Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 185. Kita pernah bertemu


__ADS_3

💥 Trio karaoke


Aira sampai di kantor karaokenya dengan diantar oleh Nuri bodyguard setianya. Aira masuk ke dalam ruangannya seorang diri untuk menunggu Rini orang yang akan dipekerjakan menjadi asistennya di kantor karaoke ini.


"Selamat siang kak, saya Rini mau bertemu dengan nyonya Aira pemilik kantor ini" kata Rini setelah sampai di kantor Tio karaoke di depan resepsionis.


"Sudah ditunggu beliau di ruangannya kak, mari saya antar" kata bagian resepsionisnya kemudian berjalan mengantarkan Rini ke ruangan Aira di lantai atas.


Tok tok tok


"Masuk" jawab Aira dari dalam.


"Selamat siang nyonya" sapa Rini.


"Eh iya siang Rin, tapi jangan panggil nyonya lagi dengan saya" kata Aira.


"Sudah makan siang?" Tanya Aira pada Rini.


"Emm belum nyonya, eh bu Aira" jawab Rini bingung harus memanggil apa.


"Kita makan dulu saja yuk, ini sudah saya pesankan makan siangnya" kata Aira sambil menyuruh Rini duduk di sofa bersama dengannya.


"Panggil saja saya dengan kak juga tidak masalah Rin, usia kita hanya berbeda setahun" kata Aira.


"Baiklah kak Aira" jawab Rini.


"Maaf ya sambil kita makan siang, kakak akan membicarakan tugasmu bekerja disini" kata Aira.


"Iya silahkan kak" kata Rini mencoba memahami maksud Aira sebagai bos barunya.


"Disini masuk kerja mulai jam 10 pagi, tapi jika kamu masih ada kuliah sampai siang, selesaikan dulu kuliahmu baru datang ke kantor sini. Kecuali jika suatu saat nanti kita ada meeting pagi yang mungkin mengharuskan kehadiranmu, baru kamu harus bisa datang pagi" kata Aira.


"Siap kak, Rini akan berusaha mengikuti aturan dikantor ini" kata Rini dengan serius.


"Dan tugasmu nanti jadi asistenku di sini, ruanganmu ada di sebelah. Nanti akan saya tunjukkan setelah kita selesai makan" kata Aira.


Aira berbicara panjang lebar menjelaskan apa saja yang akan dilakukan oleh Rini sang asisten barunya dan juga menunjukkan ruangan untuk para asisten yang berada di samping ruangan Aira. Rini mulai menata meja diruangannya untuk ditempatinya setelah Aira kembali ke ruangannya.


Sedangkan Aira sudah kembali dan berada di ruangannya sendiri dengan membuka laporan keuangan karaokenya.


Ceklek


Pintu kaca ruangan pemilik karaoke dibuka dari luar.

__ADS_1


"Selamat siang nyonya" sapa Reza melihat Aira sibuk di depan layar laptopnya.


"Eh kak Reza, selamat siang juga" sapa Aira melihat kedatangan Reza sang mitra kerjanya.


"Tumben ngantornya kesini Ra?" Tanya Reza.


"Iya tadi Aira janjian dengan teman kak untuk jadi asisten Aira disini" jawab Aira.


"Oh begitu, terus besok kamu ngantornya kembali lagi ke kantor suami dong" kata Reza.


"Mungkin akan sering kesini atau ke butik kak" jawab Aira.


"Loh apa suamimu ga protes jika istrinya sering ke sini?" Tanya Reza yang paham jika Evan selalu cemburu kalau tahu Aira bertemu dengan Reza di kantor karaoke.


"Buat apa protes, kan memang kantor Aira ada disini dan di butik" jawab Aira santai.


"Kamu ga menemani suamimu makan siang lagi Ra?" Tanya Reza.


"Tidak kak, kan abang bisa makan siang dengan asistennya atau dengan kliennya seperti biasanya" jawab Aira.


"Oh iya nih kakak bawa rujak dan masih dingin lagi karena tadi kakak minta untuk ditambahkan es serut di dalamnya" kata Reza memberikan rujak serutnya pada Aira.


"Ah terima kasih kakakku" jawab Aira senang menerima rujak dingin dari Reza.


Aira mengambil mangkuk dan sendok untuk makan rujak pemberian Reza yang masih dingin.


"Kak ini rujak Aira bagi dua dengan kak Reza ya, Aira ambil 2 mangkuk loh" kata Aira.


"Itu kakak beli buat kamu Ra" kata Reza.


"Tapi Aira sudah mengambil 2 mangkuk kak dan ini juga sudah Aira bagi dua hehehe" kata Aira sambil memberikan semangkuk rujaknya untuk Reza.


"Ya sudah sini kakak makan biar anakmu ga ileran" jawab Reza sambil terkekeh.


"Idih jangan ileran dong" kata Aira kemudian mereka berdua memakan rujaknya di meja kerjanya masing-masing.


Tok tok tok


"Ya masuk Rin" jawab Aira melihat Rini mengetuk pintu ruangan Aira.


"Maaf kak Aira menganggu sebentar" kata Rini.


"Iya Rin ada apa?" Tanya Aira

__ADS_1


"O iya Rin ini kenalin dengan pemilik trio karaoke juga" kata Aira memperkenalkan Reza pada Rini.


"Kak Reza kenalin ini Rini asisten Aira yang tadi Aira ceritain" kata Aira.


"Selamat siang tuan, nama saya Rini asisten kak Aira" kata Rini sambil mengulurkan tangannya dengan kepala badan agak membungkuk menghormati Reza.


"Saya Reza rekan kerja Aira. Kalau tidak salah sepertinya kita pernah bertemu" kata Reza yang sempat dibuat kaget saat melihat Rini masuk ke dalam ruangannya.


"Kalian pernah bertemu?" Tanya Aira heran.


"Iya sepertinya waktu di kedai sop iga kalau tidak salah deh, waktu itu tanpa sengaja kami bertabrakan" jawab Reza ke Aira sambil mengingat kejadiannya.


"Maaf tuan, saat itu saya tidak sengaja. Karena buru-buru harus kembali bekerja di kantor agar tidak terlambat" jawab Rini merasa tak enak hati dengan menundukkan kepalanya.


"Rin mungkin nanti kamu akan sering bertemu dengan kak Reza disini" kata Aira.


"Baik kak dan sekali lagi mohon maaf atas kelancangan Rini tuan" jawab Rini bingung harus menjawab apa.


Reza hanya menatap Rini sambil menganggukkan kepalanya, ada sesuatu yang ingin Reza ketahui tentang Rini.,


"Baiklah Rin kembalilah ke ruanganmu jika sudah selesai" kata Aira


"Maaf kalau boleh tahu, kamu kerja dimana?" Tanya Reza membuat Rini mengurungkan langkahnya untuk undur diri pada Aira dan juga Reza.


"Maksud anda saya tuan?" Tanya Rini sambil menunjuk dirinya sendiri dengan suara sopannya dan Reza menganggukkan kepalanya.


"Iya kalau bosmu ini saya sudah tahu" jawab Reza.


"Saya kerja di Evd group tuan" jaeab Rini jujur.


"Kenapa kamu makan siangnya jauh dari kantor kalau takut terlambat ke kantor saat itu?" Tanya Reza mrnyelidik.


"Maaf tuan, saya pulang kuliah baru akan ke kantor. Dan saat itu saya dari kampus sekalian makan siang dulu baru akan ke kantor. Dan kebetulan itu dekat dengan kampus saya" kata Rini.


"Dia kerja di kantor bang Evan setelah pulang kuliah kak" kata Aira membantu Rini menjawab.


"O begitu" jawab Reza kemudian diam.


"Maaf kak Aira kalau sudah tidak ada lagi yang diperlukan, saya akan undur diri" pamit Rini sambil menundukkan kepalanya pada Reza dan Aira.


"O iya kak, ini berkas yang kakak minta" kata Rini dengan memberikan berkasnya pada sang bos Aira.


"Iya Rin lanjutkan saja pekerjaanmu. Terima kasih berkasnya" kata Aira sambil menerima berkas yang dimintanya dari Rini kemudian Rini keluar dari ruangan Aira secepatnya.

__ADS_1


"Kak Reza, Rini ini yang sebenarnya akan Aira kenalkan pada kakak beberapa waktu lalu. Dia merupakan anak yang baik, jujur, tapi masih kuliah. Namun dia bukan anak orang berada, itu yang Aira agak ragu mengenalkan pada kakak dari dulu" kata Aira.


__ADS_2