Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 108. Ponsel Aira rusak


__ADS_3

"Ponsel loe kenapa ga bisa dihubungi sih, gue berkali-kali hubungi loe tapi ga loe angkat. Dan  chat gue juga ga loe balas" kata Vina.


"Iya loe temui gue aja ke apartemen atau perpus kalau loe butuh gue" jawab Aira.


"Maaf ya karena ponsel Aira rusak, nanti baru mau saya belikan. Jadi kalau kalian butuh ngobrol dengan Aira bisa kok lewat abang untuk sementara" kata Evan merasa bersalah.


"Patas aja gue sama Rio ga bisa hubunguni loe." Kata Vina. Aira hanya mendengarkan tanpa bersuara dan menjawab.


"Kenapa bisa rusak Ra ponsel loe, apa jatuh?" Tanya Vina.


"Iya" jawab Aira singkat kemudian meminum es jeruk pesanannya.


"Kakak kalau mau beli ponsel, nanti Anggi pilihin ya kak" kata Anggi ke Aira


"Nggak sih, kakak ga perlu lagi ponsel. Justru lebih enak begini tanpa ponsel." Jawab Aira santai. Evan menjadi pendengar antara istrinya dan adeknya.


Rio merasa ada sesuatu antara Aira dengan Evan, apalagi sampai Aira merasa tidak membutuhkan ponsel. Karena yang Rio tahu, jika Aira sedang lelah atau stress pelampiasannya dengan main game atau membaca novel melalui ponsel.


"Maafin abang ya sayang, kamu mau ponsel yang seperti apa?" Tanya Evan sambil mencium pucuk kepala Aira.


"Aira ga perlu bang" jawab Aira datar tanpa melihat suaminya.


"Kalian disini dulu ya, abang keluar sebentar" kata Evan kemudian jalan keluar dari restoran.


"Kamu lagi ada masalah dengan bang Evan?" Tanya Rio ke Aira.


"Biasa karena cemburu abang banting ponsel gue" jawab Aira saat Anggi pergi ke toilet.


"Cemburu sama siapa, kak Lukas?" Tanya Rio


"Sama Reza, karena gue kan memang udah janjian ketemu dengan kak Reza dan gue juga sudah diijinkan abang" jawab Aira.


"Bukannya loe sudah lama putus dari kak Reza?" Tanya Rio.


"Sebenarnya gue belum ada kata sepakat  putus sebelumnya, karena sejak kak Reza pergi itu kan kami ga pernah lagi bertemu" jawab Aira.


"Dan kami bertemu setelah gue nikah dengan abang dan ternyata dia sahabat bang Arya. Ayahnya rekan bisnis papa, bang Evan dan bang Haris ternyata" kata Aira menjelaskan.


"Berarti selama ini loe digantung dong Ra, terus sekarang hubungan loe gimana sama kak Reza?" Tanya Rio kaget bahwa hubungan sahabatnya ternyata ngegantung.


"Gue udah putus sih sama kak Reza, walaupun kelihatannya kak Reza masih belum ikhlas. Tapi kak Reza juga merasa dirinya yang salah selama ini ga berusaha pulang untuk mencari info tentang gue" kata Aira kemudian diam saja karena Anggi sudah kembali duduk di sebelah Rio.


"Bang Evan belum datang ya, kemana sih kak tadi perginya?" Tanya Anggi.

__ADS_1


"Entah, kamu hubungi aja dek kalau mau nyusul. Mungkin abang beli sesuatu kali, soalnya tadi mau ajak kakak beli barang tapi apa kakak juga ga tahu sih" jawab Aira.


"Itu bang Evan sudah datang" kata Vina yang melihat Evan jalan memasuki restoran.


"Ini sayang buat kamu" kata Evandro sambil memberikan ponselnya ke Aira.


"Buat apa, enakan ga pake ponsel bang, Aira ga butuh" jawab Aira.


"Jangan begitu dong, kan abang sudah minta maaf sayang" kata Evan.


"Loe tahu kalau positif hamil kapan Ra?" Tanya Rio mengalihkan pembicaraan, karena Rio tahu Aira masih marah dan kecewa dengan suaminya.


"Baru tadi abang panggil dokter ke rumah dan besok gue ga kuliah karena mau ada janjia dengan doter Calvin lagi." Jawab Aira.


"Syukur kalau begitu, semoga besok hasilnya lebih baik lagi dan jangan terlalu capek Ra" kata Rio.


"Capek ngapain, kan gue ga banyak kegiatan" kata Aira.


Derrt  derrt


"Tuh ponsel loe nyala, ada yang menghubungimu" kata Rio.


Aira melihat nama yang tertera di layar ponselnya yang juga dilihat Evan. Ada nama Reza di layar ponsel Aira.


📞"Halo kak, ada apa?" Tanya Aira


"Aira ponsel rusak kak dan Aira juga belum buka chat kok" jawab Aira santai, Aira tahu pasti suaminya yang sudah membuka chatnya dari Reza waktu membeli ponsel tadi.


"Tapi kamu ga kenapa-napa kan, sekarang Aira lagi dimana?" Tanya Reza dari sebrang telpon.


"Aira lagi di mall sama bang Evan, ini ada Rio juga" jawab Aira.


"Ya sudah kalau begitu, hati-hati ya salam suamimu dan juga Rio" kata Reza


"Terima kasih nanti Aira sampaikan" jawab Aira kemudian menutup panggilannya.


Meskipun masih ada rasa cemburu, Evan berusaha meredamnya.


"Bang Evan dan Rio dapat salam dari kak Reza" kata Aira.


"Terima kasih, kamu sering ketemu dengan kak Reza?" Tanya Rio.


"Terakhir ketemu kemarin kalau ga salah" jawab Aira.

__ADS_1


"Boleh gue minta nomer kontaknya Ra?" Tanya Rio.


"Boleh dong, kenapa nggak" jawab Aira


Kemudian Aira mengirimkan kontak Reza ke Rio.


"Jangan lupa Ra nanti hari jum'at ada gladi resik ya, kan loe gantiin Tania" kata Vina.


"Okey, kapan gladi resiknya?" Tanya Aira.


"Jam 13.00 setelah di gedung serbaguna ya" jawab Vina.


"Bukannya Aira juga jadi panitya Vin?" Tanya Rio.


"Iya, Aira memang jadi panitya juga, dia wakil dari bagian acara memang. Cuma karena ini Tania ga ada acara jadi untuk sementara tugas Tania sebagai mc akan di gantian oleh Aira dulu" jawab Vina.


"Okey, nanti kalian ikut tampil mengisi acaranya ya" ajak Rio.


"Gue ogah, udah sibuk jadi mc" kata Aira.


"Kak Lukas mau mengisi acara juga kan kak nanti?" Tanya Anggi.


"Iya, gue dengar sih kak Lukas mengisi acara hiburan ya" kata Vina.


"Kan Aira bagian acara sama Rio tuh" kata Vina.


"Iya kan loe juga udah tahu Vin" kata Rio, namun Aira tak menjawab hanya mendiamkan saja.


"Suaranya kak Lukas kan bagus kak, sering kok kak Lukas tampil di cara kampus mengisi acara hiburan" kata Anggi.


Aira membuka chat yang masuk di ponselnya tanpa menghiraukan komentar dan obrolan dari yang lainnya.


"O ya, tadi abang ajak Aira ke sini mau belanja apa?" Tanya Aira.


"Mau beliin kamu ponsel aja, kalau abang ngomong pasti kamu menolak" jawab Evan.


"Sebenarnya ga perlu beli bang, Aira ga pake ponsel lebih enak kok, lebih nyaman ga akan ada yang menghubungi Aira" sindir Aira.


"Masih marah smaa abang, kan abang beli itu buat kamu kalau sewaktu-waktu butuh orang lain bisa langsung menghubunginya dan kalau perlu cari taksi online juga gampang." Kata Evan.


"Kalian masih mau kemana lagi?" Tanya Aira ke Vina dan Rio.


"Udah mau pulang sekarang." Jawab Rio

__ADS_1


"Makasih ya bang sudah traktir kami" kata Rio.


"Iya sama-sama, abang juga terima kasih karena kalian sudah mau ngobrol disini nemeni Aira" jawab Evan.


__ADS_2