniversary kantor gue"


"Ya semoga saja gue bisa ajak Vina ikut nanti" kata Haikal.


"Sabtu besok kita janjian ke cafe yuk dari pada gur sendirian di rumah" ajak Reza.


"Gue ga janji ya, soalnya gue sabtu udah janji nemeni Vina ke acara kampusnya dengan Aira" jawab Haikal.

__ADS_1


"Loh memang Aira ga didampingi suaminya dan bodyguardnya?" Tanya Reza.


"Ya Aira pasti sama bang Evan, maksud gue ada acara di kampus Vina dan Aira" jawab Haikal.


"Dan yang akan jadi mc nya nanti Vina, sedangkan salah satu panityanya Aira dan Rio" kata Haikal lagi.


"Jam berapa acaranya?" Tanya Reza.


"Kalau gue ga salah sih dari jam 15.00 wib deh. Loe mau ikut datang?" Jawab Haikal kemudian bertanya ke Reza.


"Gue usahakan kalau ga ada meeting ya" jawab Reza.


"Loe usahakan untuk datang itu untuk ketemu gue atau ketemu Aira?" Tanya Haikal.


"Sialan loe" kata Reza membuat Haikal tertawa.


💥 Apartemen


Aira tidur dengan memunggungi suaminya. Begitupun dengan Evan yang juga memunggungi istrinya karena masih menahan kesal dengan istrinya gara-gara cemburu.


Paginya Aira membuat sarapan dan menghidangkannya di meja makan, kemudian Aira mandi tanpa mau membangunkan suaminya yang masih tertidur.


Selesai Aira mandi dan melihat suaminya masih tertidur, Aira sarapan sendiri di meja makan.


Evan terbangun dan melihat ke samping sudah kosong kaget, kemudian melihat jam didinding yang sudah menunjukkan di jam 07.00 wib. Evan langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi dan segera bersiap ke kantor.


"Arrg.. ini pasti masih marah denganku, makanya aku tak dibangunkannya. Dengan siapa Aira berangkat ke kampus?" Evan bicara sendiri  dengan penuh emosi.


📞"Halo, Nuri kamu dimana?" Tanya Evan.


"Di kampus tuan menunggu nyonya kuliah" jawab Nuri kaget mendengar nada suara Evan yang seperti orang sedang emosi.


"Nyonya datang ke kampus kamu jemput?" Tanya Evan dengan nada masih tinggi.


"Tidak tuan, nyonya tadi naik ojol ke kampusnya" jawab Nuri.


"Baiklah nanti kabari saya kalau istri saya sudah keluar dari kelas. Dan jangan lupa laporkan setiap kegiatannya" kata Evan.


"Baik tuan" jawab Nuri.


💥 Kampus


Aira duduk di perpustakaan saat istirahat.


"Ra kamu ga ke kantin?" Tanya Vina yang jalan di sebelah Aira.


"Ga Vin, gue mau baca-baca di perpustakaan aja" jawab Aira.

__ADS_1


"Kamu ada masalah Ra?" Tanya Rio menatap Aira.


"Ga kok, gue ke perpus dulu ya" kata Aira kemudian jalan menuju perpustakaan.


"Yo, gue rasa Aira ada masalah dengan suaminya. Hanya saja dia ga mau cerita." Kata Vina.


"Loe tahu dari mana Vin?" Tanya Rio.


"Tadi Aira datang dengan ojol. Kan ga biasanya dia naik ojol. Bang Evan kan ga pernah ngijinin Aira naik ojol.  Jika suaminya tak bisa mengantar pasti ada Nuri yang akan selalu mengantar jemput Aira." Jawab Vina.


"Apa Aira janjian dengan kak Lukas ya di perpus, tapi ga mungkin deh sepertinya" kata Vina menerka nerka.


"Ya sudah biarkan dulu Aira sendiri di perpustakaan, mungkin dia lagi ingin sendiri" kata Rio yang tahu sifatnya Aira.


Di dalam perpustakaan Aira mengambil buku dan membacanya. Aira ga peduli dengan sekelilingnya ataupun Nuri yang melihat Aira dari kejauhan.


Nuri melaporkan ke Evan bahwa Aira sedang duduk sendiri di perpustakaan. Aira disapa beberapa temannya yang kebetulan juga menjadi panitya acara kampus nanti.


"Aira hari jum'at ada gladi resik loe datang kan?" Tanya Tania yang melihat Aira duduk sendiri di salah satu bangku di perpus.


"Iya datang, kenapa Tan?" Tanya Aira santai.


"Ra nanti waktu hari H gue bisa minta tolong ga buat kamu gantiin gue untuk jadi mc?" Tanya Tania.


"Gue jadi mc, mana bisa gue Tan" jawab Aira.


"Bisa, nanti loe hanya temani Vina aja kok Ra" kata Tania.


"Memangnya loe kenapa?" Tanya Aira.


"Gue harus keluar kota menemani mama, karena nenek gue sakit dan memanggil nama gue terus" kata Tania.


"Tapi kalau hari sabtu pagi nanti gue udah bisa sampai disini gue usahakan untuk datang" kata Tania.


"Okey deh, gue usahakan Tan" jawab Aira.


"Makasih ya Ra, nanti gue akan bilang Vina kalau sementara loe yang akan gantiin gue dulu" kata Tania. Aira menganggukkan kepalanya.


"Nanti gue hubungi loe lagi ya" kata Tania.


"Gue ga ada ponsel Tan, loe hubungi Vina aja. Nanti pasti akan sampai ke gue kok" kata Aira.


"Serius loe ga ada ponsel atau lagi malas buka karena kak Lukas sering hubungi loe" kata Tania.


"Gue lagi malas bawa ponsel dan gue sekarang belajar ga pegang ponsel. Jadi loe kalau butuh gue bisa hubungi ke Vina atau Rio" kata Aira.


"Okey, makasih ya Ra" kata Tania kemudian keluar dari perpustakaan untuk menemui Vina karena Tania harus segera pulang sekarang.

__ADS_1


__ADS_2