
"Bang itu haknya kak Lukas mau nyanyi lagu apa dan buat siapa kan abang dengar sendiri kemarin dia bilang lagunya itu mau buat siapa" jawab Aira.
"Seberapa besar cintamu untuk mereka berdua?" Tanya Evandro ingin tahu.
"Apakah pertanyaan itu harus Aira jawab?" Tanya balik Aira menatap kedua bola mata Evan.
"Iya abang ingin tahu, karena abang merasakan jika cinta istri abang masih terbagi untuk pria lain" jawab Evan datar.
Aira membuang nafasnya berat kemudian berkata sambil menatap dalam mata suaminya.
"Apakah abang akan percaya dengan jawaban Aira nanti?" Tanya Aira.
Evan menatap sang istri dengan intens, karena dihati Evan ada rasa kawatir apakah benar perkiraannya kalau istrinya masih menyimpan perasaannya pada Lukas dan ataupun Reza.
"Abang sangat percaya sayang" jawab Evan menatap dalam mata istrinya.
"Cinta Aira hanya untuk anak dan suami Aira, bukan untuk mereka lagi bang. Dia hanya masa lalu Aira. Jika kadang Aira bersikap dekat dengan mereka karena Aira menganggap mereka tidak lebih dari sahabat atau saudara Aira" jawab Aira.
"Benarkah itu sayang?" Tanya Evan masih belum percaya dengan jawaban Aira.
"Iya benar dan Aira tahu kak Reza masih mencintai dan mengharapkan Aira, tapi dia juga tahu bahwa Aira tidak akan kembali padanya karena dihati Aira sudah ada bang Evan " jawab Aira.
"I love you my darling" ucap Evan kemudian memeluk tubuh sang istri dengan membawa kepala Aira ke dalam dekapannya.
"I love you to my hubby" jawab Aira membuat Evan menunduk memandang sang istri dan tersenyum dengan mata yang berbinar.
"Tidurlah sayang, kamu pasti lelah" bisik Evan, Aira kemudian membalas pelukan Evan dan mereka saling memeluk serta memejamkan matanya hingga terbangun di pagi hari.
Seperti biasa pagi ini Aira ke kampus dengan diantar Evandro dan akan pulang ke kantor suaminya dengan diantar sang bodyguard Nuri.
💥 Kampus
"Sayang nanti abang tunggu di kantor ya karena abang ada meeting sampai siang. Atau nanti kamu menyusul abang di tempat meeting aja ya" kata Evandro meminta ke sang istri untuk menyusul ke restoran tempat suaminya meeting dengan kliennya.
"Okey, abang meeting dimana nanti kabari aja ke Nuri atau Aira" kata Aira.
"Okey sayang, belajar yang rajin ya biar cepat selesai" kata Evandro kemudian mencium kening sang istri.
Aira keluar dari mobil Evan menghampiri Vina yang sudah duduk di bangku dekat kelasnya.
"Baru datang Ra, diantar bang Evan?" Tanya Vina.
__ADS_1
"Iya, kamu tadi diantar bang Hailkal ya Vin? Apa Rio udah datang?" Tanya Aira.
"Tuh Rio baru jalan ke sini, iya gue dianter sama abang loe tadi" jawab Vina.
"Ada apa ini? Pasti nyari gue deh, ada yang kangen gue ya rupanya" sapa Rio yang baru datang.
"Ngapain kangen loe, yang ada bosan gue ngeliat muka loe" kata Aira, Rio terkekeh.
"Eh tahu nggak, tadi ada teman kita yang nanya ke gue tentang hubungan kalian apa benar Rio itu mantannya Aira" kata Vina
"Siapa yang nanya?" Tanya Aira sambil terkekeh.
"Hahaha ini sih gara-gara kemarin Aira bilang gue mantannya dia itu" kata Rio terkekeh.
"Ya itu karena loe minta gue suruh bawain lagu mantan terindah itu" kata Aira masih tertawa.
"Pagi-pagi udah ngebahas gosip ya kita ini" kata Vina tertawa.
"Tapi gara-gara lagu itu gue ga enak sama kak Lukas dan kak Reza tahu Yo" kata Aira.
"Harusnya loe ga enaknya dengan bang Evan." Kata Rio.
"Gue justru senang, biar aja abang mikir, emang dia aja yang punya mantan terindah" kata Aira kesal.
"Loe nginap di hotel Ra, kenapa?" Tanya Vina.
"Eh Vina ga tahu ya, sorry Ra" kata Rio kemudian menutup mulutnya dengan tangan kanannya.
"Gue pulang ke apartemen hari minggu, itupun terpaksa. Tadinya gue mau pulang hari ini setelah dari kampus baru aku pulang" jawab Aira.
"Sudah itu kita bahas nanti saja, sekarang kita masuk kelas dulu saja yuk dari pada nanti terlambat kena hukuman" ajak Vina.
"Aku senang dengar kamu sudah kembali ke apartemen lagi dengan bang Evan, Ra" jawab Rio sambil jalan masuk ke kelas.
"Gue kecewa sekali Yo rasanya saat itu, merasa dibohongi dengan apa yang gue lihat" kata Aira mengingat bagaimana suaminya menikmati ciumannya dengan sang mantan.
"Ya gue kan memang tidak tahu apa yang terjadi ya Ra, tapi gue lihat waktu ketemu bang Evan, kelihatannya dia merasa bersalah sama loe. Dia seperti ga punya gairah hidup lagi tanpa ada loe disampingnya. Kasihan gue ngeliatnya" kata Rio.
"Ada masalah apa loe dengan bang Evan Ra, kok gue bisa ga tahu?" Tanya Vina.
"Nanti saja kita ceritanya" kata Aira.
__ADS_1
Mereka bertiga sudah di dalam kelas untuk mengikuti kuliah pagi.
💥 Kantor Garment
Pagi ini Reza ada meeting dengan beberapa klien dan siangnya dia harus ketemu seseorang untuk membahas masalah kerjaan.
Tok tok tok
"Masuk" jawab Reza.
"Mama, tumben ke kantor Reza?" Tanya Reza kaget melihat mamanya datang ke kantor apalagi pagi-pagi begini.
"Iya mama mampir aja karena mama nanti jam 10 janjian sama orang catering di cafe situ sebelah kantormu" jawab mama Rina
"Ini foto siapa sayang kok mama ga dikenalin sih, apa ini pacarnya anak mama?" Tanya mama Rina menunjuk foto yang ada di dinding ruang kerja Reza sambil tersenyum.
"Itu sahabat Reza ma, dia sudah punya suami" jawab Reza datar.
"Cantik anaknya, mama mau tuh kalau punya menantu seperti dia" kata mama Rani memuji Aira. Reza hanya diam tak membalas ucapan sang mama.
"Reza juga mau punya istri seperti dia ma" batin Reza.
"Mama ga ke butik?" Tanya Reza menatap sang mama.
"Iya nanti setelah mama dari catering, mama baru ke butik" jawab sang mama.
"Kapan kira-kira mama dikenalin dengan calon mantu mama sayang?" Tanya mama Rina.
"Ma, Reza masih muda dan belum mikirin kesitu, nanti kalau Reza udah ada yang cocok pasti akan Reza kenalin ke mama" jawab Reza.
"Ma apa nanti waktu acara kantor, mama jadi ngadain fashion show dari butik mama?" Tanya Reza.
"Jadi dong sayang, mama kan sudah menyiapkan semuanya itu untuk acara nanti" Jawab mama Rina.
"Sayang kapan kamu ada waktu biar mama kenalin dengan anak teman mama. Anaknya cantik juga kok" kata mama Rina.
"Reza ga ada waktu ma" jawab Reza cepat.
Beberapa kali mamanya sering bicara dengan Reza yang akan dikenalkan dengan anak teman papanya, namun Reza selalu menolak.
"Kenapa sih sayang kamu selalu menolak setiap kali mama akan mengenalkanmu pada anak gadis temen papa?" Tanya mama Rina.
__ADS_1
"Reza masih belum mau mikir kesana ma, nanti saja kalau usia Reza udah diatas 27" jawab Reza asal.
"Kamu itu seharusnya lihat dulu deh nanti, anak temen papa cantik sekali orangnya, mama aja suka melihatnya." Kata mama Rina