Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 39.


__ADS_3

"Bang, sekarang biarkan Aira mengerjakan tugas dulu ya agar cepat selesai" kata Aira.


"Seperti tadi pertanyaan abang bukan tentang tugas deh, tapi kok jawabannya begitu ya" kata Evan tersenyum.


"Okey deh, sekarang kerjain dulu tugasnya. Tapi kamu hutang jawaban dengan abang" lanjut Evan tersenyum sambil memegang pucuk kepala Aira kemudian keluar dari kamar Aira agar Aira dapat segera menyelesaikan tugasnya.


Evan duduk di sofa depan tv sambil menyalakan televisinya, kemudian Evan memainkan ponselnya.


💥 Kampus


Pagi ini Haikal sengaja menjemput Vina pagi untuk mengantarkannya sampai di kampus. Haikal bertemu dengan Aira saat keluar dari mobil Evan. Disana disaksikan oleh Lukas yang berada di dalam mobilnya di parkiran heran kenapa bisa Haikal tidak datang bersama dengan Aira, melainkan justru Haikal bersama Vina. Sedangkan Aira dibiarkan bersama Evan.


"Apakah Aira emang sudah pacaran dengan Evan, kenapa secepat itu Aira bisa berganti dengan Evan" batin Lukas tidak terima melihat Aira yang telah mengganti nama Evan untuk menempati posisi Lukas di hati Aira secepat ini.


"Hai sayang" sapa Haikal saat Aira baru keluar dari pintu mobil Evan.


"Abang, bikin Aira kaget saja" kata Aira yang membuat Evan langsung menoleh ke belakang karena Evan sedang membukakan pintu mobil untuk Aira..


"Hai Kal, kita duduk di kantin dulu yuk" ajak Evan.


"Loh bang Evan ga langsung ke kantor?" Tanya Evan.


"Tidak, abang ada pertemuan nanti disini" kata Evan.


"Okey deh, Haikal temani dulu sebentar" kata Haikal.


"Abang mau pesan apa?" Tanya Haikal


"Kamu belum sarapan ya, pesan aja kalau memang belum, abang tadi udah sarapan sih" jawab Evan.


"Pasti sarapannya nasi goreng ya bang?" Tebak Haikal.


"Iya nasi goreng ikan asin, Aira yang yang masak" jawab Evan.


"Dia mah setiap pagi nasi goreng, cuma kadang pake ikan asin, kadang cumi atau apalagi gitu. Hobbynya dia nasi goreng tiap pagi." Kata Haikal. Evan tertawa mendenvar Haikal cerita.


Aira dan Vina sampai di kelasnya sambil menunggu yang lain datang, mereka mengobrol.


"Kata Rio kemarin loe ketemu kak Lukas ya Ra?" Tanya Vina.


"Iya waktu di toilet mall gue sama Anggi baru keluar dari toilet bertemu kak Lukas, tiba-tiba dia menarik tangan gue dan meminta gue kembali sama dia" kata Aira.


"Loh memang kalian udah putus?" Tanya Vina.


"Kami putus hari sabtu sabtu kemarin itu dan dia juga sudah tunangan sebelum kami putus" kata Aira.

__ADS_1


"Serius, loe tahu dari mana?" Tanya Vina


"Panjang ceritanya, nanti aja kalau ada waktu lagi" kata Aira karena sebentar lagi dosen sudah mau masuk kelas.


Selesai kuliah, Aira dan Vina duduk di kantin sedang menunggu Anggi. Rio datang ikut duduk di depan Aira. Tak lama kemudian datang Lukas dan Leo. Lukas langsung duduk di sebelah Aira.


"Hai Ra, boleh kan duduk disini?" Tanya Lukas.


"Maaf kak itu mau buat duduk bang Evan" jawab Aira.


"Apa bedanya kakak sama abangmu?" Tanya Lukas ketus.


"Ya bedalah kalau sekarang" kata Aira kemudian pindah duduk karena Aira menjaga agar Evan tidak salah paham.


"Ga perlu Aira jawab mungkin kak Lukas sudah tahu jawabannya" kata Aira


"Halo sayang, sudah selesai kuliahnya?" Sapa Evan dari belakang Aira.


"Abang mau duduk sambil nunggu Anggi?" Tanya Aira menggeser duduknya.


"Nanti Anggi biar kuantar aja Ra" kata Rio.


"Okey kalau begitu kami duluan ya, soalnya abang mau ke kantor dulu" kata Evan.


"Nanti Anggi dianter kemana Ra?" Tanya Rio.


"Siap bang" kata Rio.


"Maaf ya semua, kami pulang duluan" kata Aira. Leo melihat kedekatan Evan dan Aira.


Lukas melihat Evan menggenggam tangan Aira hatinya masih panas.


"Loe ngapain, bukannya kalian sudah putus?" tanya Leo ke Lukas


"Tuh lihat tangannya digenggam begitu bilangnya ga ada hubungan apa-apa dari mana coba" kata Lukas menahan emosi.


"Memang dulu ga ada hubungan apa-apa, tapi setelah Aira putus dengan kak Lukas bukankah ga masalah jika mereka ada hubungan khusus" kata Rio membela Aira.


"Loe kelihatannya dekat ya dengan Evandro Brahmana itu Yo" kata Leo.


"Kak Leo tahu dia?" Tanya Rio.


"Siapa juga yang ga tahu dia, mungkin dia ga kenal gue. Tapi gue tahu siapa dia" kata Leo.


"Mungkin kalau gue ga kenal Aira, bisa gue kira Aira itu orang yang ga jelas dekat dengan Evandro yang dikenal dingin" kata Leo.

__ADS_1


"Aira kemarin bilang mereka berdua akan menikah" kata Lukas dingin.


"Loe cemburu, bukannya loe juga sudah mau menikah dengan Lusy mantanmu yang sekaligus pilihan orang tua loe" kata Leo.


"Iya tapi aku hanya sebentar dan aku bilang Aira untuk tidak menerima lamarannya karena aku percaya Aira ga akan mencintai dia" kata Lukas.


"Loe meminta Aira untuk jangan menerima lamarannya, terus loe mau menikahi Lusy. Maksud loe apaan, loe mau jadikan Aira simpanan loe?" Tanya Leo


"Lukas mungkin ini adalah jalan yang terbaik buat loe, belajarlah menerima. Loe ingat hubungan loe dengan Aira tidak direstui orang tua kalian. Apakah itu akan diteruskan, ga mungkin kan" kata Leo.


"Tapi gue masih mencintai Aira" kata Lukas.


"Kalau memang loe mencintai Aira, loe akan mengikhlaskan dia meraih kebahagiaannya sendiri. Begitupun dengan Aira yang mungkin juga akan bahagia melihat loe bahagia dengan Lusy" kata Leo.


"Kak Aira udah pulang dari tadi ya kak?" tanya Anggi ke Rio tiba-tiba setelah Anggi sampai.


"Iya karena bang Evan mau ke kantor dulu. Kamu mau dianterin ke kantor apa mau langsung ke apartemen?" Kata Rio.


"Kantor aja deh, ntar ke apartemen ga ada orang" kata Anggi.


"O iya tadi tas Anggi nggak kak Rio titipin ke bang Evan ya" tanya Anggi.


"Ah iya, lupa gue" kata Rio menepuk dahinya.


"Ya sudah nanti aja aku titipin ke sopir bang Evan aja di kantor" kata Anggi.


"Loe adiknya Evandro ya Anggi?" Tanya Leo.


"Iya kak" jawab Anggi tersenyum.


"Kakak adiknya bang Suryo ya" tanya Anggi.


"Tahu aja loe, emang mirip ya" kata Leo.


"Iya ada miripnya sih dan bang Suryo pernah cerita juga kalau ada adiknya kuliah disini" kata Anggi.


💥 Kantor Evandro


Evan dan Aira makan siang dulu sebelum sampai di kantor Evan. Sesampainya di kantor, Evan menggandeng tangan Aira hingga memasuki ruangannya.


"Tok tok tok"


"Masuk"


"Dari Pt Angkasa sebentar lagi akan sampai pak" kata Suryo.

__ADS_1


"Berkas sudah siap ya" tanya Evan.


"Sudah pak" jawab Suryo.


__ADS_2