Cantik Tapi Berbahaya

Cantik Tapi Berbahaya
Bab tiga puluh enam


__ADS_3

Cinta beda usia tidak hentikan niatnya untuk menikahi Ayah Sahabatnya tersebut dan siap jadi Ibu sambung buat Keysa. Cinta dan kasih sayang serta perhatian yang didapatkannya membuat Fany yakin dengan segala keputusannya.


"Om, Fany dimana ya?" tanya Fany sambil melihat sekelilingnya.


"Mungkin masih menikmati keindahan Alam," jawabnya singkat.


"Fany lihat dulu ya Om," ucapnya sambil beranjak dari duduknya.


"Iya, pergilah," perintahnya dengan senyum.


Fany menyusuri setiap jalan sambil menjerit memanggilnya.


"Keysa, dimana?" ucapnya sembari menjerit.


"Keysa disini?" jawabnya sambil melambaikan tangannya.


Keysa duduk santai diantara Pohon-pohon yang tinggi sambil menikmati pemandangan, Fany pun menghampirinya lalu mengajaknya pulang.


"Ngapain sendirian disini," ucapnya lembut.


"Keysa suka pemandangannya," jawabnya singkat.


"Gak bagus Anak gadis sendirian ditempat sunyi begini," tuturnya.


"Emang kenapa?" tanya Keysa sembari menatapnya dengan tajam.


"Entar kerasukan," jawabnya.


Keysa menautkan kedua alisnya dengan wajah ketakutan.

__ADS_1


"Serius?" tanyanya panik.


"Iya benar," jawabnya.


Keysa langsung beranjak dan meraih tasnya yang digantung di ranting Pohon besar itu.


"Ayok kita pergi," ucapnya sambil menggandeng tangan Fany dengan ketakutan.


Sementara Papa Aksa menunggu Keysa dan Fany dengan gelisah sambil mondar-mandir dipekarangan Villa.


"Keysa memang selalu menjengkelkan dan merepotkan," bisik nya dalam hati.


Papa Aksa melenguh melampiaskan kekesalannya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, hatinya tersulut emosi melihat tingkah Putri kesayangannya itu, yang membuat keinginannya cepat-cepat mencari Sosok seorang Ibu agar Keysa tidak kesepian. Tiba-tiba Fany memanggilnya, Papa Aksa membalikkan tubuhnya dengan wajahnya yang kesal.


Keysa darimana?" tanyanya sambil memeluknya.


"Diujung jalan sana Pa," jawabnya sambil menunjuk ke arah jalan itu.


"Keysa kan gak jauh-jauh Pa," jawabnya singkat.


"Tapi lain kali jangan begitu ya, lagian ini sudah malam," tuturnya tegas.


"Iya Pa, maafin Keysa ya," lirihnya.


Fany pun membersihkan daun-daun yang menempel dirambutnya sambil tersenyum.


"Lihat ini rambutmu jadi kotor," ucap Fany.


"Masa iya?" tanyanya sambil mengibaskan rambutnya.

__ADS_1


Fany pun mengambil sisir lalu menyisirnya hingga rambutnya kembali bersih, dengan manjanya Keysa bersandar di bahu Fany sambil memainkan anak rambutnya. Lalu Papa Aksa mengedipkan kedua matanya agar Fany segera masuk.


"Sebentar ya, Fany ambil minuman," ucapnya.


Fany merebahkan tubuhnya di atas Sofa sambil memegang remote dan memindahkan ke chanel yang menyajikan tayangan-tayangan Drama Korea.


"Keysa, ada hal penting yang ingin Papa bicarakan," ucapnya hati-hati.


"Ada apa Pa?" tanya Keysa.


"Papa ingin berbicara dari hati kehati untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan serta keinginan untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang Papa cintai," ucapnya lembut.


"Maksudnya Pa?" tanya Keysa panik.


"Papa membutuhkan teman hidup sekaligus Ibu buat Keysa," tuturnya.


"Tidak Pa, Keysa gak butuh," jawabnya tegas.


"Keysa! andaikan posisimu sebagai Papa yang ditinggalkan pasangan hidup, harus membesarkan Anak sendirian dan merasakan kesepian," ucapnya sambil menatapnya lembut.


"Papa jahat, tidak setia sama Mama," ujarnya.


"Mamamu sudah pergi untuk selama-lamanya, andaikan Mamamu masih hidup Papa tidak mungkin menikah lagi," ucapnya.


"Apapun alasannya, Keysa tidak setuju," jawabnya.


"Keysa, Papa mohon mengertilah dengan keinginan Papa," ucapnya.


"Fany takut Papa tidak sayang dan perhatian lagi setelah menikah, dan Ibu baru Keysa pasti akan merebut perhatian Papa," jawabnya sedih.

__ADS_1


_________________________________________________


jangan lupa like dan komentar Nya ya teman-teman 🙏🙏🙏


__ADS_2