Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 26.


__ADS_3

💥 Kantor Evandro


"Nanti kalian jadi mau ke mall jemput kedua gadis yang sedang jalan" tanya Haris.


"Iyalah Haikal tadi udah janji sama Aira bang" kata Haikal.


"Kamu janjian sama Aira karena Aira jalannya juga sama Vina kan?" Haris menggoda Haikal.


"O begitu ternyata, ada udang dibalik bakwan ya" kata Evandro.


"Hah... ternyata bang Evan bisa juga bercanda gituan" kata Haikal tertawa melihat Evandro yang bisa bercandain Haikal.


"Nah kamu kan sering lihat kalau abang bercandain Aira dan Anggi" kata Evandro.


"Iya sih memang, tapi kan abang jarang bercanda dengan Haikal" kata Haikal.


"Yah itu karena belum ada bahan untuk bercandain kamu aja Kal" kata Evan terkekeh.


"Abang tahu ga kalau Rio temannya Aira itu naksir Anggi dan sekarang mereka juga lagi jalan bareng" tanya Haikal.


"Tahu dari mana kamu Kal?" Tanya Evandro.


"Tahu dong dari Aira dan Vina bang" jawab Haikal.


"Rio baik sih anaknya, loe belum kenal Van?" Sahut Haris.


"Belum, tapi udah tahu anaknya yang mana" jawab Evandro.


"Ya sudah selamat ngedate yah, gue mau pulang dulu, kasihan anak gue udah nungguin" kata Haris.


"Ah loe apaan sih Ris, Haikal mah udah ada Vina. Nah gue sama siapa coba. Ya kali sama Aira, ntar pacarnya nglabrak gue puyeng" kata Evandro terkekeh.


"Sekarang aja Lukas udah cemburu lihat bang Evan deket Aira" kata Haikal pelan tapi maaih terdengar ditelinga Evan.


"Pacarnya ga ikutan sih kalau mereka jalan bareng gitu. Lagian papa juga kurang setuju Aira dengan Lukas karena mereka udah jelas beda kepercayaan. Dan pasti dari Lukas sendiri juga belum tentu direstui hubungan mereka." Kata Haris.


"Tapi sebenarnya Lukas orangnya baik juga hanya cemburunya suka kelewatan sih bang" kata Haikal.


"Aira suka cerita sama kamu ya dek" tanya Haris.


"Iya dan hubungan mereka juga sepertinya sekarang lagi ga baik-baik sih" kata Haikal.


Evan hanya diam mendengarkan kakak beradik ini ngobrolin adik perempuannya.


Akhirnya ketiga cowok ganteng ini keluar dari ruangan Evandro menuju lift untuk turun ke parkiran mobil mereka. Banyak para karyawan Evandro yang melihat mereka bertiga kagum.


Keluar dari lift di lantai dasar, mereka berpisah dan masuk ke mobilnya masing-masing.

__ADS_1


💥 Mall


Haikal dan Evan sampai di mall dimana Anggi dan para sahabat Aira berada.


"Mereka dimana Kal?" Tanya Evandro.


"Bentar Haikal hubungi Aira dulu bang" kata Haikal.


"O tuh abang lihat Anggi disana" kata Evan sambil menunjuk ke arah Anggi berada.


"Okey, kita kesana aja kalau begitu" kata Haikal sambil jalan menuju ke tempat Anggi.


"Anggi" sapa Haikal.


"Abang udah sampai ya, ini lagi nungguin kak Vina ke toilet. Abang ke sana aja, tuh kak Aira sama kaka Rio disana" tunjuk Anggi.


"Yuk kamu sama abang aja, biar bang Haikal yang nungguin kak Vina" kata Evan mengajak Anggi.


"Bang Haikal gapapa nungguin kak Vina disini sendiri?" Tanya Anggi ke Haikal. Vina keluar dari toilet kaget mwlihat ada Haikal disana denvan Anggi dan Evan.


"Gapapa, justru senang dia ada keswmpatan" kata Evandro, Haikal hanya terkekeh memandang Evan.


"Terus aja bang, ntar gantian Haikal kerjain tuh kalau Haikal tahu bagaimana abang" kata Haikal membuat Evandro tertawa.


"Tuh Ra, pacar kamu datang" kata Rio melihat Evandra dari jauh jalan bersama Haikal, Anggi dan Vina.


"Kalau saran gue, mendingan loe putusin aja kak Lukas yang sudah ga jelas itu dan jalan aja sama bang Evan" saran Rio. Aira hanya mengambil nafas dan membuangnya pelan tanpa memberi komentar, karena yang diperbincangkan sudah ada di dekat mereka.


"Halo adek abang, apa kabar?" Sapa Evandro sambil.


"Kabar baik bang, o iya bang kenalin nih Rio sahabat Aira dari sma sampai sekarang" kata Aira.


"Yo kenalin nih bang Evan abangnya Anggi" kata Aira.


"Evan"


"Rio"


Mereka berdua saling berjabatan dengan menyebutkan namanya masing-masing.


"Mau kemana kalian?" Tanya Evandro.


"Anggi sama kak Vina mau ke situ bentar" kata Anggi.


"Vin, gue ke sana dulu ya mau ada yang dibeli" kata Aira.


"Abang sama kak Aira aja, Anggi ga usah diikutin gapapa, ntar nyusul ke kak Aira ya bang" kata Anggi.

__ADS_1


"Okey deh terserah kalian aja mau gimana" kata Evandro pasrah kalau udah jalan sama kedua gadis yang berharga untuknya.


Akhirnya Vina dan Anggi jalan dengan ditemani oleh Haikal dan Rio, sedangkan Aira dengan Evandro.


"Kamu mau beli apa dek?" Tanya Evandro. Memang kadang Evandro memanggil Aira dengan sebutan dek, kadang sayang kadang panggil nama.


"Mau beli skincare Aira ada yang habis bang, mumpung keinget" jawab Aira.


"Abang juga ada yang habis tuh" kata Evandro asal.


"Abang pake skincare apaan?" Tanya Aira mengkerutkan dahinya. Evandro tertawa sambil mengusap pucuk kepala Aira.


"Abang kenapa tadi ga ngikutin Anggi aja sih?" Tanya Aira yang sebenarnya mau menjauhi Evandro, karena Aira kawatir jika tiba-tiba nanti bertemu Lukas saat dia jalan berdua sama Evan.


"Kan Anggi sudah ada Haikal dan Rio" jawab Evan.


"Iya gapapa dong, kan kak Haikal pasti fokusnya deketin Vina" kata Aira.


"Kamu sendirian dong nanti, abang kawatir Airanya di ambil yang jaga mall nanti" kata Evandro bercanda.


"Idih abang ada-ada aja" kata Aira terkekeh, Evan tertawa memandang gadis kecilnya yang dulu sering digendong-gendong.


Tanpa Aira ketahui, sebenarnya Raka dan Darwis sudah sepakat untuk menjodohkan mereka berdua. Ya Raka yang punya ide untuk menjodohkan Aira dengan Evandro dan sudah di setujui oleh Diana dan Haris.


Karena mereka semua melihat bagaimana kedekatan Evandro dengan Aira yang notabennya Evandro itu merupakan orang yang dingin dengan cewek lain sekalipun itu adik dari sahabatnya sendiri. Tapi berbwda jika dengan Aira, Evandro terlihat nyaman. Bahkan dengan senang hati mengantarkan Aira pulang saat ketemu di kampusnya juga mengantar jalan ke mall dengan Anggi dan Aira saja beberapa kali.


Evandro pernah dikasih tahu Darwis dan Evandro pun mengatakan jika Aira saat ini sudah punya kekasih. Itu artinya Evandro tidak menolak jika dijodohkan dengan Aira.


Memang benar Evandro dengan senang hati jika dijodohkan dengan Aira, tetapi Evan berpikir bagaimana dengan Aira yang sekarang masih pacaran dengan Lukas dan Aira sepertinya juga ga ada perasaan apapun ke Evan.


"Aira mau makan malam dimana?" Tanya Evan setelah mereka dari kasir membeli skincare Aira.


"Aira dimana aja sih bang" jawab Aira sambil mencari yang lainnya.


Aira baru mau mengambil ponselnya di dalam tas, tiba-tiba ada orang yang menabraknya walaupun ga kencang tapi membuat Aira kaget.


"Brugh"


"Auww" lirih Aira


"Eh maaf" kata orang yang menabraknya yaitu Lusy.


Aira hanya menganggukkan kepala saja.


"Kamu gapapa dek?" Tanya Evandro kemudian menatap tajam ke Lusy.


"Ah gapapa bang" jawab Aira menatap Evandro.

__ADS_1


"Aira..." panggil seseorang Lukas dengan sorot mata tajam melihat Aira bersama Evandro.


__ADS_2