Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 36.


__ADS_3

"Aira mau juga kan kalau minggu depan langsung nikah?" Canda Haikal.


"Abang...ini juga sama aja dengan bang Evan" protes Aira.


"Bentar ya bang Evan, Aira buatin minum dulu dan Aira tinggal ke kamar sebentar." Kata Aira


"Iya abang tunggu disini" kata Evan. Kemudian Aira menuju ke dapur untuk membuat teh buat Evan dan papanya.


Aira memberikan teh buatannya kepada Raka dan Evan.


"O iya bang, tadi paperbag Aira yang isi baju kotor masih ketinggalan di mobil" kata Aira.


"Biarkan saja, tadi udah abang masukkan ke loundry di apartemen" jawab Evan santai.


"Abang, tadi kan Aira sudah bilang jangan diloundry disana, biar Aira cuci di rumah saja" kata Aira.


"Ya sudah besok lusa abang bawain kalau sudah selesai ya" kata Evan.


"Ya sudahlah" pasrah Aira. Kemudian Aira masuk ke kamarnya mengoles sedikit bedak. Karena Aira kemarin tidak membawa kelengkapan skincarenya. Hanya beberapa yang dibawanya di dalam tas kuliah.


Aira mencuci mukanya di kamar mandi kemudian melihat mukanya sendiri di cermin.


"Aduh kemarin ke pantai tanpa sunscreen, jadi gosong deh ni muka" gumam Aira di depan cermin. Kemudian membasuh mukanya di wastafel kamar mandi.


Aira berdandan tipis karena mau pergi dengan Evan untuk membeli cincin pertunangan dan pernikahannya.


"Evan apa kemarin Aira janjian ketemu dengan Lukas?" Tanya Raka.


"Mereka sebenarnya janjian di sore hari om, tapi saat kami sedang makan siang sepertinya Lukas melihat kami dan menghampiri Aira" kata Evan kemudian menceritakan semua kejadiannya.


"Mungkin memang jalan seperti ini yang terbaik untuk mereka berpisah walaupun mungkin sangat menyakitkan buat Aira" kata Raka.


"Makanya kemarin Aira saya tawarin untuk tinggal kembali di apartemen, karena dia takut jika Lukas nekat mencarinya ke rumah" kata Evan.


"Kalau Haikal mikirnya besok pasti mereka bertemu di kampus sih bang" kata Haikal.


"Iya dan abang kebetulan juga ada rapat sih kerjasama sih di kampus Aira, makanya abang bilang Aira klau pulangnya Aira dan Anggi ikut abang ke apartemen dulu baru abang ke kantor atau mau langsung ikut abang ke kantor" kata Aira.


"Apartemen abang deket ya sama kantor?" Tanya Haikal.


"Iya dekat sih, makanya itu aku bilang ke Aira biar lebih aman pulang bareng aja sama Anggi kalau ga abang jemput ya akan di jemput sopir nanti" kata Evan.


"Atau mereka berdua bisa pulang dengan Rio kalau abang atau Haikal tidak bisa jemput" kata Haikal.


"Atau biar sampai hari rabu Aira dan Anggi tidur di apartemen saja Van, jadi kamu juga dekat." Usul Raka.

__ADS_1


"Apa om mengijinkan Aira tinggal diapartemen denhan Evan dan Anggi?" Tanya Evan.


"Iya, om percaya sama kamu Van" kata Raka yakin.


"Terima kasih om, kalau begitu nanti Aira biar sekalian bawa buku kuliahnya" kata Evan.


"Iya biar Haikal saja yang memberitahukan sekarang ke Aira sebelum Aira turun" kata Raka.


"Iya pah" jawab Haikal kemudian naik ke atas menuju kamar Aira untuk memberitahukan apa yang tadi disuruh papanya.


Karena Aira tidak percaya dengan apa yang diberitahukan Haikal, Aira lkembali turun untuk memastikan kebenarannya ke papanya. Setelah mendapat jawaban langsung dari papanya baru Aira kembali ke kamarnya untuk mengambil baju dan bukunya serta peelengkapan skincarenya.


Evan dan Aira pamit dengan Raka dan Haikal untuk membeli cincin dan kembali menginap di apartemennya.


💥 Mall


"Abang kenapa tadi kita ga ajak Anggi sekalian sih ke mall?" Tanya Aira.


"Buat apa, kan kita tujuannya mau nyari cincin dulu dek" kata Evan.


"Iya sih, cuma nanti saat ke apartemennya kita lebih mudah bisa langsung pulang" kata Aira.


"Ya nanti kita rumah dulu saja nyamperin Anggi baru kita ajak Anggi ke apartemen." Kata Evan.


"Ada yang bisa dibantu pak?" Tanya karyawan toko perhiasan.


"Mau lihat cincin mbak" kata Evan.


"Silahkan pak ini kami ada cincin model terbaru" kata karyawan itu sambil menunjukkan modelnya.


"Ada lagi yang model lain?" Tanya Evan.


"Abang ini aja pas deh di tangan Aira" kata Aira dan Evan melihat cincin itu melingkar di jari manis Aira sangat pas dan cantik.


"Itu nanti kita pake saat akadnya saja sayang" kata Evan.


"Mbak coba lihat yang ini deh" kata Aira menunjuk model cincin yang lain.


"Selamat siang pak Evan, ada yang bisa dibantu?" Tanya pemilik toko.


"Siang pak, saya mau cari cincin buat tunangan" kata Evan.


"Baik saya ambilkan yang terbaru" kata pemilik toko kemudian menhambil ke dalam model terbarunya. Model terbaru ada 3 dan semua sudah dicoba Aira.


"Saya minta yang ini saja di bungkus dan saya minta tolong dibuatin untuk 2 minggu ke depan model yang seperti ini" kata Evan sambil menunjukkan gambar cincin yang ada di ponselnya.

__ADS_1


"Baik nanti kami akan segera bikibkan buat pak Evandro" kata si pemilik toko tersebut.


"Kita cari apalagi sayang?" Tanya Evandro.


"Aira ga butuh apa-apa sih bang" kata Aira.


"Kamu ga mau beli baju?" Tanya Evan ke Aira.


"Nggak bang, kita masuk ke toko tas itu aja yuk ada yang mau Aira lihat" kata Aira kemudian Evan dan Aira masuk ke toko tas. Evan melihat ada tas slempang yang lucu buat Aira pake jalan.


Evan meminta ke karyawannya untuk di bungkus tanpa sepengetahuan Aira. Sedangkan Aira sedang asyik melihat taa ransel kecil yang sedang di taksir.


"Ini model baru saja keluar kak" kata salah satu pelayan toko.


"Ogitu, ada warna lain ga mbak?" Tanya Aira


"Nggak ada kak, dia hanya mengeluarkan warna hitam saja" kata pelayan toko itu.


"Kamu suka dek?" Tanya Evandro.


"Aira lagi cari warna lain bang" kata Aira kemudian mengajak Evandro keluar.


"Bagus ini dipake kuliah dek" kata Evan. Aira hanya menganggukkan kepalanya saja.


"Mbak tolong dibungkus ya itu" kata Evan.


"Baik tuan" jawab pelayan toko itu.


"Ada lagi yang mau dibeli?" Tanya Evan.


"Nggak bang, Aira cuma mau lihat-lihat aja sih" kata Aira. Kemudian mengambil ponselnya karena ada panggilan si ponselnya. Dan Evan menuju ke kasir untuk membayarnya.


🗨 "Aira bisakah kita bertemu untukku jelaskan semuanya" Lukas


"Maaf kak, semuanya sudah jelas"💬


🗨 "Aira, aku tidak sengaja melakukannya dengan Lusy. Aku dipaksa mama untjk menikahi Lusy"


🗨 "Tolong menvertilah Aira, kakak masih mencintaimu"


"Kita sekarang makan siang dulu yuk" ajak Evan


"Kita ke pizza itu aja yuk bang" ajak Aira.


"Boleh juga" kata Evan kemudian mereka masuk ke restoran pizza.

__ADS_1


__ADS_2