
Aira bingung harus menjawab apa ke Evandro, pasti Evan akan melarang Aira untuk membalas pesan dari Lukas.
"Bang hari ini nanti kita akan kembali ke rumah kan?" Tanya Aira mengalihkan pembicaraan agar tak menjawab pertanyaan Evan tadi.
"Hari ini kita masih akan menghabiskan waktu disini dan rencananya, besok abang akan bawa kamu bulan madu" jawab Evandro.
"Hah besok berangkat bulan madu?" Tanya Aira
"Iya mau ya yank mumpung abang juga masih cuti" jawsb Evan.
"Terus kuliah Aira bagaimana bang?" Tanya Aira.
"Kan kuliah masih libur yank" jawab Evandro.
"O iya kok Aira lupa sih" kata Aira dan Evan hanya tersenyum.
"Aira masuk kuliah kembali kan setelah nanti acara resepsi kita selesai sayang" kata Evandro mengingatkan.
"Atau memang kamu ga ingin libur kuliah karena ada yang mau ditemui?" tanya Evandro sambil melihat ke Aira.
"Iya ada yang mau Aira temui soalnya." Jawab Aira
"Siapa yang mau Aira temui, apakah penting atau hanya sekedar ingin bertemu?" Tanya Evan mulai ada rasa kawatir jika Aira ingin bertemu Lukas.
"Iya Aira kangen sih bang sama temen Aira, dia selalu ada buat Aira." Jawab Aira sengaja membuat Evan cemburu.
"Tidak ada yang boleh membuatmu rindu kecuali hanya dengan suami dan orang tua saja" kata Evandro mulai naik satu oktaf.
"Gitu aja cemburu, kan boleh dong Aira rindu dengan teman kuliah Aira. Kalau sama abang kan setiap hari kita bertemu" goda Aira sambil duduk disebelah Evan menyandarkan kepalanya ke lengan sang suami disofa.
"Wajar dong abang cemburu, kan abang suamimu. Memang siapa yang mau Aira temui?" Tanya Evan datar. Aira mendongakkan kepalanya menatap Evandro.
"Yang mau ditemui Aira hanya Rio dan Vina" jawab Aira terkekeh sambil mencium bibir Evan membuat Evan kaget dengan apa yang dilakukan Aira.
Evan tak mau melewatkan kesempatan ini, tengkuk Aira langsung ditahan suaminya. Evan membalas ciuman bibir sang istri hingga membuat hasratnya naik. Dan terjadilah olah raga diatas ranjang.
"Besok kita berangkat bulan madu ya yank" ajak Evandro setelah nafas mereka mulai normal lagi setelah penyatuannya tadi.
"Berarti hari ini Aira mesti pulang ambil keperluan buat pergi dong bang" kata Aira.
"Ga perlu sayang, nanti kopermu akan diantar sopir ke sini" jawab Evandro.
__ADS_1
"Yah ga bisa pilih baju dong yang mau dibawa" kata Aira merajuk manja. Membuat Evan gemas melihat tingkah istrinya yang manja.
"Memang kita mau bulan madu kemana sih bang?" Tanya Aira sambil menghadap ke suaminya.
"Aira sendiri penginnya kemana?" Tanya Evan yang juga memiringkan badannya menjadi berhadapan dengan Aira.
"Ke Lombok aja kali ya bang, yang ga terlalu jauh" jawab Aira.
"Okey sayang, besok kita berangkat ke Lombok" jawab Evan.
Evan langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Suryo agar menyiapkan semua keperluannya untuk dan selama di Lombok.
Evan mempunyai sebuah villa besar di Lombok dan Bali. Jadi lebih mudah mengurusnya jika harus dadakan begini.
💥 Hotel Sanjaya
Selesai sarapan, Lukas berniat ke rumah Leo untuk mencari informasi tentang Aira.
"Sayang kamu kemana kok udah rapi sih?" Tanya mama Andriana.
"Mau ada urusan kerjaan ma" jawab Lukas santai.
"Kapan kalian akan bulan madu?" Tanya mama Andriana.
"Belum tahu ma" jawab Lukas santai.
"Kalian berangkat saja besok ke Jepang" kata mama Andriana.
"Ke Bali aja ma yang dekat, kan kak Lukas juga kelihatan sedang sibuk dengan urusan kerjaan" kata Lusy.
"Ya sudah kalian besok pagi berangkat ke Bali biar nanti mama yang siapin" kata Andriana.
Lukas malas mendebat kedua perempuan yang di dekatnya. Pikiran Lukas hanya tertuju pada Aira yang sudah menjadi istri Evandro.
"Aira seandainya kita bisa bersama, hari ini aku pasti akan dengan hati melakukan perjalanan jauh bulan madu kita kemana pun kamu mau dan berapa lamapun aku pasti akan menemanimu" batin Lukas.
"Tapi hari ini kamu sudah menjadi milik orang lain, apakah hatimu masih untukku Aira?" Tanya jatinya Lukas yang hanya bisa dibatin.
"Sayang..." panggil Lusy.
"Sayang... " panggil Lusy lagi.
__ADS_1
"Kamu setuju kan kita bulan madu ke Bali?" Tanya Lusy membuyarkan lamunan Lukas.
"Hah.., kenapa?" Tanya Lukas kaget.
"Kamu setuju kan kita bulan madu ke Bali besok?" Tanya Lusy lagi.
"Terserah kalian saja, aku juga masih sibuk dengan kerjaan" jawab Lukas datar.
Andriana tahu Lukas masih mencintai Aira dan masih memikirkan Aira. Andriana memang tidak merestui hubungan Lukas dengan Aira karena perbedaan kepercayaan mereka berdua. Walaupun sebenarnya Andriana juga menyukai sifatnya Aira yang sederhana dan tidak sombong, Aira juga anaknya baik. Namun semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.
Andriana memisahkan Lukas dengan Aira dengan cara begini agar cinta dari keduanya belum terlalu dalam. Dari pada nantinya mereka terpisah disaat cinta keduanya sudah sangat dalam, sedangkan dari keduanya tidak ada yang mau mengalah untuk jadi satu kepercayaan.
Andriana dan Raka mempunyai sifat yang hampir sama, mereka menghargai kepercayaan mantan kekasih anaknya dan sama-sama tidak ingin memaksakan untuk harus mengikuti kepercayaan mereka. Karena kepercayaan harus dari hati.
"Maaf ma, Lusy mau ke toilet dulu" pamit Lusy.
"Iya, hati-hati ya sayang" kata Andriana.
"Lukas, apakah kamu masih memikirkan Aira yang sudah menikah dengan orang lain?" Tanya Andriana setelah Lusy pergi.
"Mama tahu jika kemarin juga hari pernikahannya Aira?" Tanya balik Lukas.
"Iya mama tahu dari Leo semalam, setelah resepsi kamu" jawab Andriana.
Lukas membuang nafas beratnya.
"Lukas, mama tahu Aira baik. Tapi ingatlah bahwa jalan kalian berbeda. Jika kamu memang mencintai Aira sungguh-sungguh, biarkan dia bahagia dengan suaminya" kata Andriana.
"Mama rasa Aira pun juga akan bahagia jika melihatmu bahagia dengan Lusy, walaupun saat ini kalian masih berat untuk saling melupakan kisah cinta kalian." Kata Andriana. Lukas memikirkan apa yang dikatakan Andriana.
"Tapi Lukas masih belum ikhlas ma jika Aira jadi milik orang lain" kata Lukas.
"Kamu harus bisa melepaskan Aira dari hatimu dan membuka kembali hatimu.untuk Lusy. Apalagi sudah ada darah dagingmu di dalam perut Lusy" kata Andriana membuat Lukas terungat anak anak yang dikandung Lusy.
"Belajarlah menerima Lusy kembali seperti saat dulu kamu mencintai Lusy sebelum kamu kenal Aira" kata Andriana.
"Lukas ga janji ma" jawab Lukas tak semangat.
Lukas menyadari bahwa Aira bukan lagi miliknya dan sudah milik orang lain secara sah.
Dan saat ini milik Lukas adalah Lusy dan bayi yang sedang dikandungnya. Yang sekarang sudah menjadi tanggung jawab Lukas sepenuhnya.
__ADS_1