CINTA Dan PENGKHIANATAN

CINTA Dan PENGKHIANATAN
MUNCULNYA PASUKAN MUANBAI


__ADS_3

Ratu Qinly yang mendapat kabar jika kondisi kaisar Huang semakin tidak sehat dan lemah terlihat sangat senang hingga senyum lebar selalu menghiasi wajahnya.


Ditambah lagi, dia juga mendapatkan berita jika kondisi putra mahkota Qin Shi Huang juga sama seperti suaminya, dalam kondisi lemah tak berdaya.


Membuat wanita nomor satu dinegara Huangshan tersebut merasa sangat bahagia. Akhirnya tiba juga hari yang telah lama dia nanti – nantikan selama ini.


Tidak ingin membuang kesempatan yang ada, Ratu Qinly pun segera memerintahkan Heng Yuan untuk melakukan penyerangan ke ibukota dalam dua hari kedepan.


“ Ini adalah waktu yang tepat untuk bergerak….”, guman Ratu Qinly tersenyum licik.


Dua pilar kekuatan kekaisaran Huangshan saat ini sedang tergolek lemas tak berdaya diatas ranjangnya.


Tentu suatu hal yang sangat langkah dan tidak tahu kapan akan dia temui lagi dalam kehidupannya ini.


Meski ada Fan Jianying dalam istana, tapi dengan perutnya yang semakin membesar dia sangat yakin jika hal tersebut bisa mempengaruhi pergerakannya hingga tidak akan menjadi penghalang untuknya.


Pangeran Song Yu yang mendengar instruksi sang ibunda pun segera bergerak dengan cepat untuk memulai rencananya.


Mental rakyat yang akan dia serang terlebih dahulu dengan membiarkan pasukan iblis kegelapan mencari mangsa di perbatasan ibukota.


Tentunya hal itu bisa dijadikan oleh pangeran Song Yu sebagai pembuka jalan sebelum mereka masuk dan mulai menyerang kedalam istana.


Dafu yang ditugaskan untuk mengintai pergerakan Ratu Qinly segera menghilang setelah mendengar kabar tersebut.


Diapun langsung memberitahu Fan Jianying yang saat ini terlihat sedang beristirahat di teras untuk memulihkan kondisi tubuhnya setelah berhasil mengeluarkan kristal kehidupan.


Setelah mendengar kabar tersebut, Fan Jianyingpun segera menulis sebuah surat yang akan diberikan kepada kedua kakaknya dan tabib Shilin agar mereka segera bersiap.


Bai Cheung yang mendengar kabar tersebut juga mulai menyiapkan diri dengan pasukan rahasia milik keluarga Bai yang berhasil dibangkitkan begitu pedang milik leluhurnya tersebut berhasil diaktifkan.


Pasukan rahasia milik Bai Cheung ini juga bukan manusia seutuhnya, jadi mereka cocok dipergunakan untuk menghadapi pasukan iblis kegelapan yang dibawa oleh Heng Yuan.


Kaisar Huang dan putra mahkota Qin Shi Huang yang telah mendapatkan pil pemulih energy level tinggi dari Fan Jianying mengalami pemulihan tubuh dengan cepat dan signifikan.


Dan diperkirakan dalam waktu dua hari, kondisi keduanya sudah berada dalam mode siap untuk menghadapi pertempuran.


Meski kekuatan yang dimiliki Kaisar Huang sudah tak sehebat dulu, namun berkat kristal kehidupan yang sudah keluar dari dalam tubuh Fan Jianying setidaknya kekuatan asli yang dimiliki oleh kaisar Huang masih ada.

__ADS_1


Hal itu sudah cukup dia gunakan untuk menghadapi serangan dari pasukan milik kerajaan Foresty dan tentara Yuyin milik mendiang ratu Shua yang sebagian telah diambil alih oleh Ratu Qinly.


Bai Cheung yang baru saja tiba di Meigui Palace langsung mencari keberadaan istrinya setelah menyelesaikan semua tugas didalam istana.


Melihat istrinya melamun sambil menatap lurus kearah sungai buatan yang ada dihadapannya, dengan langkah perlahan Bai Cheung mulai berjalan mendekat.


“ Istriku, bagaimana kondisi tubuhmu hari ini ?....”, tanya Bai Cheung sambil memeluk tubuh istrinya dari belekang dengan mesra.


“ Sudah lebih baik.....”, ucap Fan Jianying sambil tersenyum lembut.


Kemudian Fan Jianying kembali menatap jauh kedepan, seolah ada beban berat yang saat ini sedang menganggu pikirannya.


“ Malam ini, kirim pasukanmu ke perbatasan karena pasukan iblis kegelapan akan mulai beraksi….”, ucap Fan Jianying sambil mengusap lembut lengan sang suami yang melingkar diperutnya.


Begitu mengetahui jika pasukan rahasia yang berhasil dibangkitkan oleh suaminya serupa dengan pasukan iblis kegelapan maka diapun memiliki ide untuk membuat keduanya berhadapan secara langsung untuk menguji kemampuan yang ada.


“ Istri tenang saja. Suamimu ini akan mengurus semuanya dengan sangat baik….”, bisik Bai Cheung tepat ditelinga istrinya.


Tentu saja tindakan nakal Bai Cheung ini membuat tubuh Fan Jianying meremang. Seketika semburat merah menghiasai wajahnya yang seputih salju.


Melihat wajah istrinya memerah, Bai Cheung terkekeh. Dia sama sekali tak menyangka akan sering melihat hal tersebut selama istrinya hamil, hal yang hampir tak pernah dia bayangkan sebelumnya.


“ Jadi kalau sudah malam tiba....tidak apa – apa ya….”, ucap Bai Cheung menggoda.


Melihat istrinya kesal dan mulai memukulnya, Bai Cheung hanya bisa terkekeh bahagia. Hal remeh yang semakin hari semakin mendekatkan keduanya.


“ Sebaiknya suami segera berdiskusi dengan kakak. Aku akan menjenguk ayahanda dikediamanannya…..”, ucap Fan Jianying dengan raut wajah kesal.


“ Dan berikan ini. Olesi pedang pasukanmu dengan cairan mengandung mantra ini agar pasukan iblis kegelapan bisa binasa. Tapi ingat, jangat sampai cairan tersebut terkena pasukanmu jika tak ingin terbakar habis….”, Fan Jianying memberikan sebotol besar cairan berwarna hitam pekat tersebut kepada suaminya sebelum pergi.


Setelah kepergian sang istri, Bai Cheung pun segera melangkahkan kakinya menuju Heluo Palace untuk menemui kakak iparnya, pangeran Wei Jie untuk berdiskusi.


Malam semakin larut, banyak warga yang sudah terlelap menuju alam mimpi. Namun, untuk sebagian warga yang masih terjaga merasa jika malam ini berbeda dari malam – malam sebelumnya.


Selain udara terasa lebih dingin daripada biasanya, suara hewan malam pun sama sekali tak terdengar.


Seakan – akan ada mahluk yang begitu mengerikan hingga mereka tak berani bergerak dan bersuara.

__ADS_1


Digelapnya malam, tampak banyak bayangan terbang kesana kemari mencari mangsa. Tanpa mereka sadari ada banyak pasang mata sedang mengawasi setiap gerak – gerik yang mereka lakukan.


Muanbai, nama pasukan rahasia milik keluarga Bai tersebut sudah tersebar dibeberapa tempat di sekitar perbatasan ibukota.


Meski mereka tampak sama namun ada tanda di dada yang membedakan mereka dengan pasukan iblis kegelapan yang kadang tanda tersebut tidak terlalu terlihat jika tidak jeli.


Pasukan iblis kegelapan cukup senang akhirnya dibiarkan secara bebas untuk memangsa manusia karena jujur saja mereka sudah sangat bosan jika harus mengkonsumsi rumput darah setiap hari.


Maka dari itu, mereka dengan brutalnya memangsa setiap orang yang berhasil mereka temui di sekitar lereng.


Namun langkah mereka terhenti begitu mereka  berada diatas lereng karena dihadang oleh segerombolan pasukan yang berpenampakan mirip dengan mereka dan langsung menyerang secara membabi buta dengan pedang yang bisa membakar habis tubuh pasukan iblis kegelapan yang ada dihadapanya tanpa berkata apapun.


“ Siapa mereka ?....”, itulah pertanyaan yang ada dalam benak pasukan iblis kegelapan yang berhasil kabur dan sembunyi dari serangan tersebut dengan ketakutan.


Melihat banyak rekannya telah musnah dan menjadi abu, pasukan iblis kegelapanpun mulai bergerak mundur dan melaporkan semuanya kepada Heian.


Heian terlihat sangat murka waktu mendengar kabar jika ada pasukan yang  bisa memusnahkan pasukan iblis kegelapan miliknya.


" Brengsek !!!...siapa mereka berani sekali menganggu rencanaku !!!!.....",teriak Heian murka.


" Kalian...kalian....kalian...ikut aku !!!....yang lainnya diam disini tunggu kabar....", perintah Heian tajam.


Heian ingin melihat sendiri sebarapa kekuatan orang tersebut hingga berhasil membinasakan seperempat pasukannya dalam sekejap.


Setelah kepergian Heian, smeua orang terdiam dan berpikir keras. Tiba - tiba Cheng Lu tersenyum sinis waktu dia menyadari jika ada kekuatan yang lama menghilang telah bangkit kembali.


“ Akhirnya pasukan Mumbai muncul kembali….”, guman Cheng Lu tersenyum getir.


Dia sama sekali tak menyangka jika menantu kaisar Huang adalah pewaris kekuatan keluarga Bai yang sempat hilang beberapa generasi tersebut.


Dan mengenai bagaimana pasukan tersebut bisa menghabisi pasukan iblis kegelapan dengan sangat mudah, hal ini tentunya tak lepas dari campur tangan Fan Jianying.


Meski pasukan Muanbai terkenal hebat dan kuat. Tapi siapaun juga tahu jika pasukan iblis kegelapan tak bisa mati meski seluruh kekuatan dalam tubuhnya hilang dan melemah pada saat pertempuran hingga keberadaannya bisa ada hingga saat ini.


Dan sekarang, hampir sepetrempat pasukan iblis kegelapan bisa dimusnahkan dengan mudah oleh pasukan Muanbai.


Pasukan Muanbai tidak bisa mereka habisi karena bukan  manusia seutuhya, sama seperti pasukan iblis kegelapan.

__ADS_1


Namun sekarang mereka bisa menghabisi pasukan iblis kegelapan dengan mudah tenunya itu bukan merupakan kabar bagus untuk rencana mereka karena sekarang mereka memiliki lawan yang tangguh.


“ Ternyata gadis kecil itu lebih licik dari yang kukira….”, batin Cheng Lu sinis.


__ADS_2