Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 73. Kita dipertemukan disini


__ADS_3

"Terima kasih" jawab Lusy sambil tersenyum ramah.


"Disana pantainya untuk umum ya?" Tanya Lusy pada penjaga villanya.


"Iya nyonya, kalau kolam renang pribadi villa ini ada disebelah sana" tunjuk penjaga villa itu menjelaskan.


"Terima kasih, biar nanti kami keliling sendiri saja tempat ini. Saya mau ke kamar dulu" kata Lukas.


"Baik tuan, kalau begitu saya mohon undur diri" kata penjaga villa itu.


"Hmm" Lukas.


"Kak nanti sore kita ke pantai yuk" ajak Lusy.


"Iya boleh nanti sore saja" jawab Lukas santai.


"Sebentar lagi kita akan mulai tour, kamu siap-siap aja" kata Lukas.


"Baik kak" jawab Lusy


💥 Villa Jasmin Lombok


"Abang hari ini kita jadi kan jalan ke Bali?" Tanya Aira setelah sarapan.


"Jadi sayang hari ini kita akan ke Bali, abang akan bawa istri abang jalan-jalan menikmati liburannya" kata Evandro bahagia melihat binar mata istrinya yang menampakan kebahagiaannya.


"Kita akan bermalam sehari di Bali, jadi siapkan baju untuk sisana yank" kata Evandro.


"Semalam abang lupa mau kasih tahu, udah keburu kita olahraga dan abang senang istri abang menikmatinya" kata Evan tersenyum.


"Abang..." Aira jadi malu teringat olah raga panasnya semalam. Pipi Aira jadi dibuat merona.


Evan tahu Aira masih malu-malu dengannya.


"Nanti malam kita ulang lagi ya sayang, abang suka jika mendengar ada yang memanggil nama abang apa lagi minta diulang lagi" kata Evan.


"Idih abang  mesum ahh" kata Aira kemudian berlari masuk ke kamarnya untuk menyiapkan pakaian yang akan dibawa bermalam ke Bali. Evan terkekeh melihat tingkah laku istrinya yang semakin membuatnya gemas dan candu untuk selalu bersama.


💥 Bali


Evan mengajak Aira sang iatri berkunjung ke tempat wisata di Bali seperti Bedugul, Taman Kintamani melihat pemandangan danau Batur dan juga pemandangan gunung Batur. Aira begitu menikmati liburannya, bahkan tak melewatkannya berfoto-foto bersama sang suami.


"Abang tolong dong fotoin Aira disini" kata Aira sambil memberikan ponselnya pada sang suami.


"Pake ponsel abang aja yank" kata Evandro.

__ADS_1


"Sini yank kita foto di sini bagus deh dengan pemandangan belakangnya gunung Batur" kata Evan.


Mereka foto berdua dengan mesra. Evandro menggunakan hasil fotonya untuk DP di sosial medianya. Dan foto Aira yang sendiri digunakan sebagai wallpapernya.


"Kita makan siang disini ya yank baru nanti kita lanjut lagi ke tempat yang lain" kata Evan mengajak istrinya makan siang sambil menikmati udara Bali di daerah Kintamani. Aira menganggukkan kepala tanda setuju.


Aira berselfie ria yang kemudian dia posting di sosial medianya. Dari jauh ada yang mengabadikan Aira saat sibuk berfoto selfie. Evan pun juga tak kalah ikut mengabadikan setiap gerakan istrinya sambil tersenyum.


"Kita dipertemukan disini, kamu terlihat bahagia Aira" gumam Lukas memandang hasil jepretan fotonya.


Ya yang mengabadikan Aira dari kejauhan adalah Lukas saat jalan bersama sang istri Lusy. Lukas melihat seseorang yang tak asing baginya sedang berpose cantik, kemudian mengambil ponsel dari saku celana dan mengabadikannya.


Lusy tak kalah bahagia, dia juga berfoto selfie dan mempostingnya di media sosialnya, sama halnya Aira. Bahkan Leo yang melihat postingan kedua perempuan yang ada di hati Lukas ini heran.


"Apakah mereka sekarang ditempat yang sama? Apakah itu artinya Aira juga sedang bulan madu dengan suaminya di kota yang sama?." Tanya batinnya Leo.


Lusy sedang asyik berselfi dengan jalan yang fokus memandang kamera ponselnya, tiba-tiba Lusy menabrak seseorang tak juga sama kagetnya dengan dirinya.


"Eh maaf kak" kata Aira merasa menabrak seorang wanita yang sedang berselfie. Padahal yang menabrak bukanlah Aira.


"Iya maaf juga tak sengaja menabrak" jawab  Lusy.


"Aira.." sapa Lukas yang berada di dekat Lusy.


"Kak Lukas..." sapa balik Aira kaget, Evandro melihat dari jauh langsung berjalan mendekati Aira.


Evan yang sudah di dekat Aira melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri dan melihat ke arah tangan Aira yang bersalaman dengan Lukas.


"Kabar kami baik kak" jawab Aira sambil melepaskan tangannya dari Lukas.


"O iya kenalin kak ini bang Evan suami Aira" kata Aira kemudian memperkenalkan suaminya pada sang mantan.


"Evandro"


"Lukas"


"Lusy"


"Aira"


"Selamat atas pernikahan kalian, semoga bahagia" kata Evan memberikan selamat pada Lukas.


"Terima kasih, amin" kata Lukas tak melepas pandangannya ke Aira.


"Selamat juga buat kalian semoga bahagia dan mendapatkan yang terbaik" kata Lukas pada  Evandro dan juga Aira.

__ADS_1


"Aamiin, terima kasih kak" jawab Aira.


"Semoga kak Lukas dan kak Lusy bahagia selalu" kata Aira sambil memberikan uluran tangannya ke Lusy sambil tersenyum.


"Kalian sedang bulan madu juga ya?" Tanya Lusy.


"Iya kak" jawab Aira.


"Aira maafkan kakak atas semua yang terjadi" kata Lusy meminta maaf, Evan dan Lukas hanya diam dengan sikap istrinya masing-masing.


"Sudahlah kak, lupakan saja. Aira sudah memaafkan. Dan mungkin memang itu yang terbaik buat kita semua." Kata Aira sambil tersenyum walaupun tetap ada sebersit luka di dalam hatinya.


Evan menciumi pucuk kepala Aira dengan mesra membuat hati yang di depannya sempat terbakar cemburu walaupun dia menyadari Aira bukanlah miliknya.


"Maaf kami masih mau melanjutkan ke tempat yang lain" kata Evan membawa istrinya menjauh dari mantannya sang istri.


"Aira bolehkah kita bertukar nomer ponsel?" Tanya Lusy.


"Boleh kak silahkan" kata Aira membuat langkahnya terhenti.


"Sebentar bang, Aira simpan dulu nomer kak Lusy" kata Aira.


"Terima kasih Aira, semoga kita bisa menjadi teman baik." Kata Lusy tulus.


"Sama-sama kak, aamiin" kata Aira tulus.


"Maaf kak kami pergi dulu selamat menikmati liburannya" kata Aira sambil berpelukan dengan Lusy yang lebih dulu memeluk Aira.


Lukas memandang kepergian Aira dengan diam, Lusy tahu suaminya masih menyimpan nama Aira di hatinya. Dan Lusy berusah mengikhlaskan suaminya memandang Aira saat ini. Dan Lusy juga bahagia melihat Aira yang terlihat bahagia bersama suaminya.


"Senang ya kak melihat mereka bahagia, semoga kita juga bisa merasakan kebahagiaan sama seperti Aira dan suaminya" kata Lusy.


Lukas tersenyum memandang Lusy, yang terlihat berharap besar cinta suaminya memang untuknya.


"Maafkan kakak yang masih belum dapat melupakan Aira, ya semoga kita juga dapat bahagia seperti Aira yang juga terlihat bahagia bersama suaminya" kata Lukas kemudian memeluk istrinya.


"Lusy percaya mungkin memang ini adalah jalan terbaik buat kita" kata Lusy.


Lukas tersenyum berusaha untuk kembali menerima kehadiran Lusy dihatinya.


"Apakah kamu cemburu jika kakak bicara dengan Aira?" Tanya Lukas.


"Cemburu pasti ada kak, tapi Lusy berusaha mengerti keadaan kalian, memang Lusy juga mengakui jika Aira itu wanita yang baik, ramah dan juga cantik luar dalamnya" kata Lusy tulus.


Lukas tersenyum, ada rasa bersalah melihat istrinya memuji mantannya begitu tinggi.

__ADS_1


"Kamu juga baik dan cantik Lusy, tapi maaf jjka saat ini aku masih belum seutuhnya memberikan hatiku untukmu kembali" batin Lukas


__ADS_2