Cantik Tapi Berbahaya

Cantik Tapi Berbahaya
Episode 177


__ADS_3

Berulang kali Papa Aksa dan Bu Zana meyakinkan dan merayu Keysa, bahwa tidak semua Ibu tiri jahat, tapi tidak percaya dan tetap berontak, karena ia tak sudi punya Ibu tiri. Usia Fany yang berbeda jauh dari Mamanya membuatnya tidak yakin padanya, dan berpikir rasanya tidak mungkin pada zaman sekarang, ada Wanita yang masih Gadis tapi mau menerima Papanya yang sudah Duda punya satu anak Remaja yang seumuran dengannya.


Tapi jodoh adalah rahasia Illahi, sama seperti lahir dan mati, tidak semua dapat berakhir seperti yang direncanakan manusia, setidaknya itulah pelajaran yang didapatkan Fany, harus menikahi seorang Duda beranak satu, yang sangat membencinya.


Keysa cepat - cepat masuk ke kamar Papanya dirawat, ketika mendengar suara Keysa berbicara sambil berjalan dengan Dokter menuju kamar Papanya, ia tidak ingin melihat wajah Fany yang menyebalkan itu.


Keysa memasang telinganya baik - baik untuk mendengarkan pembicaraan Fany dengan Dokter Lee, ia ingin tahu komentar selanjutnya, akan tetapi tidak terdengar suara apa - apa, Fany hanya menatap Papa Aksa saat diperiksa oleh Dokter Lee.

__ADS_1


Dengan perasaan heran, Keysa duduk di bangku menghadap ke arah jendela dan membukanya, ia gelisah dan merasa tidak dianggap.


"Tak seorangpun memikirkan ku, dan mengerti ," bisiknya dalam hati.


Keysa duduk dengan jengkel, ia semakin jengkel karena Dokter Lee keluar tanpa pamit, ia hanya berbicara pada Fany, dan merasa semakin sedih dan bernasib malang, jika ditanya bagaimana perasaan Keysa saat itu sudah pasti hatinya hancur sekali, Keysa menjadi depresi, dimana itu akan menjadi sesuatu hal yang akan terus membekas dalam hidupnya, bahkan yang lebih mengerikan lagi itu akan menjadi trauma untuk dirinya.


Entah mengapa sampai saat ini Keysa masih belum bisa menerima Pernikahan Papanya, ia terpuruk meratapi nasib memiliki seorang Ibu tiri, yang sejujurnya tidak pernah ia bayangkan sama sekali. Ia selalu berdoa dalam sujud nya agar Papanya meninggalkan Fany.

__ADS_1


Sebuah doa yang selalu ia panjatkan kepada sang pencipta, dan ia masih memiliki harapan besar untuk kesembuhan Papanya, Keysa sangat ingin Papanya sembuh dan kembali ke rumah, ia merindukan suasana rumah yang hangat, lengkap dan penuh canda tawa.


Dari kecil Keluarga Fany adalah keluarga yang cukup bahagia, dengan segala fasilitas yang lengkap dan mewah, tapi kebahagiaan itu hilang ketika Mamanya pergi untu selama - lamanya, dimana saat ia sedang tumbuh menjadi Perempuan Remaja yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari keluarga terutama Mamanya, tapi tidak mendapatkan itu, yang ia dapatkan hanya ketidak nyamanan ketika Papanya menikah lagi.


Kasih sayang yang seharusnya ia dapatkan pada masa Remaja begitu saja hilang lenyap, dan ia tidak akan pernah merasakan itu. Keysa muak dengan kehidupannya, yang semakin membuatnya sedih ketika ia melihat Papanya terbaring lemas di Rumah Sakit, ia tidak dapat berbuat apa - apa, yang dapat ia lakukan hanya menangis dan menyalahkan takdir.


Beberapa kali ia mencoba untuk menenangkan dirinya, tapi tidak berhasil, kelas Tiga SMA yang dilewati dengan penuh bahagia oleh Remaja lainnya, tapi tidak dengan Keysa, setelah tamat SMA menjadi tahun yang sangat menyedihkan, ditambah dengan kepergian Mamanya untuk selama - lamanya.

__ADS_1


**********


jangan lupa like dan komentarnya ya teman-teman 🙏


__ADS_2