
Aira mengeluarkan ponselnya saat terdengar ada notifikasi pesan masuk setelah sang suami keluar dari mobilnya.
🗨 "Sayang nanti datang kan ke karaoke?" Tanya Haikal melalui pesan singkatnya.
🗯 "Iya bang, ini Aira baru dari rumah sakit dan otw ke sana" jawab Aira.
🗨 "Okey, abang tunggu ya" kata Haikal
🗯 "Iya bang" jawab Aira singkat.
Evan selesai membeli obat masuk ke dalam mobilnya.
"Siapa sayang yang mengirim pesan padamu?" Tanya Evan melihat Aira membalas peaan.
"Bang Haikal" jawab Aira.
"Haikal sudah di tempat karaoke?" Tanya Evan ke Aira.
"Iya katanya menunggu kita" jawab Aira.
Kemudian tidak lama ada pesan masuk lagi tetapi dari orang yang berbeda, yaitu dari Reza. Aira membuka pesannya dan membalasnya.
"Itu bang Haikal lagi?" Tanya Evandro.
"Bukan" jawab Aira singkat kemudian Aira sibuk membalas pesan Reza.
🗨 "Hari ini datang kan ke karaoke?" Tanya Reza.
🗯 "iya kak datang, barusan Aira juga ditanya bang Haikal" jawab Aira
🗨 "Kakak akan bawa rujak serut untukmu" kata Reza.
🗯 "Serius... mau dong yang pedes ya kak" jawab Aira senang.
🗨 "Okey, sampai bertemu ya di lokasi. Hati-hati di jalan" kata Reza.
🗯 "Terima kasih kak" jawab Aira.
Evan memandang istrinya sekilas yang sibuk membalas chatatingan. Aira memasukkan ponselnya ke dalam tas kembali dan melihat jalan di depannya.
"Mau makan dulu atau mau langsung kesana?" Tanya Evan ke sang istri.
"Langsung" jawab Aira.
"Siapa tadi yang mengirimi pesan untukmu, istri abang sibuk amat dengan ponselnya" tanya Evan sambil untuk mengurangi keheningan di dalam mobil. Karena Aira kalau tidak ditanya akan diam saja di dalam mobil.
"Kak Reza" jawab Aira sambil menatap jalanan ke arah depan.
"Kamu masih marah sama abang karena perempuan tadi? Sayang abang ga ada hubungan apapun lagi dengannya, percayalah" kata Evandro sambul menggenggam jemari tangan Aira. Aira hanya diam dan tak ingin membahas masalah itu untuk saat ini.
"Sayang jangan diam saja begini dong, abang ga bisa kalau kamu diemin begini yank" kata Evandro.
"Reza ngapain ngirim pesan ke kamu?" Tanya Evan mulai diliputi rasa cemburu.
Belum sempat Aira menjawab, mobil sudah berhenti dipelataran parkir mall yang dituju. Aira membuka pintu mobil sebelum suaminya membukakannya.
"Kenapa langsung keluar, seharusnya kamu menunggu abang membukakan pintu untukmu dulu" tanya Evan.
"Tidak perlu bang, Aira bisa kok buka sendiri biar ga tergantung orang harus menunggu" jawab Aira membuat Evan menatap istrinya sambil mengernyitkan dahinya.
"Apa maksudmu biar ridak tergantung orang?" Tanya Evan dengan nada naik.
"Ya biar terbiasa sendiri saja, ga harus menunggu dibukain pintu" jawab Aira datar sambil jalan masuk ke dalam mall.
💥 Mall XX
__ADS_1
Evan memeluk pinggang istrinya sambil mengajaknya masuk ke dalam mall XX.
"Aira, loe baru sampai?" Panggil Rio yang jalan dengan Anggi.
"Iya karena gue dari dokter dulu tadi" jawab Aira.
"Halo kak, dapat salam dari mama" kata Anggi.
"Terima kasih dek, sampaikan ke mama kakak minta maaf belum sempat mampir lagi ke rumah" kata Aira.
"Tadi pagi Anggi nunjukin ke mama video kemarim waktu kak Aira di panggung. Mama jadi kangen sama kakak katanya" cerita Anggi sambil jalan menuju ke tempat karaoke.
"Memang kamu videoin kakak kemarin dek?" Tanya Aira kaget.
"Iya kak. Kakak cantik banget sampai personilnya kahitna saja menatap kakak ga kedip" kata Anggi. Evan melotit tajam ke adeknya membuat Anggi langsung tersenyum kecut.
"Maaf bang, itu emang beneran kok yang Anggi bilang" kata Anggi membela diri.
"Nanti aja kita lihat bareng-bareng disana" kata Rio.
"Bang Haikal udah datang ternyata" kata Rio.
"Sudah dari tadi kita Yo" jawab Haikal.
"Ini kita mau cari makan dulu atau mau makan di dalam saja?" Tanya Evandro.
"Di dalam saja deh sekalian kita karaokean" jawab Aira.
"Vina dimana bang?" Tanya Aira ke Haikal.
"Itu udah di dalam sama Reza lagi pesan tempat" jawab Haikal.
"Kak sendirian aja?" Sapa Rio setelah bertemu Reza.
"Ini ra sesuai janji kakak udah kubawain pedes" kata Reza sambil memberikan bungkusan rujak ke Aira. Evan melihat Reza memberikan bungkusan ke Aira mengkerutkan dahinya menatap ke Reza dan Aira bergantian.
"Terima kasih kak" jawab Aira senang.
"Sama-sama" kata Reza yang tahu Evan menatap tajam padanya sambil melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri.
"Apa itu, kok Rio ga dikasih sih kak?" Tanya Rio.
"Kalau loe ngidam pasti akan gue beliin Yo" jawab Reza.
"Ini rujak, loe mau Yo? Kalau mau nanti kita makan bersama." Kata Aira menjawab pertanyaan Rio membuat Evan cemburu karena Reza yang membelikan keinginan istrinya.
"Kok kak Reza tahu sih kalau Aira ingin Rujak?" Tanya Aira sambil jalan masuk ke ruangan karaoke.
"Tahu dong kan di sosmedmu jelas banget Ra kalau kamu ingin makan rujak" jawab Reza.
"Hehehe padahal itu tadi Aira baru banget ngepostnya, lagi mikir kok sepertinya enak makan rujak siang begini" kata Aira tanpa melihat suaminya yang sedang cemburu dengan Reza.
"Kenapa tadi ga bilang ke abang kalau kamu ingin makan rujak?" Tanya Evan.
"Ayo kita duduk dulu aja sambil memilih menu makan siang" ajak Vina.
"Ini menunya buat makan siang sebelum kita karaoke" kata Haikal menyodorkan buku menu.
"Sayang duduk dulu biar kamu ga kecapekan" kata Evan kemudian Evan duduk di sebelah istrinya.
"Kamu mau makan apa biar abang pesanin" Tanya Evan.
"Aira makan rujak aja, sama minum air mineral aja" jawab Aira.
"Abang pesanin sop ikan ya?" Tanya Evan.
__ADS_1
"No, Aira ga suka ikan di masak sop bang" jawab Aira cepat.
"Terus mau makan apa?" Tanya Evan lagi.
"Abang aja yang makan, Aira nanti saja soalnya sekarang belum ingin makan apa-apa" jawab Aira.
Reza menyalakan microfonenya sambil mencari lagu yang mau dia lantunkan.
"Za loe ga makan?" Tanya Haikal.
"Gue udah pesan, tinggal tunggu jadi" jawab Reza.
Kemudian terdengar musik mulai mengalunkan lagu bawalah pergi cintaku dari Afgan. Reza mengambil microfone kemudian ikut menyanyikannya.
(Reza)
Sumpah, tak ada lagi kesempatanku untuk
Bisa bersamamu
Kini ku tahu bagaimana caraku untuk
Dapat t'rus denganmu
(Duer Reza -Aira)
Bawalah pergi cintaku
Ajak ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta
Aira menyahut ikut mengeluarkan lantunan suaranya saat Reza menyanyi, membuat Evan menatapnya. Reza langsung tersenyum dan memandang Aira.
"Sayang makan dulu baru mengeluarkan suara setelah selesai" kata Evandro.
"Hehehe ingin ikutan nyanyi aja bang" jawab Aira.
(Reza)
Di sini ku pun begitu
T'rus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan kita nanti
"Katanya mau belajar move on?" Tanya Haikal ke Reza.
"Loh ini kan gue cuma mengikuti yang tampil di layar aja, bukan gue milih" jawab Reza membela diri sambil melirik ke Aira dan Evan.
Aira pura-pura tidak mendengar, lebih asyik menikmati rujak serut yang dibawakan Reza.
"Yang makan rujak bener-bener seperti orang ngidam aja" canda Rio sengaja.
"Emang ngidam" sahut Vina, Aira hanya terkekeh melihat Rio.
***
Aduh Rio selalu saja bercanda jika dengan Aira. Dan Reza kenapa kelihatannya semakin dekat saja dengan Aira ya gaes...
Terima kasih gaes atas dukungan kalian buat author... ❤ 😘
__ADS_1