
saat menjelang magrib . aku meletakkan tecpeck itu di meja kamar . supaya rishi membuka dan tanpa aku beritahu terlebih dahulu . ( itu ekspetasiku )
beberapa menit kemudian . rishi datang dan dia pun langsung pergi kekamar dan langsung memainkan game online nya .
ketika aku melihat nya . hatiku terasa sangat sakit . "ya Allah bukan seperti ini yang aku harapakan dari suamiku . bukan perlakuan ini yanh aku mau dari rishi "batinku sambil menangis menuju kamar mandi
dan rishipun tidak mengatakan apa apa padaku
"mas . antar aku ke bidan sebentar . aku gak enak badan" ucapku pada rishi sambil mengambil dompet dan techpeck
" iya ayo " jawab rishi singkat
setelah itu kita melaju ke bidan desa di daerahku . bu bidan ina . tapi aku selalu memanggilnya mbk ina . sesampainya disana aku masuk duluan dan rishi menungguku di luar . karna aku juga gak mau rishi tahu kalau aku hamil.anaknya
"mbak . aku sudah telat 7 hari dan tadi aku techpeck aku positif mbk " ucapku dengan mbk ina
" alhamdulilah nduk . bagus nduk . mana suamimu ? suruh dia masuk nduk ? ajak mbk ina
" gak usah mbk . biar dia di luar aja mbk . " ngelesku pada mbk ina
" e ya ndak bisa nduk . kan namanya ini anak berdua nduk " paksa mbk ina
" iya mbk sebentar " ucapku sambil.memanggil rishi yang sedang berada diluar . setelah aku panggil dia segera masuk ke ruangan tersebut bersama ku
" mas . ini istrimu sedang mengandung anakmu. selamat ya mas " kata mbk ina dengan memberi tahu rishi
dan rishi pun hanya melihatku
mbak ina pun mulai memeriksaku dan akhirnya selesai . kita pun selesai dan langsung menuju rumah .
" emang kamu hamil ?" kata rishi sesampai di kamar
mendengar pertanyaan rishi . aku langsung sedih . " ya allah . bukan ini yang aku mau . bukan dia mengucapkan selamat atau bahkan setidaknya dia bilang terimakasih atau setidaknya dia respect pada ku . tapi malah ini yang dia katakan " gumamku dalam hati dengan air mata yang hampir menetes
" iya mas " ucapku malas
" mas . seandainya kamu menikah dengan rani pasti kamu lebih senang mendengarkan itu daripada aku yang memang mengandung anakmu mas " lirihku dalam hati
beberapa saat kemudian saat aku tidur . tiba tiba rishi menciumku dan mengelus kepala ku . seketika aku pun bangun dan melihat dia
"sebentar lagi aku jadi bapak . makasih yang " ucap rishi padaku
" kenapa terlambat mas ? bukan ini yang aku mau "'! gumamku dalam hati
__ADS_1
dan aku pun tidur lagi tanpa menjawab perkataan rishi
pagi hari ternyata matahari sudah nampak dan aku melihat rishi masih terlelap.tidur
karna hari ini dia cuti . awal awal.hamil aku merasa biasa . tanpa entah kenapa saat beberapa minggu kemudian aku merasa mual mual hebat bahkan aku mengalami flek pada kehamilan ku yang mengharuskan aku untuk bedrest selama 4 bulan
selama 4 bulan itu aku hanya bisa terbaring di kamar mandi tanpa melakukan aktivitas apapun . hanya mandi . sholat dan BAB saja aku turun dari ranjang
ketika aku bangun . rishi mulai terbangun juga
" mau kemana kamu ?" ucap rishi yang membuatku terkejut
" mau masak sarapan buat kamu mas " ucapku pada rishi
" tidak usah . aku akan belikan kamu makanan . kamu tidak perlu masak . istirahat lah yang cukup . biar anak.kita sehat sayang " sambil mengecup bibir dan keningku
" iya mas . makasih mas " ucapku padanya
rishi pun langsung bergegas mandi dan membeli beberapa makanan buat ku .
beberapa menit kemudian dia kembali dengan beberapa bungkusan di tanganya
" sayang makan dulu " ucapnya padaku
dan rishi pun mulai menyuapiku dengan telaten dan tidak lupa membuatkanku susu hamil
"semoga rishi berubah dan akan tetap seperti ini padaku " gumamku dalam hati
setelah selesai sarapan pagi . aku dan rishi menonton film bersama di kamar dan akhirnya aku pun tertidur
saat aku tertidur . rishi ternyata melakukan pekerjaan rumah tangga yang biasa aku kerjakan .
"vio . bangun sayang . ayo sholat dzuhur dulu ?" ajak rishi sambil membangunku
" iya mas . "kata ku dengan nada agak malas
" aku tinggal dulu ya sayang . aku mau ke mushola dulu " kata rishi sambil melangkah menuju pintu
"iya mas " kataku sambil menuju kamar mandi untuk berwudhu dan sholat
setelah beberapa menit kemudian . rishi belum datang datang juga
bahkan hampir setengah jam
__ADS_1
"apa iya . sholat selama itu rishi?" ucapku dalam hati
tiba tiba rishi datang
" lama sekali mas " kataku
"maaf sayang . tadi aku beliin makanan dulu buat kita " ucap rishi
" maaf ya mas . belum bisa melayanimu dengan baik mas " ucapku pada rishi
" iya sayang . tidak apa apa . memang kan harus bedrest kamu sayang . yaudah makan dulu saja yang " jawab rishi sambil mencium keningku
aku dan rishipun mulai makan siang sambil menonton salah satu acara televisi . setelah makan siang . rishi bergegas untuk tidur siang . karna dia merasa capek seharian harus mengurusi ku dan mengerjakan pekerjaan rumah
"terimakasih suamiku " batinku dalam.hati sambil melihat wajah rishi dan mencium keningnya .
saat sore menjelang aku membangunkan rishi dan menyuruhnya untuk segera mandi dan sholat
" sayang . bangun sudah sore " ucapku pada rishi
" hoammm . iya sayang " jawab rishi sambil menguap karna mungkin masih mengantuk
beberapa menit kemudian rishi mulai bergegas untuk mandi dan sholat . tidak lupa dia juga mengerjakan pekerjaan rumah yang biasa aku lakukan . tanpa aku meyuruhnya
setelah selesai adzan magrib pun sudah berkumandang dan rishi berpamitan untuk pergi ke musola terdekat dari rumah
beberapa menit kemudian rishi pun pulang dari musola dan menuju rumah
" assalamualaikum sayang " ucap rishi sambil membuka pintu rumah
" waalaikumsalam mas" . ucapku sambil tiduran dikamar karna habis selesai sholat juga .
" yang aku mau keluar dulu ya . mau beli makanan juga sekalian aku juga mau belanja bulanan . aku pengen ngajak kamu . kasihan kamunya . dirumah terus pasti suntuk kan yang " ucap rishi sambil mencium keningku
"iya mas . gak papa . pergi saja mas. aku juga tidak apa apa dirumaha mas . jangan pulang malem malem ya mas . aku takut kalau sendirian dirumah mas " jawabku pada rishi
" iya sayang . aku pasti segera pulang jika semua udah ku beli sayang . oh ya sayang . data nya untuk belanja bulanan , bulan kemaren kemana sayang ? sini biar aku bawa yang "! ucap rishi padaku
" ada di laci kamar mas . kalau sudah selesai langsung pulang ya mas . jangan terlalu lamaa ngobrol sama temenmu kalau ketemu disana " kataku lagi dengan menyuruh rishi supaya pulang tepat waktu
" iya iya sayang . siap
yaudah aku berangkat dulu ya . kamu hati hati dirumah " pamit rishi sambil mencium keningku dan bibirku
__ADS_1