Cantik Tapi Berbahaya

Cantik Tapi Berbahaya
Episode 141


__ADS_3

Rasa kecewa yang begitu dalam, membuat Fany tidak mampu mengendalikan pikirannya, Ia takut menceritakan apa yang terjadi pada Papa Aksa, dan memilih menyimpannya rapat-rapat, membuat ia jatuh pingsan di pelukan Papa Aksa.


Sifat Keysa yang tidak menganggapnya, menjadi masalah besar pada Fany, yang membuatnya terpuruk dan sakit hati, tapi demi rasa sayangnya pada Keysa, ia mencoba tenang, walau sebenarnya ia tidak sanggup dengan perlakuannya yang menyakitkan.


Papa Aksa yang duduk termenung, menggenggam kedua tangan Fany, dengan pikiran campur aduk tiba-tiba kaget saat tangan Fany bergerak, ia pun memandangi Fany sembari mencium keningnya dengan lembut.


"Sayang, bangun," panggilnya lembut.


Perlahan-lahan, Fany membuka kedua matanya dengan hati-hati, sambil memandang seisi Kamar.


"Fany, kenapa Ma?" tanyanya panik.


"Kamu tadi pingsan, hingga tak sadarkan diri," jawabnya sedih.


"Pingsan?" tanyanya sambil mengingat-ingat apa yang terjadi.


"Iya, Sayang," jawabnya lembut.


"Maafkan, Fany ya, Mas, membuatmu sedih," ucapnya senyum.


"Gak apa-apa Sayang," jawabnya sambil membantu Fany duduk.


"Ayok, Kamu makan dulu, biar minum obat," tuturnya.


"Fany, gak sakit Mas," ucapnya tegas.


"Tapi Kamu harus minum obat dan vitamin, dan kata Dokter Hasan, Kamu jangan banyak berpikir," ujarnya.


Fany, menatap Papa Aksa dalam-dalam, dan menuruti semua perkataannya, dengan penuh kasih sayang, Papa Aksa menyuapi Fany hingga makanannya habis tak bersisa.

__ADS_1


"Sekarang, waktunya minum obat," ucapnya.


"Ini Obat apa Mas," tanyanya.


"Vitamin dan Obat sakit kepala," jawabnya sambil menyodorkan Obatnya.


Oh, begitu," ucapnya.


"Iya, Sayang, biar cepat sembuh, Mas, takut terjadi apa-apa sama Kamu," lirihnya.


Fany, tersenyum, dan bahagia mendengar Papa Aksa mengkuatirkan dirinya, dengan lembut ia meraih tangan Papa Aksa.


"Terimakasih ya Mas, perhatiannya," lirihnya manja.


"Sudah seharusnya pasangan Suami-istri, saling memperhatikan pasangannya, Sayang," ucapnya sambil mencium pucuk kepalanya lembut.


"Fany, terharu Mas," jawabnya tersipu.


"Apa itu Mas?" tanyanya penasaran.


"Apa yang sedang Kamu pikirkan?" ucapnya balik bertanya.


"Gak ada Mas," jawabnya singkat.


"Gak mungkin, pasti ada sesuatu yang Kamu sembunyikan," ucapnya.


"Mungkin, Fany, kecapekan, Mas," jawabnya meyakinkan Papa Aksa.


"Mas, paling tidak suka melihat Orang yang suka berbohong," hardiknya.

__ADS_1


"Mas, percayalah, Fany tidak berbohong," ucapnya memohon.


"Dokter Hasan, tidak mungkin berbohong Sayang, kalau Kamu itu banyak pikiran, hingga drop begini," tuturnya.


Fany, memutar otaknya dengan cepat, agar memberikan alasan yang masuk akal, andaikan Fany jujur itu tidak menyelesaikan masalah, tapi memperkeruh suasana. Ia pun menatap Papa Aksa dalam-dalam, dengan tatapan matanya yang kosong.


"Mas, Fany, hanya memikirkan Kakek dan Nenek, mereka pasti repot mengurus dagangannya, karena Fany tidak ada lagi," tuturnya meyakinkan.


"Kamu gak bohong? hanya memikirkan Kakek dan Nenek." ucapnya tegas.


"Iya, Mas, Fany kwatir Kakek dan Nenek kecapekan dan jatuh sakit, apalagi mereka sudah tua, biasanya ada Fany, yang mengurus semuanya Mas," jawabnya tenang.


"Sayang, harusnya Kamu cerita sama, Mas," ucapnya sambil memeluknya.


"Fany, takut Mas," jawabnya manja.


"Kok takut? bukankah, Kakek dan Nenekmu, sudah menjadi Kakek dan Nenekku juga," ucapnya tegas.


"Iya, tapi, Fany tidak mau menambah beban pikiran Mas," lirihnya.


"Kamu, salah Sayang, Mas, sangat menyayangi, Kakek dan Nenek, dan sudah ku anggap seperti Orang tuaku sendiri," tuturnya lembut.


Fany, tersenyum sembari mencium tangan Papa Aksa dengan mata berkaca-kaca, ia beruntung memiliki seorang Suami yang baik dan perhatian, dan juga menyayangi Kakek dan Neneknya dengan tulus. Tiba-tiba, Keysa masuk, tanpa mengetuk pintu kamar, membuat mereka panik, dan saling memandang.


"Ya Allah, apa yang ingin, Keysa lakukan," tanyanya dalam hati sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


_________________________________


jangan lupa like dan komentarnya ya teman-teman, vote dan juga bunga mawar nya🙏🙏

__ADS_1


"


"Seriu


__ADS_2