
matahari sudah mulai bersinar lewat celah kamar jendela ku
" sayang . bangun . kamu gak kerja ?" tanya ku
" iya sayang . sebentar lagi " jawab rishi
aku pun langsung bergegas mandi dan membersihkan diri
setelah itu langsung mencoba membangunkan rishi kembali
saat akan membangunkan rishi . tiba tiba ada suara
"tok tok " suara ketukan pintu kamar
" iya mb um . masuk " kata ku sudah tahu kalau itu pasti mb umi
" mbk ini sarapanya ya mb sama susunya " kata mb umi
" iya mbk . makash ya mbk . oh ya mb . apakah mbk inah sudah datang ?" kataku
" sama sama mbk vio . mbk inah siapa mbk vio ? apa saya mau di pecat mbk ? " tanya mbk umi dengan penasaran
" aduh mbk umi . lucu deh kamu mbk haha . kan kemaren aku udah bilang sama mbk umi . mbk inah itu ART dirumah ibuku mbk umi . yang akam membantu mbk umi untuk belanja ke pasar nanti . buat beli keperluan acara 4 bulanan ku mb " ucapku sambil ketawa kecil dan gemes melihat mbk umi yang sangat polos sekali
" maaf mb vio . saya lupa " kata mbk umi sambil bergegas meninggalkan kamarku
dan setelah aku letakkan di meja . misi ku segera mulai yaitu membangunkan rishi
" pagi sayanggggggg " kataku sambil ku cubit hidungnya
" aduuuhhhh duhhh , sakit sayang " sambil merengek dan hidungnya mulai merah
" sakit ya mas ? makanya bangun "! ucapku sambil mencubitnya
" oh sudah berani sekarang " kata rishi sambil senyum jahat
" haha tadi yang pengen anak kita sayang . bukan aku " ucapku sambil ngeles dan ketawa
" oh gitu " kata rishi yang sudah bangun dan meggelitiku sampai hampir nangis
" haha udah saayang . ampun sayang "! kataku sambil mengangkat jari 2 tanda damai ( ✌ )
setelah rishi melepaskan glitikanya ke badanku
dia segera bergegas mandi dan ganti baju
beberapa menit kemudian dia rapi rapi rambut dan segalanya
" kamu gak makan sayang ?" kata rishi sambil didepan cermin
" aku nungguin kamu yang " kataku
__ADS_1
" gak usah nungguin aku sayang . nanti kan aku juga sarapan dibawah yang " jawab rishi sambil menghampiriku
" iya mas . nanti aja ya " kataku
" apa perlu aku suapin sayang ?" kata rishi yang duduk di depanku
" boleh mas . haha " kataku sambil bercanda
" ehh enak sekali kamu haha " jawab rishi sambil mencubit hidungku dan tidak lupa
dia selalu menyosor morning kiss ke pada ku
" tu kan . " kataku cemburu
" kenapa gak mau . hah ? " kata rishi dengan senyum nakal malah menambahi ciuman tersebut
aku pun tidak bisa bernafas . karna rishu menciumku sangat lama
sampai aku pukuli punggung nya . tapi masih tidak terasa di badanya
beberapa menit kemudian baru ia lepaskan
" kok gitu sih mas " jawabku sambil ngambek
" kenapa sayang ? mau lagi ?" tanya rishi sambil tertawa jahat
" enggakk " kataku sambil teriak
"yaudah sana sarapan dulu . aku juga mau sarapan . " suruh rishi sambil merusak rambutku dan berjalan menuju keluar
" mas rishi apa kabar ?" tanya mb inah
" oalah mbk inah . alhamdulilah mbk . kabar baik mbk . sejak kapan mbk ?" tanya balik ke mbk inah
" dari tadi mas rishi . 30 menitan mungkin "! kata mb inah
" sendiri mbk ? gak sama ibuk ? " tanya ku lagi
"enggak mas . saya sendiri . ibuk mungkin nanti malam kesini mas " kata mbk inah sambil membantu mbk umi
" yaudah mbk . saya sarapan dulu " kata rishi
" iya mas . silahkan " kata mbk inah
rishi pun menyantap sarapan yang sudah dibikin sama mbk umi dan tidak lupa segelas susu hangat yang memang sudah menjadi tradisi ku . sebelum ada mbk umi disini
beberapa menit kemudian . rishi selesai sarapan dan langsung menuju kamar
dan menemui viola
" sayang . aku pergi dulu ya " kata rishi
__ADS_1
" sudah sarapan mas ? " tanya viola
" sudah sayang . yaudah kamu hati hati ya . inget kalau ada apa apa hubungi aku sayang " kata rishi sambil mencium kening dan bibir
" siap sayang . kamu juga hati hati ya . jaga hati dan pikiran " kataku sambil mencium tangan dan kening
" iya sayangku . oh ya yang . mb inah udah sampai dari tadi " kata rishi sambil pergi meninggalkan kamar dan pergi menuju kantor
setelah mbk umi dan mbk inah membersihkan meja makan . mbk umi dan mb inah segera sarapan pagi
." mbk umi . mbk vio kemana ? kenapa tidak sarapan bareng ?" tanya mb inah
" mbk vio kemren habis ngeflek lagi mbk . mungkin karna kecapekan kemren harus mengurus acara 4 bulanan nya sendiri . dan harus bedrest di kamar selama kandunganya 4 bulan lebih mbk . jadi kalau mau sarapan . biasaya saya yang anter ke kamarnya mb " jelas mbk umi pada mb inah
" ya allah kasihan banget mbk vio . semoga kandunganya tidak apa apa ya mbk " kata mb inah
" iya mbk amin. yaudah mbk . ayo sarapan dulu . biar kuat saat belanja nanti " kata mbk umi sambil ketawa
" baik mb " sahut mb inah
beberapa menit kemudian . mbk umi dan mbk inah selesai sarapan . mbk umi melihat viola yang sedang berjalan menuju dapur
" mbk viola . butuh apa ? kenapa harus turun kamar mbk " tanya mb umi sambil panik
" enggak mbk . aku mau bawa piring ini ke cucian mb " kata viola
" panggil mbk umi kan bisa mbk " kata mbak umi sambil menghampiri ku dan mengambil piring yang aku bawa
"oh ya mbk . mb inah mana ?" kataku
" lagi di toilet mbk " kata mbk umi
" nanti mbk umi sama mbk inah saya tunggu di ruang tengah ya mbk " kataku
" baik mbk " kata mbk umi
aku pun bergegas pergi meninggalkan dapur dan menuju ruang tengah dan menikmati sinetron ala ala televisi indonesia .
beberpa menit kemudian mereka datang
" mbk vio ? " kata mb inah
" mbk inah . apa kabar ? naik apa kesini mbk ?" tanyaku
" sendiri mbk viola . tadi naik angkutan . alhamdulilah baik mb " kata mbk inah
" alhamdulilah . oh ya mbk . ini daftar yang harus di beli di pasar ya mbk . dan ini uangnya . misal buah nya ada yang kurang kalau menurut mbk umi sama mbk inah . beli aja gak papa mbk . jangan lupa asam jawa dan gula jawanya ya mbk . nanti pulangnya naik grabcar aja mbk . biar enak . gak keberatan bawanya " kataku sambil memberikan catatan dan uang
"iya mbk vio . tapi kalau grab car kemahalan mbk . mending saya naik becak aja mbk " kata mb umi
" iya mbk vio . paling paling cuma 20 ribu aja mbk . udah dapet becak 2 " celoteh mbak inah
__ADS_1
" yaudah mbk . terserah kalian aja yang terpenting . semua keperluanya di penuhi ya mbk . dan inget kalau uangnya kurang bilang aja . jangan sampai makek uang kalian ya mbk " ucapku pada mb inah dan mbk umi
" baik mbk " kata mbk umi dan mbk inah sambil meninggalkan ruang tengah dan persiap siap menuju pasar untuk membeli kepeluan .