CINTA Dan PENGKHIANATAN

CINTA Dan PENGKHIANATAN
DILUAR KENDALI


__ADS_3

Kosuke yang berhasil melarikan diri segera menginstruksikan kepada anak buahnya untuk mengemasi barang - barang mereka dan meninggalkan kota Benxie secepat mungkin.


Heng Yuan terlihat sangat binggung waktu Kosuke dan anak buahnya pergi tanpa mengatakan sepatah katapun kepadanya.


" Ada apa ini ?...kenapa mereka semua pergi ?....", guman Heng Yuan binggung.


Belum juga kebinggungan Heng Yuan hilang, anak buah Titan datang dan menginstruksiakn kepada seluruh anggota hole death untuk berkemas dan bergegas menuju kota Xininghal sekarang juga.


Tidak seperti pasukan black devil, anak buah Titan masih memberitahukan alasan kenapa pimpinan mereka menarik seluruh anggota di kamp untuk merapat ke Xininghal secepatnya.


“ Adik Titan meninggal dibunuh Kosuke, bagaimana bisa ?....”, batin Heng Yuan semakin bertambah binggung.


Heng Yuan memegangi kepalanya yang tiba - tiba saja terasa sangat pening. Saat ini hanya tinggal Muro dan anak buahnya yang berada dalam kamp bersamanya.


Tak ada hujan tak ada angin, kenapa semua hal tiba - tiba berubah sangat drastis seperti ini padahal kemarin kondisi semua orang masih baik – baik saja.


Bahkan satu – persatu rencana yang telah disusunnya sudah berjalan dengan lancar tanpa kendali apapun.


Dan sekarang, dengan Kosuke membunuh adik Titan maka bisa dipastikan kedua organisasi pembunuh bayaran tersebut tak akan bisa diajak bekerjasama dengannya.


Kelompok black devil pastinya akan bersembunyi untuk sementara waktu menghindari kejaran dari para anggota hole death yang akan menuntut balas akan kematian Leony.


“ Jika dibiarkan seperti ini maka semua rencana yang sudah aku susun akan hancur berantakan lagi….”, guman Heng Yuan geram.


Dia terlihat mulai memikirkan semuanya. Ada sedikit kecurigaan dalam diri Heng Yuan jika semua ini ada hubungannya dengan putra mahkota Qin Shi Huang yang saat ini masih bertahan di kota Banjiwen.


Gagalnya serangan kelompok Muro kekota Banjiwen hingga membuat kelompok bandit tersebut kehilangan anggotanya lebih dari setengah.


Dan terbunuhnya adik Titan oleh oleh Kosuke malam ini, semuanya bagi Heng Yuan sangat kebetulan dan terlihat mencurigakan.


Dia merasa scenario yang dibuat untuk menggagalkan rencananya sangat halus dan tak meninggalkan jejak apapun.


Sementara itu, Bai Cheung dan Liam tersenyum penuh kemenangan waktu berjalan pulang kepenginapan.


Rencana yang dijalankan hari ini berhasil dengan sangat memuaskan. Setelah melaporkan hasil tersebut kepada putra mahkota Qin Shi HUang keduanya segera kembali kedalam kamar masing - masing untuk beristirahat.


Bai CHeung yang baru masuk dan mendapati kamar dalam keadaan sepi segera melirik kearah ranjang.

__ADS_1


Disana dia melihat istrinya tertidur sangat pulas membuat Bai Cheung langsung bergerak untuk menghampiri.


Setelah melepas pakaian luar dan menyisakan pakaian tengah yang tipis, Bai Cheung segera berbaring disamping tubuh Fan Jianying.


Dia singkirkan beberapa helai rambut yang menutup wajah istrinya sambil menatap penuh cinta kearah Fan Jianying.


Sampai saat ini Bai Cheung masih tak menyangka jika dia akan jatuh cinta dan melalui semua hal sulit ini bersama dengan gadis yang selama ini sangat dia benci.


Bai Cheungpun mulai larut dalam lamunannya sambil memainkan jemarinya menelusuri lekuk wajah Fan Jianying dengan lembut.


Fan Jianying yang terganggu dengan gerakan tangan Bai Cheung seketika membuka matanya sambil berguman pelan “ Kapan datang ?...”.


“ Baru saja….”, ucap Bai Cheung tersenyum lembut dan kembali melanjutkan aktivitasnya.


Kali ini bukan hanya wajah, jemari Bai Cheung sudah bergerak turun ke leher jenjang Fan Jianying dan mulai merambah kemana – mana.


Membuat kantuk Fan Jianying langsung menghilang oleh kenakalan tangan suaminya itu. Melihat istrinya melotot, Bai Cheung dengan nakalnya beberapa kali mengecup bibir sang istri yang sudah menjadi candunya itu.


Fan Jianying yang hendak menegur sang suami kembali dibuat terkejut waktu Bai Cheung tiba – tiba menelusupkan kepalanya ke ceruk leher istrinya.


Jika sudah begini, Fan Jianying hanya bisa pasrah terdiam. Saat ini dia pikir mungkin suaminya tersebut sangat lelah hingga memberikan pelukan hangat untuknya.


“ Hmmmm….”\, suara ******* lolos begitu saja waktu leher Fan Jianying di h***p kuat oleh Bai Cheung.


Tanpa menunggu persetujuan sang istri Bai Cheung segera menerkam Fan Jianying dengan ganas.


Pangeran Wei Jie yang malam ini tak bisa tertidur berjalan – jalan di koridor penginapan hingga langkahnya terhenti saat indera pendengarannya sayup – sayup mendengar nyanyian ditengah malam.


Diapun mulai berjalan mendekati sumber suara hingga langkah kakinya tepat berhenti dikamar Fan Jianying.


Kedua tangan pangeran Wei Jie terkepal kuat menahan amarah yang mulai tumbuh dalam dirinya.


Meski dia tahu jika Fan Jainying melakukan penyatuan dengan suami sahnya, tapi api kecemburuan dalam diri pangeran Wei Jie tak kunjung padam hingga satu tepukan dipundak membuat atensinya teralihkan.


“ Ayo ikut aku….”, ucap Putra mahkota Qin Shi Huang dan langsung merangkul tubuh sang adik dan membawanya pergi dari depan kamar Fan Jianying tanpa menunggu persetujuan.


Sebenarnya hati putra mahkota Qin Shi Huang sama sakitnya dengan pangeran Wei Jie, hanya saja dia bisa menyikapi semuanya secara bijak dan lebih dewasa.

__ADS_1


Dibesarkan oleh Ratu Qinly yang penuh dengan aturan dan tak pernah menyayanginya membuat putra mahkota Qin Shi Huang sudah biasa menahan semua emosi yang ada dalam dirinya.


Dia sangat tahu bagaimana perasaan pangeran Wei Jie saat ini karena apa yang dirasakan oleh adiknya sekarang sama denganapa yang dia rasakan juga saat ini.


Meski begitu, mereka harus kembali sadar jika keduanya adalah kakak dari Fan Jianying. Terutama pangeran Wei Jie yang merupakan kakak kandungnya.


“ Mari minum agar pikiranmu bisa rileks sejenak. Besok masih banyak tugas yang harus segera kita selesaikan….”, ucap putra mahkota Qin Shi Huang sambil menuang arak kedalam gelas sang adik begitu keduanya sudah berada didalam kamar.


Pangeran Wei Jie langsung meneguk habis arak yang ada dalam gelas dalam satu kali tegukan dan kembali mengisinya hingga penuh.


Putra mahkota Qin Shi Huang membiarkan adiknya minum banyak malam ini supaya bisa melupakan kesedihan hatinya.


Sedangkan dia sendiri hanya menghabiskan beberapa gelas saja karena masih banyak hal penting besok yang harus ditanganinya.


Dia tak mau permasalahan hati ini menganggu kinerjanya dan membuat musuh kembali menyerang mereka ketika lengah.


Baginya, hanya dengan mencintai Fan Jianying secara sepihak itu sudah cukup. Sebagai seorang kakak, dia akan memberi kasih sayangnya melalui perhatian kepada sang adik.


Sementara itu, kedua pasangan suami istri yang baru saja menyelesaikan pergulatan panas malam ini sudah tertidur nyenyak sambil berpelukan.


Di kamp kota Bezie, Heng Yuan memutuskan untuk berpindah tempat malam ini juga karena dirasa jika tempatnya yang sekarang sudah diketahui musuh.


Dia mencari  tempat diperbatasan kota Banjiwen bersama dengan Muro dan anggotanya yang tersisa.


Kali ini hanya Muro yang masih setia bersama dengannya. Namun jika mengandalkan bandit tersebut, kekuatan mereka tak akan cukup digunakan untuk mengacau kota Banjiwen.


Jika dirinya meminta bantuan keluarga Ding, maka Ratu Qinly akan kembali mendengar berita buruk mengenai kegagalannya bahkan sebelum mereka mulai berperang.


“ Tidak…aku harus memikirkan cara lain. Lagipula, keluarga Ding saat ini sudah tak lagi memiliki kekuatan apapun untuk membantuku….”, batin Heng Yuan bermonolog.


Sementara itu, Kosuke segera membawa anak buahnya kembali kenegara gurun. Langkah tersebut dianggap sebagai tindakan yang tepat untuk saat ini.


Titan tidak akan berani menginjakkan kaki di negara gurun karena disini adalah wilayah kekuasaan Kosuke.


Sebagai jenderal muda yang cukup memiliki nama, tentunya seluruh pasukan King of Devil akan memusnahkan hole death begitu mereka menginjakkan kaki di negara gurun tersebut.


Meski hatinya sangat sedih karena kehilangan kekasih yang sangat dicintainya dengan tangannya sendiri, tapi Kosuke juga bukan orang bodoh yang siap untuk menyetorkan nyawa kepada Titan dengan tetap berada dinegara Huangshan.

__ADS_1


Kali ini dia akan melepaskan kesempatan yang diberikan oleh Ratu Qinly kepadanya dan lebih memilih berpuas diri dengan apa yang telah didapatkannya dari negara gurun tempatnya tumbuh dari kecil hingga dewasa seperti sekarang.


__ADS_2