CINTA Dan PENGKHIANATAN

CINTA Dan PENGKHIANATAN
HUTAN KEMATIAN


__ADS_3

Fan Jianying yang sedang emosi memacu kudanya dengan kecepatan tinggi. Dia ingin secepatnya meninggakan kamp militer agar tidak kembali melihat wajah suaminya yang menyebalkan.


" Kenapa dia selalu berprasangka buruk padaku....tidak bisakah dia melihat sedikitpun kebaikan dalam diriku...", guman Fan Jianying kesal.


Dia terus memacu kudanya kedepan dan hanya mengandalkan feelingnya untuk menuntunnya menuju hutan kematian.


Hira dan yang lainnya hanya bisa mengikuti pergerakan kuda Fan Jianying dari belakang karena jujur saja mereka juga tidak tahu pasti dimana lokasi hutan kematian berada.


Yang mereka tahu lokasinya ada di sekitar gunung Fujiwa dikota Fujian. Dan hanya orang – orang terpilih saja yang bisa masuk kedalamnya.


Jika tidak, maka dia hanya akan berputar – putar saja di sekitar gunung Fujiwa. Dan lebih parahnya lagi, orang yang nekat mencari keberadaannya hutan kematian tapi tidak bisa mendapatkan lokasinya kebanyakan akan meninggal di gunung Fujiwa karena tidak tahan dengan hawa dingin ekstrim yang ada disana.


Sementara itu, di kamp militer Bai Cheung masih terus gelisah memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini.


Bagaimana bisa istrinya memiliki hubungan yang dekat dengan putra mahkota Qin Shi Huang dan juga kaisar Huang.


Padahal menurut informasi yang didapatkannya, istrinya tersebut baru sekali masuk kedalam istana. Dan dalam kehidupan terdahulu istrinya itu sama sekali tidak memiliki hubungan yang baik dengan pihak istana, tapi kenapa sekarang berbeda.


“ Tidak mungkin kan dalam sekali pertemuan mereka bisa seakrab itu hingga pengawal bayangan dari kaisar Huang dan putra mahkota Qin Shi Huang sampai mengawalnya ke hutan kematian…”, batin Bai Cheung penuh tanda tanya.


“ Lalu…apa tujuannya dia masuk kedalam hutan kematian ?...apa waniyta jahat itu tidak tahu jika hanya orang - orang terpilih dan memiliki kemampuan kultivasi serta ilmu beladiri yang tinggi saja yang bisa masuk kesana.....”, Bai Cheung semakin pusing dengan pertanyaan yang terus saja muncul dikepalanya.


Pada awalmya Bai Cheung merasa jika Fan Jianying mengalami reikarnasi seperti dirinya yang mengulang kembali kehidupan yang ada.


Namun mengenai hutan kematian, hal tersebut tidak pernah ada dalam perjalanan hidupnya terdahulu. Bahkan istrinya tersebut sama sekali tidak pernah meninggalkan ibukota, tapi tadi dia sama sekali tak terganggu dengan cuaca ekstrim diwilayah perbatasan timur.


" Dia seperti orang asing, wanita jahat yang kukenal hanya selalu menomor satukan penampilannya. jadi dia tak mungkin mau berpanas - panasan, apalagi naik kuda...", batin Bai Cheung bermonolog.


Lamunan Bai Cheung buyar waktu Liam menepuk bahunya dan mengatakan jika jenderal besar Tian menunggunya di tenda untuk berdiskusi.


Heng Yuan yang baru saja tiba di kota Fushou terlihat tersenyum getir waktu mendapati kota dalam keadaan kosong dan hanya ada gulungan jerami terbang kesana kemari ditiup angin.


Meski dia sudah mendapatkan informasi jika semua warga Fushou telah menghentikan aktivitas mereka seminggu yang lalu.


Namun dirinya tak menyangka jika kota Fushou seperti kota mati sekarang. Heng Yuan mulai melajukan kudanya perlahan sambil mengamati keadaan kota yang malam nanti akan dia serang.

__ADS_1


“ Tuan, kota Fushou memang sudah seperti ini sejak seminggu belakangan. Apalagi pada siang hari yang terik. Kota ini seperti kota mati yang tak berpenghuni…”, ucap four menjelaskan.


“ Kenapa seven dan two masih belum terlihat. Apa ada kendala ?...”, tanya Heng Yuan curiga.


“ Saya rasa seven dan two sedang mempersiapkan semua kebutuhan untuk aksi malam ini…”, ucap four sambil menuntun tuan mudanya menuju markas mereka yang berada ditepi sungai kecil.


Meski four sama gelisahnya dengan tuan mudanya. Tapi melihat two atau seven tak mengirim sinyal apapun, dia menganggap jika keduanya sedang menjalankan misi lain sebelum kesini.


Sementara itu, two dan seven yang berada di gudang kosong terlihat semakin pucat karena dadanya terasa sangat  sakit sekali dan nafasnya semakin tersenggal – senggal.


Penawar racun yang mereka minum sama sekali tak berfungsi, membuat keduanya dalam kondisi sekarat saat ini.


Bahkan seven yang ahli membuat racun tak bisa mendeteksi racun apa yang sekarang menyebar cepat ditubuhnya itu.


Jika tak ditemukan, maka dalam tiga puluh menit kedepan bisa dipastikan jika keduanya akan merenggang nyawa ditempat sunyi tersebut.


Karena katak mutasi yang ada dalam mimpi Fan Jianying sangatlah ganas, maka dia juga membuat racun ganas untuk membunuhnya.


Maka dari itu semua orang diwajibkan menggunakan penutup seluruh tubuh dan masker agar jangan sampai racun tersebut terkena kulit.


Setelah beristiraha sebentar, Fan Jianying yang sudah menyiapkan kue buatannya segera memberikannya kepada Hira agar nantinya diberikan kepada jenderal besar Tian untuk di distribusikan kepada seluruh prajurit.


Dia juga memberikan bahan pangan mentah sebagai persediaan pangan selama musim dingin yang diperkirakan beberapa hari lagi melanda wilayah tersebut.


Sedangkan untuk Hira dan pasukan bayangan yang mengikutinya, Fan Jianying sudah menyiapkan makanan tersendiri.


“ Kalian boleh meninggalkanku disini dan kembali ke kamp untuk membantu mereka. Ini beberapa senjata yang bisa kalian gunakan disana. Ingat semua benda ini beracun jadi jangan sekali – kali memegangnya tanpa sarung tangan…”, ucap Fan Jianying penuh peringatan.


Mereka semua akhirnya pasrah meninggalkan Fan Jianying sendiri dan membantu kamp militer yang kemungkinan besar malam ini akan diserang.


Setelah semua orang sudah pergi, Fan Jianying yang hendak naik keatas kudanya dikejutkan oleh jalan setapak yang tiba – tibamuncuk dihadapannya.


Karena penasara, Fan Jianying pun mengikuti jalan setapak tersebut sambil menunggangi kudanya.


Dia terus mengikuti jalan itu hingga sampai didepan hutan yang sangat lebat dan gelap.

__ADS_1


Untung saja Fan Jianying sudah menetesi kedua matanya dengan obat sehingga dia bisa melihat semua yang ada dihadapannya meski sangat gelap.


Suara berbagai hewan menyambut kedatangan Fan Jianying disana. Karena ketakutan, kuda yang ditunggangi tersebut tak mau diajak masuk lebih dalam lagi sehingga terpaksa Fan Jianying harus turun dan jalan kaki untuk masuk kedalam hutan.


“ Pergilah !!!...kau bebas sekarang !!!...”ucap Fan Jainying sambil menepuk pantat kuda agar hewan tersebut dapat berlari dengan kencang.


Selanjutnya diapun mulai melangkah masuk, menembus kegelapan yang ada. Fan Jianying merasa jika pohon – pohon disini tumbuh tidak normal karena ukurannya sangat besar.


Hingga dirinya merasa memasuki tempat tinggal raksasa karena semua ukuran tumbuhan disini super besar dan lebat.


Bahkan satu daun yang ada bisa digunakan untuk alas tidurnya. Membuat Fan Jianying jadi bertanya – tanya dalam hati.


“ Apa benar aku sudah masuk kedaam hutan kematian ?...”, batin Fan Jianying binggung.


Setelah mendapatkan tempat yang strategis, Fan Jianyingpun segera duduk bersila untuk melakukan meditasi.


Baru saja Fan Jianying menutup mata, dia sudah bisa merasakan energy yang sangat besar disekitarnya.


Tak ragu lagi, diapun segera menyerap energy tersebut dan menampungnya. Sayup – sayup Fan Jianying mendengar ada suara memanggil namanya.


Dipun segera membuka mata dan menajamkan indera pendengarannya. Suara tersebut terus terdengar membuat jiwa ingin tahu dalam dirinya muncul.


Fan Jianying yang sudah bangun dari tempat duduknya segera mengikuti arah suara tersebut berasal.


Semakin jauh masuk kedalam hutan, suara tersebut semakin jelas hingga menghilang di balik air terjun yang ada dihadapannya.


“ Tunggu !!!...apa suara itu berasal dari gua dibalik air terjun ini ?....”, batin Fan Jianying menebak.


Karena feelingnya mengatakan demikian, diapun mulai berenang menerobos derasnya air terjun yang jatuh menimpah tubuhnya hingga dia sampai di daratan dibalik air terjun.


“ Sesuai prediksiku….”, guman Fan Jianying tersenyum lebar.


Diapun segera mengeksploitasi gua tersebut hingga dia menemukan tempat untuk bermeditasi ditengah – tengah gua.


Fan Jianyingpun segera duduk untuk melakukan meditasi dengan harapan dia dapat menemukan jawaban dari semua pertanyaannya disini.

__ADS_1


__ADS_2