Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 80. Gue udah pengin pulang


__ADS_3

💥 Villa Regina


Lukas memandang Lusy saat istrinya sedang menyiapkan sarapan mereka. Ada yang ingin Lukas tanyakan ke sang istri mengenai kesehatan istrinya yang baru Lukas ketahui tadi pagi.


"Ayo kak kita sarapan dulu" ajak Lusy ke sang suami.


"Iya ayo kita sarapan dulu" jawab Lukas.


"Lusy benarkah apa yang kamu ceritakan tadi ke Aira tentang kesehatanmu?" Tanya Lukas hati-hati agar istrinya tidak tersinggung setelah mereka menyelesaikan sarapannya.


"Iya benar kak dan Lusy minta maaf jika belum dapat menceritakan semuanya ke kak Lukas." Kata Lusy memandang sang suami.


"Maafkan kakak ya jika selama ini begitu dingin sama kamu, hingga membuatmu ga menceritakan yang sesungguhnya ke kakak. Maaf karena kakak sempat kecewa sama hubungan kita." Kata Lukas.


"Tapi kakak janji akan selalu menjagamu karena kita adalah suami istri" kata Lukas.


"Dan aku juga minta ijin padamu untuk tetap ikut menjaga Aira" kata Lukas meminta ijin istrinya.


"Kakak tahu dan sadar mungkin ini adalah yang terbaik buat kita semua, kakak akan selalu menganggap Aira saudara bukan mantan atau teman" kata Lukas memohon ke istrinya.


"Iya kak, Lusy juga ikut senang jika hubungan kalian akan menjadi saudara. Dan Lusy juga ikut mendoakan supaya Aira bahagia dengan suaminya yang begitu mencintainya" kata Lusy.


"Kakak janji akan selalu mencintaimu seperti dulu dan akan menempatkan Aira sebagai adik kakak" janji Lukas pada istrinya sambil memeluk sang istri.


"Sekali lagi kakak minta maaf, jika ada apa-apa denganmu dan calon anak kita katalah ke kakak" kata Lukas sambil menghapus air mata sang istri yang menetes deras di pipinya.


Lusy menganggukkan kepalanya dengan hati bahagia.


"Terima kasih kak, Lusy akan selalu membawa cinta kita kemanapun Lusy pergi" kata Lusy.


"Ssst... kamu akan selalu sehat, kakak janji akan membawamu berobat kemana pun okey, yang penting istri kakak harus semangat." Kata Lukas.


"Apalagi akan ada baby kita yang selalu berada dekat dengan maminya nanti" kata Lukas.


"Kakak dan baby kita  selalu menanti pelukanmu sayang" kata Lukas kemudian mencium kening istrinya.


💥 Vila Lombok


Aira dan Evan dalam perjalanan dari Bali ke Lombok.


"Tidurlah sayang kalau kamu ngantuk, nanti abang bangunin kalau sudah sampai" kata Evandro.


"Iya, tapi Aira masih mau lihat pemandangan di luar" kata Aira.


"Bang, apa kita besok sudah mau pulang?" Tanya Aira.


Evan menatap istrinya dalam.

__ADS_1


"Kenapa, apakah Aira nggak suka pergi sama abang?" Tanya Evandro.


"Aira kangen aja sama papa dan Aira ingin ke makam mama" jawab Aira. Evandro memeluk istrinya sambil mengecup kening sang istri.


"Nanti kalau kita sudah kembali ke sana, kita akan sama-sama ke makam mama sayang. Abang janji akan mengantarmu ke sana" kata Evandro sambil menyandarkan kepala sang istri ke dadanya.


Drrt...drrt


Ponsel Aira bergetar tanda ada panggilan. Aira melihat ada panggilan video call dari Vina.


"Halo Vin"


"Halo Ra, maaf ya mengganggu. Gue kangen banget ma loe Ra" Vina.


"Iya sama Vin, gue juga udah kangen" jawab Aira.


"Kata Anggi loe dua mingguan ya disana?" Tanya Vina.


"Nggak, gue udah pengin pulang kok" jawab Aira.


"Loe nanya Rio tahu deh kapan gue pulangnya" kata Aira.


"Loe ga kangen apa sama Rio juga?" Tanya Vina.


"Gue kapan itu habis ngobrol ma dia" jawab Aira yang di dengar Evandro.


"Eh ini gue ganggu ya?" Tanya Aira.


"Nggak, gue lagi perjalanan dari Bali ke Lombok kok naik mobil" kata Aira.


"Berarti ada suamimu dong disebelah. Ya sudah gue tutup aja yang penting udah dengar suara loe Ra. Bay..." kata Vina mengakhiri panggilannya.


Aira menutup ponselnya kemudian memainkan game dalam ponselnya.


"Siapa yank?" Tanya Evandro.


"Vina" jawab Aira.


"Kamu sering ngobrol sama Vina dan Rio ya selama kita bulan madu?" Tanya Evandro.


"Nggak, baru ini aja ngobrol sama Vina" jawab Aira.


"Kalau sama Rio?" Tanya Evan.


"Ya kadang aja kalau pas kebetulan inget Rio" jawab Aira.


"Hubunganmu ke Rio apa lebih dekat dari pada ke Vina?" Tanya Evan.

__ADS_1


"Iya" jawab Aira singkat


"Tapi kalian ga pernah pacaran?" Tanya Evan penasaran.


"Nggak kami emang dekat dari masih sma" jawab Aira.


"Apa Rio ga pernah mengungkapkan perasaannya ke kamu?" Tanya Evan heran.


"Nggak, kan kami berdua emang sahabat" jawab Aira menekan kata sahabat agar suaminya tidak salah paham.


"Seandainya Rio ternyata pernah suka sama kamu gimana perasaanmu sama dia?" Tanya Evandro lagi yang makin penasaran.


"Kami sahabat bang, jadi ga akan ada rasa diantara kami" jawab Aira.


Evandro diam dan hanya menatap sang istri heran dengan masih belum bisa percaya dengan jawaban Aira.


"Ayo bang turun, udah sampai di villa" kata Aira agar suaminya tak membahas masalah Rio dan dirinya.


Evan melihat istrinya semangat sekali turun dari mobil tak terlihat lelah sedikitpun.


Aira berjalan melenggang dengan membawa tas ransel kecilnya dipunggung menuju belakang villa dan duduk di bangku yang menghadap ke pantai.


Evan membawa koper Aira ke dalam kamar setelah sopir menurunkan dari mobil dan meletakkan di depan kamar mereka.


Evan menyusul istrinya yang sedang duduk di bangku belakang villa menghadap pantai. Ternyata istrinya sedang berbicara melalui ponselnya dengan seseorang yang ternyata ngibrolnya dengan video call.


📞 "Gue juga udah pengin balik sih, tapi abang masih belum mau diajak pulang besok" kata Aira.


"Kenapa buru-buru pulang, apa kamu ada masalah dengan bang Evan?" Tanya Rio yang di dengar Evan karena Aira menggunakan VC tanpa memakai headpone, jadi suara bisa didengar orang di sekitarnya.


"Iya sempat ada salah paham, gue malas cerita Yo. Bikin gue pengin nangis kalau inget, gue jadi kangen mama untuk bisa berkeluh kesah" kata Aira tanpa sadar mengeluarkan air matanya.


"Kenapa bisa salah paham sama bang Evan, apa karena pertemuanmu dengan kak Lukas?" Tanya Rio.


"Itu salah satunya, tapi gue senang melihat kak Lukas bisa dengan kak Lusy terlihat bahagia" kata Aira.


"Aku juga senang jika kamu bahagia dengan bang Evan" kata Rio dengan tersenyum tulus.


"Iya kamu tenang aja Yo. Gue sama kak Lukas sudah sama-sama ikhlas kok dan mungkin memang ini yang terbaik" kata Aira.


"Iya dan juga senang lihat foto kalian berempat di media sosial" kata Rio.


"Sudahlah ga usah cerita kak Lukas lagi, gimana hubungan loe sama Anggi?" Tanya Aira.


"Hubungan gue baik dengan Anggi" jawab Rio.


"Gue suka loe dekat dengan Anggi dan gue percaya loe bisa mengerti Anggi" kata Aira.

__ADS_1


"Belajarlah untuk melupakan kak Lukas dan menerima bang Evan yang sudah menjadi suamimu" kata Rio.


__ADS_2