Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 56. Aira...tunggu


__ADS_3

Aira menatap Evan saat mau membuka seatbeltnya.


"Kalau abang masih mencintai Rani dan akan kembali silahkan saja bang. Abang ga perlu mikirin Aira. O ya nanti abang ga usah jemput Aira, mungkin Aira akan pulang sendiri karena Aira nanti ada janji sama teman" kata Aira kemudian segera keluar dari mobil Evan. Namun Evan dengan cepat langsung menarik tangan Aira agar duduk dulu di dalam mobil.


"Abang sudah bilang, kalau abang sudah tidak ada lagi hubungan apapun dengan dia dan cinta abang hanya untuk seorang gadis yang sebentar lagi akan abang nikahin" kata Evan sambil menggenggam jemari tangan Aira.


"Maaf bang, Aira mau turun dulu, kawatir terlambat." Kata Aira krmudian turun dari mobil suaminya. Aira jalan menuju ke kelasnya, akan tetapi ada seseorang yang memanggilnya.


"Aira... tunggu" panggil Lukas membuat Evan yang akan menjalankan mobilnya jadi berhenti melihat Lukas yang berlari kecil menghampiri Aira kemudian mereka jalan bersama.  Aira merasa ga enak hati melirik mobil Evan masih terparkir ditempatnya tadi menurunkan Aira.


"Bang Evan pasti melihat aku ketemu dengan kak Lukas ini jadi salah paham nanti sama aku. Apalagi siangnya aku akan ketemu dengan kak Farel." Batin Aira.


"Kamu tadi diantar bang Haikal?" Tanya Lukas sengaja menyebut nama Haikal. Karena harapannya Lukas memang Aira akan diantar jemputnya dengan Haikal, yang berarti itu tanda jika Aira sudah tidak dekat lagi dengan Evandro.


"Bukan kak, memangnya ada apa" jawab Aira bertanya sambil menatap Lukas. Karena tidak biasa Lukas menanyakan siapa yang mengantarkan Aira sejak mereka putus hubungan.


"Tidak ada apa-apa, cuma bertanya saja"  kata


Lukas.


"Bisakah nanti kita bertemu Aira selesai kamu kuliah?" Tanya Lukas.


"Maaf kak, Aira ga bisa, nanti Aira ada janji dengan teman" jawab Aira


"Kenapa kamu menghindari kakak?" Tanya Lukas yang masih berharap Aira masih mau dekat dengannya.


"Maaf ya kak, Aira masuk ke kelas dulu keburu terlambat" kata Aira karena sudah dekat dengan kelasnya dan jam yang sudah mendekati masuk.


Siangnya setelah selesai kuliah, Aira langsung keluar dari kelas lebih dulu untuk menuju ke cafe  AB yang ada di dekat kampus janjian dengan Farel.


💥 Cafe AB


"Maaf kak, kalau Aira terlambat" kata Aira setelah sampai di cafe AB.


"Kakak juga baru nyampai kok" jawab Farel.


"Kamu apa kabar Ra?" Tanya Farek melihat Aura yang masih bernafas ngos-ngosan.

__ADS_1


"Aira baik kak" jawab Aira sambil tersenyum


"Kamu mau makan dan minun apa Ra?' Tanya Farel lagi setelah memanggil pelayan cafe tersebut.


"Capucinno aja" jawab Aira. Dan tak lama kemudian pesanan mereka datang.


Farel mengajak Aira ketemuan untuk ngobrol-ngobrol ringan sekalian berniat pendekatan. Karena saat ini Farel tidak tahu jika Aira sudah ada Evandro.


Sedangkan di kantin Rio dan Vina juga menunggu Aira heran, kenapa Aira ga kelihatan nongol di kantin.


"Tadi Aira tumben sih keluar duluan dari kelas, mau kemana dia Vin?" Tanya Rio ke Vina.


"Entah, gue juga ga tahu tuh anak langsung aja tiba-tiba keluar dan sekarang ga kelihatan batang hidungnya dimana" jawab Vina.


"Hai kak, lama ya nungguin Anggi?" Tanya Anggi yang baru saja datang ke kantin dan langsung duduk di sebelah Rio.


"Nggak, biasa aja" jawab Rio.


"Kok kak Aira ga kelihatan, sudah dijemput abang ya" tanya Anggi.


"Entah tadi Aira keluar keluar kelas buru-buru soalnya dan sekarang ga kelihatan. Mungkin bang Evan sudah jemput lebih dulu kali." Jawab Rio.


📞"Halo sayang, kamu dimana?" Tanya Evan.


"Iya bang, sebentar lagi Aira nyampe" jawab Aira dari sebrang kemudian mematikan ponselnya.


"Maaf kak, Aira pulang dulu ya, sudah dijemput" kata Aira pamit ke Farel.


"Dijemput dimana?" Tanya Farel.


"Di kampus kak, Aira duluan ya" jawab Aira.


"Tunggu Ra kita bareng aja jalan ke kampus, kakak juga mau ada kuliah lagi" kata Farel sambil jalan mensejajarkan dengan Aira.


Evan melihat Aira dari jauh jalan masuk ke kampus dengan seorang cowok yang terlihat akrab dan tidak dikenal Evan.


"Siapa dia, apa Aira tadi pergi janjian sama cowok itu?" Batin Evan bertanya.

__ADS_1


Aira melihat mobil Evan parkir langsung menghampirinya dan masuk ke dalamnya.


"Sama siapa tadi jalan?" Tanya Evan dingin karena cemburu.


"Maaf ya bang kalau Aira terlambat, sudah lama nunggu Aira?" Tanya Aira melihat sikap Evan yang dingin.


"Sama siapa tadi jalannya?" Tanya Evan lagi mengulang pertanyaan yang belum di jawab Aira dan tanpa mau menjawab pertanyaan Aira.


"Sama kak Farel bang" jawab Aira santai.


"Tadi dari mana dengan cowok itu?" Tanya Evan.


"Dari cafe AB yang disitu" jawab Aira sambil menunjuk tempatnya dengan jari telunjuknya.


"Ayo bang katanya masih mau ke  tempat yang lain" ajak Aira mengalihkan pembicaraan.


Evan menjalankan mobilnya keluar dari kampus Aira menuju ke butik kebaya buat fitting. Selama diperjalanan suasana hening, tak ada satupun dari mereka berdua yang membuka percapakan. Aira memejamkan mata agar tak melihat sikap dingin Evandro. Aira tahu Evan sedang cemburu dengan Farel, tapi Aira juga ga suka jika tiba-tiba Evan bersikap dingin dengan Aira. Seolah-oleh Aira melakukan kesalahan besar. Evan melirik Aira yang memejamkan matanya.


Setelah mobil berhenti dan sampai di depan butik kebaya, Aira membuka mata dan langsung keluar dari mobil tanpa menunggu Evan membukakan pintu mobil. Aira mencoba kebaya untuk nanti acara akadnya.


Sedangkan Evan mencoba jasnya. Aira selesai mencoba kebaya setelah dirasa pas dengan badannya langsung dilepas kembali tanpa menunjukkan ke Evan. Karena Aira sedang malas bicara dengan Evan, melihat sikap dingin Evan yang tiba-tiba sejak dia menjemput Aira kuliah.


Evan yang sudah selesai dengan jasnya duduk kembali untuk menunggu Aira. Melihat Aira keluar dari ruangan dengan kembali menggunakan baju kuliahnya heran.


"Kenapa ga pake kebaya?" Tanya Evan menatap Aira.


"Kan dipake nanti saat acara, ya sudah kulepas lagi" jawab Aira agak ketus


"Seharusnya kan aku yang marah karena dia jalan sama laki-laki lain, kenapa sekarang dia yang marah padaku?" Batin Evan bingung.


Evan tak banyak lagi bertanya kemudian pamit setelah selesai melakukan fitting kebayanya.


"Sekarang mau kemana?" Tanya Evan setelah duduk di dalam mobil.


"Pulang" jawab Aira singkat.


"Kita mampir dulu ke restoran ya buat makan sekalian" ajak Evan.

__ADS_1


"Hhm" jawab Aira sambil memejamkan matanya. Evan menengok ke Aira yang memejamkan matanya.


__ADS_2