Berbeda Jalan

Berbeda Jalan
Eps 91. Punya anak sebanyak banyaknya


__ADS_3

"Pagi bang, abang sudah bangun ya" sapa Aira.


"Maaf bang kalau lengan abang kesemutan karena tertindih kepala Aira." Kata Aira


"Tidak mengapa sayang, abang justru senang kamu mau menghadap ke abang" kata Evan.


"I love you sayang" bisik Evan sambil mencium bibir sang istri sehingga Aira tak dapat berbicara karena bibirnya sudah dikuasai bibir sang suami.


Evan yang awalnya mencium lembut bibir istrinya, lama kelamaan ciuman itu makin panas dan menuntut dengan tangan yang sudah bergerak meremas gunung kembar istrinya. Lengkuhan dan desahanĀ  Aira membuat gairah Evan makin meningkat dan hasratnya makin memuncak hingga akhirnya penyatuanpun terjadi di pagi hari yang masih gelap.


Evan mencium pipi sang istri dan berbisik dengan nafas yang masih belum teratur.


"Terima kasih sayang semoga akan segera ada Evan junior disini" bisik Evan sambil mengusap perut rata istrinya.


"Kamu ingin kita punya anak berapa sayang?" Tanya Evan ke Aira.


"Terserah dikasihnya aja bang, anak merupakan titipan dari Yang Maha Kuasa buat hambaNya" jawab Aira.


"Abang maunya punya anak sebanyak-banyaknya agar kamu banyak yang menemani" kata Evan. Aira hanya tersenyum melihat suaminya yang menginginkan anak banyak.


Aira bangun dan akan mandi ke kamar mandi.


Evan langsung mengangkat tubuh sang istri dan membawanya ke kamar mandi untuk mereka mandi bersama.


"Abang kenapa tidak keluar sih" protes Aira.


"Abang kan mau bantu gosok punggung istri cantik abang sayang" jawab Evan sambil tersenyum.


"Idih alasan aja itu" kata Aira membuat Evan tertawa dan membuatnya makin gemas dengan istrinya.


"Ayo sayang sini masuk biar abang gosok punggungmu" kata Evan.


"Aira bisa kok bang menggosoknya sendiri" kata Aira sambil masuk ke dalam bathup.


Evan memberikan sabun dipunggung istrinya yang berada didepannya yang memunggunginya.


Evan sesekali mengecup punggung mulus putih sang istri.


"Abang geli ih" protes Aira.


Evan beralih menciumi tengkuk dan leher sang istri sambil tangannya meremas squisi sang istri.


"Ughh...abang geli" kata Aira membuat gairah Evan meningkat mendengar suara seksi sang istri yang menikmati sensasi yang diberikan Evan.


Evan memberikan tanda kepemilikan di beberapa bagian sampai punggung. Evan membalikkan tubuh sang istri dan memagut bibir mungil istrinya. Aira membalas pagutan sang suami dan menikmatinya sehingga terjadi kembali ronde berikutnya setelah tadi di atas ranjang.


Selesai mandi Aira dan Evan yang sudah berpakaian rapi.


"Kita sarapan dulu sayang" ajak Evan.

__ADS_1


"Abang tadi masak buat sarapan?" Tanya Aira setelah melihat makanan yang ada di meja makan.


"Tadi abang delivery yank sebelum kamu selesai mandi" jawab Evan.


Selesai sarapan seperti biasa Evan akan mengantarkan istrinya ke kampus lebih dahulu baru ke kantornya.


"Bang nanti kalau abang nganter Aira berarti abang lewat sini lavi dong untuk menuju kantor abang?" Tanya Aira.


"Iya gapapa kan sudah jadi kewajiban abang yank harus antar istri dulu ke kampus" jawab Evan.


"Nanti pulangnya Aira naik ojol aja langsung ke sini ya bang" kata Aira.


"Nanti abang kabar lagi ya, kalau abang ga ada meeting atau janjian siang, nanti abang jemput kamu" kata Evan.


šŸ’„ Kampus


"Aira kuliah dulu ya bang" pamit Aira sambil mencium punggung tangan suaminya.


"Belajar yang rajin ya sayang biar cepat selesai" jawab Evan sambil mencium kening dan pipi istrinya.


"Nanti kalau ga abang ya sopir kantor ya yang jemput" kata Evandro.


"Aira ga usah dijemput bang, nanti naik ojol atau taksi aja" kata Aira.


"Nggak abang ijinkan, yang pasti kamu tungguin jemputan dari abang dan jangan pulang sendiri tanpa kasih kabar abang dulu okey" kata Evandro.


"Siap bos" kata Aira sambil tersenyum.


"Hai Vin, gue kangen deh rasanya lama kita ga pernah ketemu" kata Aira.


"Sama gue ga kangen nih" sahut Rio.


"Kangen juga dong, kita kan sohib dari jaman dahulu kala" kata Aira.


"Gimana Ra ceritanya asyik ga, katanya loe ketemu sama kak Lukas?" Tanya Vina.


"Iya di Kintamani kami bertemu kemudian makan bersama, nah fotonya yang gue posting di sosmed itu." Kata Aira.


"Kak Lusy orangnya baik kok, dia ajak gue temenan dan gue okey aja." Kata Aira.


"Dia memang baik, tapi apakah bang Evan boleh loe temenan dengan istri mantan loe?" Tanya Rio.


"Awalnya bang Evan ga ijinin, kawatirnya kak Lusy hanya bohongan untuk berteman dengan Aira dan punya maksud hanya untuk menyakiti Aira"Ā  cerita Aira.


"Terus bang Evan gimana?" Tanya Vina penasaran.


"Ya gue bilang kalau kak Lusy niatnya baik bener-bener mau menjadikan Aira temannya karena dia merasa nyaman ngobrol sama Aira" cerita Aira.


"Semoga saja itu semua benar. Dan kak Lukas sendiri gimana ke loe Ra?" Tanya Rio.

__ADS_1


"Ya kami sudah saling berjanji untuk bisa selalu menjaga hati pasanganĀ  kami masing-masing dan akan menjadikan Aira sebagai adiknya." Kata Aira.


"Semoga saja, kalau memang itu terjadi beneran ya baguslah." Kata Rio.


"Yuk kita masuk kelas dulu baru nanti disambung lagi ceritanya" kata Rio.


Setelah selesai kuliah, Aira mendapat kiriman pesan dari suaminya bahwa siang ini akan dijemput Evan sendiri dan akan diajak ke kantornya.


"Gue pulang duluan ya" pamit Aira melihat mobil Evan datang.


"Okey, hati-hati ya" jawab Vina kemudian Vina jalan kaki menuju kosannya.


"Udah lama nungguin abang ya sayang?" Tanya Evan setelah membukakan pintu mobil untuk sang istri dan Aira tak lupa mencium punggung tangan suaminya.


"Nggak sih bang, Aira juga baru sampai disini tadi" jawab Aira.


"Sekarang mau makan apa sayang?" Tanya Evan.


"Apa ya, Aira ngikut abang aja deh" kata Aira.


"Kita makan sate kambing aja ya, biar nanti malam bisa beberapa ronde lagi" kata Evan.


"Idih abang, mulai deh mesumnya" kata Aira.


Evan tertawa mendengar istrinya protes.


"Kan kalau abang makin kuat, Aira juga senang kan yang ada minta melulu nantinya" kata Evan.


"Dih, ngomong yang lain aja deh bang. Geli Aira dengernya" kata Aira.


"Geli-geli enak kan yank" goda Evandro yang senang melihat pipi merah istrinya karena malu.


"Kamu bikin abang ga ingin kembali ke kantor aja sayang" kata Evandro.


"Terus kalau abang ga kembali ke kantor mau kemana emangnya?" Tanya Aira.


"Pulang dong berduaan dengan istrinya di rumah" kata Evandro.


"Abang, kok kesitu lagi sih" kata Aira.


"Habisnya abang gemes lihat kamu penginnya nerkam kamu terus yank" kata Evandro.


šŸ’„ Restoran


Evan dan Aira sedang makan di restoran.


"Abang nanti mau ada meeting jam berapa?" Tanya Aira.


"Masih nanti jam 2 siang yank, kenapa?" Tanya Evandro.

__ADS_1


"Ga apa-apa, Aira hanya nanya aja. Terus habis ini Aira ikut ke kantor abang atau ke apartemen?" Tanya Aira lagi.


"Ikut abang ke kantor aja ya sayang" jawab Evan.


__ADS_2