Cantik Tapi Berbahaya

Cantik Tapi Berbahaya
Bab 90


__ADS_3

Suara Azan mulai berkumandang, membuat hati Bu Zana tersentuh, dan ia pun beranjak ke Kamarnya dan memohon kepada Rabbinya untuk memberikan tempat terindah untuk Bu Retno, ia berdoa dengan khusuk hingga menguras air matanya hingga membasahi wajahnya.


Isak tangisnya saat memanjatkan Doa untuk Bu Retno mengundang perhatian Papa Aksa yang kebetulan lewat dari Kamarnya. Rasa haru menyelimuti hatinya hingga ia pun meneteskan air mata sambil bersandar di Pintu Kamar Bu Zana.


"Ya Allah, begitu besarnya kasih sayang Bu Zana kepada Istri hamba hingga ia merasa sedih saat tidak ikut Ziarah,' bisiknya dalam hati sambil menggigit bibir bawahnya dengan kuat.


Sejenak Kamar hening, Papa Aksa pun beranjak dan menapaki lantai Keramik putih dengan hati-hati sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan rasa bersalah yang terus memupuk di hatinya, membuat Papa Aksa semakin menyayangi Wanita paruh baya itu.


"Maafkan Aku ya Bu, Aku sudah membuatmu kecewa," gumamnya.


Papa Aksa pun duduk di Serambi Rumah sambil menatap langit yang sudah mulai gelap, hatinya semakin larut dalam kesedihan saat mengingat isak tangis Bu Zana yang menyayat hati.


Setelah beberapa saat Keysa pun keluar Kamar, ia pun kaget saat melihat Papanya duduk termenung sendiri di Serambi Rumah dengan tatapan matanya yang kosong yang menyimpan rasa kesedihannya, dan ia pun menghampirinya dengan hati-hati.


"Ada apa Pa? kok kelihatannya sedih," ucapnya lembut.


"Papa kasihan lihat Bu Zana, ia sedih saat dia tau Kita Ziarah ke Makam Mamamu," jawabnya.


"Masa iya Pa?" tanyanya.


"Iya, tak sengaja Papa lewat Kamarnya ia pun berdoa sambil menangis memohon pada yang Kuasa agar Mamamu diberikan tempat yang terindah," tuturnya.


"Kasihan Bu Zana ya Pa," ucap Keysa.


"Justru itu yang buat Papa sedih, sebegitu sayangnya ia pada Mamamu hingga ia tak sadar mencium aroma masakannya yang gosong," jawabnya.

__ADS_1


"Pantas Pa, tadi Keysa mencium aroma gosong gitu kirain tetangga," ujarnya.


"Bukan, tapi masakan Bu Zana," ucapnya ketus.


"Ya Allah," ujarnya.


"Terus makan malam Kita apa Pa?" tanyanya.


"Kita makan diluar saja, Papa gak tega marahin Bu Zana, kasihan," jawabnya tegas.


"Padahal Keysa lapar loh Pa," jawabnya manja.


"Iya sebentar tunggu Bu Zana selesai Sholat dulu, biar Kita bertiga pergi makan," lirihnya.


"Oh gitu ya Pa," ucap Keysa.


"Oke Pa," ucapnya sambil menuju Kamarnya untuk mengganti pakaiannya.


Papa Aksa kembali dengan kesendiriannya meratapi apa yang telah terjadi pada Bu Zana, hingga membuatnya sedih karena begitu banyak Orang yang kehilangan saat Istrinya pergi untuk selama-lamanya, itu terbukti karena selama hidupnya ia baik, dan menghargai sesamanya tanpa memandang kaya atau miskin.


Tiba-tiba Papa Aksa mendengar suara kaki yang semakin lama semakin menghampirinya, ia pun membalikkan tubuhnya dan melihat Bu Zana berdiri tegak di belakangnya sambil menundukkan kepalanya.


"Ibu kenapa?" tanyanya lembut.


"Stok makanan di Kulkas habis Pak, Ibu bingung mau masak apa," jawab Bu Zana.

__ADS_1


"Oh gak usah masak Bu, Kita makan di luar saja sekalian belanja," ujarnya.


"Bapak jangan marah ya, karena Ibu kerjanya ceroboh," ucapnya.


"Sudah gak usah di bahas lagi Bu, tapi lain kali hati-hati ya," jawabnya senyum.


"Terimakasih ya Pak, buat pengertiannya," lirihnya lega.


"Iya Bu," ucap Papa Aksa sambil menatapnya dengan iba.


Keysa yang perutnya mulai keroncongan berlari menuju Papanya untuk segera mengajaknya makan.


"Pa, ayok Keysa lapar ni," pintanya sambil menggandeng tangannya.


"Ayok Bu, Kita berangkat," ucap Papa Aksa.


"Gak usah Pak, Ibu masak Mi instan saja," jawabnya.


"Bu, gak mungkin Kami makan sementara Ibu makan Mi instan," ujarnya.


"Ayok dong Bu, jangan pakai lama Keysa lapar ni," ucapnya.


Bu Zana pun mengikuti Papa Aksa dan Keysa setelah mengunci pintu Rumah untuk menikmati makan malam bersama di salah satu Restoran yang sangat terkenal di Kotanya.


____________________________________________

__ADS_1


jangan lupa like dan komentarnya ya teman-teman 🙏


__ADS_2