Cantik Tapi Berbahaya

Cantik Tapi Berbahaya
Bab tiga puluh dua


__ADS_3

Setelah beberapa menit, Mobil mewah Papa Aksa sudah parkir di depan rumahnya, Keysa dan Fany langsung masuk sambil membawa kotak nasi pesanannya. Senyum manis terpancar di wajahnya , tubuhnya yang putih bersih dengan balutan kaos putih dipadukan dengan jeans hitam ketat hingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang langsing membuat Keysa nampak lebih cantik dan menawan, tapi tidak dengan Fany, wajahnya nampak gelisah sambil mondar-mandir menoleh


kearah Papa Aksa yang duduk termenung di teras Rumah.


"Pa, makan yok," ucap Keysa sembari menjerit.


"Sebentar," jawabnya singkat tanpa menoleh kearah Keysa.


"Papa kenapa ya, kok tiba-tiba diam?" tanya Keysa penasaran.


"Mungkin sedih karena Kita baru dari Makam Mamamu," jawab Fany singkat.


"Benar juga katamu," ucap Keysa.


Fany bingung harus berbuat apa, hati kecilnya ingin menghampirinya tapi takut Keysa curiga, Fany pun mengurungkan niatnya memilih diam sambil menonton Drama Korea untuk mengusir rasa jenuhnya. Kisah Drakor yang mengisahkan seorang Pemuda kaya menikahi Wanita miskin tapi tidak mendapat restu dari orang tua Pemuda tampan itu membuat Fany terharu dengan kisah yang menguras air matanya, Isak tangisnya yang terdengar oleh Papa Aksa membuatnya menghampirinya.


"Fany kenapa menangis?" tanyanya sambil menatapnya dengan lembut.


"Sedih Om," jawabnya.


"Sedih kenapa?" ucapnya semakin penasaran.


"Kisahnya sedih Om," jawabnya sambil mengusap air matanya.


"Kisah siapa?" tanyanya.


"Drakornya Om," jawabnya sambil menunjuk kearah TV.


Papa Aksa tertawa sambil mencubit pipinya dengan gemas.


"Om kira kisah apa," ucapnya kekeh sambil penasaran dengan Drakor yang membuat Fany menangis.

__ADS_1


Papa Aksa pun duduk disampingnya dengan mata tertuju ke Televisi, raut wajahnya mulai berubah menahan rasa sedihnya saat Istri Pemuda kaya itu dipermalukan ditempat umum dan dimaki-maki oleh Mertuanya, membuatnya menjadi pusat perhatian setiap orang yang melihatnya.


"Ya Tuhan sedihnya," gumamnya.


Fany meliriknya dengan senyum sambil menepuk bahunya.


"Tadi mengejek, Om saja terharu," ucap Fany.


"Ternyata kisahnya sedih ya," jawabnya singkat.


"Iya Om, ini filmn Korea terlaris tahun ini dan pemainnya juga Artis terkenal," tuturnya.


"Pantas saja enak," jawabnya.


Papa Aksa nampak serius dengan mata tidak berkedip, dengan wajah sedih melihat kisah yang memilukan itu. Keysa pun heran disaat Papanya mulai tertarik dengan Drakor.


"Kok tumben Papa suka nonton Drakor?" tanya Keysa heran.


"Pa! serius amat?" tanya Keysa sembari menjerit.


"Kisahnya enak" jawabnya tanpa menoleh kearahnya.


Fany tersenyum sambil memandang wajah tampan itu yang tiba-tiba menyukai Drakor.


"Om, makan yok," ucapnya.


"Sebentar lagi," jawabnya.


"Keysa lapar pa!" sahutnya.


Papa Aksa pun tersipu saat Keysa memandangnya dengan kesal, lalu meraih remote dimeja dan mematikan TV.

__ADS_1


"Ayok kita makan," ucapnya senyum.


"Gak usah makan Pa, nonton saja," ucapnya.


"Keysa, jangan marah dong," jawabnya tersenyum.


"Papa sih, dari tadi ditungguin makan," lirihnya.


"Maaf ya, Papa membuatmu menunggu," sahutnya.


"Fany, dimana?" tanya Papa Aksa kaget saat melihatnya tidak ada.


"Di dapur Pa, buat jus," ucapnya.


"Oh begitu, kirain kemana," jawabnya datar.


Tiba-tiba Fany datang dengan jus ditangannya sembari tersenyum.


"Kok belum makan?" tanya Fany.


"Nungguin Fany," jawab Papa Aksa senyum.


"Kok ditungguin," lirihnya.


"Harus dong," ucapnya.


Mata mereka saling memandang dengan wajah senyum, dengan sorot matanya yang sendu.


______________________________________________


jangan lupa like dan komentar Nya ya teman-teman 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2