CINTA Dan PENGKHIANATAN

CINTA Dan PENGKHIANATAN
Bab 46. Bahagia


__ADS_3

Selama hampir dua Minggu, bayi Vera berada dalam inkubator. Vera dan Damian, menunggu dengan sabar Samapi diputuskan bayinya bisa dibawa pulang. Kini saatnya bayi kecil itu berada dalam pelukan keluarganya. Bayi kecil yang di beri nama, Raditya Wicaksana itu akhirnya bisa dibawa pulang.


Vera dan Damian kembali mengadakan acara syukuran yang dihadiri anak-anak panti asuhan dan saudara keluarga kedua pihak. Ternyata acara ini menjadi acara paling berkesan dalam hidup Vera.


Sang kakak datang dengan membawa calon istri dan yang lebih penting lagi, kakaknya Vera memutuskan pindah tugas ke daerah yang dekat dengan orangtua mereka. Sehingga dia bisa merawat ayah dan ibunya. Hal ini membuat Vera merasa sangat senang.


Mbak Dewi juga datang bersama Abian dan juga ayahnya. Mabuk Dewi dan suaminya memutuskan untuk rujuk kembali setelah mereka menyadari bahwa mereka masih saling mencintai.


Abian terlihat sangat bahagia dan tidak lagi menggoda Vera seperti dulu. Karena kini dia lebih dekat dan manja dengan ayah dan ibunya. Kebahagiaan Vera berlipat ganda dengan keberadaan orang-orang yang dicintainya.


Kabar baik juga datang dari Siya dan Doni. Mereka akan segera menikah dalam waktu dekat ini. Mereka tidak ingin berlama-lama bertunangan. Usia juga sudah tidak muda lagi.


Acara ini menjadi ajang berkumpulnya seluruh anggota keluarga dan kerabat dekat serta teman dan sahabat mereka. Kebahagiaan tampak terpancar dari wajah-wajah yang datang di acara ini.

__ADS_1


Disaat seperti inilah, Bu Farida teringat pada suaminya yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena sakit. Seandainya masih ada, pasti suaminya akan sangat bahagia melihat kebahagiaan Anka dan cucunya.


"Ibu, kenapa ibu menangis, padahal tadi Dewi lihat ibu tersenyum dan tertawa?" tanya Dewi sambil duduk disamping ibunya.


"Ibu teringat ayahmu," jawab Bu Farida singkat.


"Ibu, Dewi tidak melarang ibu mengingat almarhum ayah, tetapi alangkah baiknya, jangan perlihatkan dihadapan Vera dan Damian. Takutnya, mereka juga akan ikut sedih melihat ibu menangis. Mari tunjukkan kalau kita juga bahagia dengan keluarga kecil mereka," ucap Dewi mencoba mengingatkan ibunya.


"Kamu benar, Dewi. Ayo kita keluar dan bergabung bersama yang lain," ajak Bu Farida ambil mengusap airmatanya.


Vera dan Damian memberikan kesempatan pada Mami-nya dan orangtua Vera untuk menggendong Raditya secara bergantian. Karena Vera menyadari, hal yang paling ditunggu-tunggu oleh mereka adalah memiliki seorang cucu dari pernikahan anak-anak mereka selain kebahagiaan dalam sebuah pernikahan.


Selesai acara, satu persatu mereka kembali ke rumah mereka masing-masing. Yang tinggal hanya keluarga Vera yang akan menginap satu malam di rumah Damian dan Vera yang baru.

__ADS_1


Saat mereka berkumpul, pak Anto membicarakan masalah Rendra. Karena kemarin orangtua Rendra datang pada mereka dan meminta maaf atas kelakuan Rendra dahulu. Mereka juga ingin meminta maaf pada Vera atas semua ucapan buruk yang pernah mereka ucapkan pada Vera.


"Vera, ayah rasa, kamu tidak perlu menemui mereka. Ayah dan ibu, tidak ingin kamu membuka luka lama," ucap ayahnya.


"Ayah, saat melihat kondisi mas Rendra yang seperti itu, Vera merasa sedih. Bagaimanapun juga, dia pernah memberi Vera kebahagiaan. Meskipun semua itu telah sirna juga karen dirinya. Damian, izinkan aku memaafkan mereka," ucap Vera semakin dewasa.


"Vera, kamu tidak perlu meminta izin padaku untuk memaafkan dia. Semua itu hak pribadi kamu. Aku percaya padamu, seperti kamu juga percaya padaku," jawab Damian sambil menatap Vera.


"Terima kasih. Besok antar Vera menemui Renda dan keluarganya. Vera ingin, tidak akan ada beban lagi dalam hidup Vera dan juga mereka," ucap Vera sambil menarik napas panjang.


"Anak ayah sudah banyak berubah, semakin dewasa. Dendam tidak akan membuat hidup tenang. Apa yang kita tanam, itu yang akan kita tuai. Itu sudah hukum alam," ucap pak Anto bijak.


Semua orang bisa bernapas lega dan menjalani hidup tanpa dendam dan kebencian. Semoga hidup mereka akan diangkat derajatnya oleh Allah menjadi orang-orang yang beruntung.

__ADS_1


Sekian


__ADS_2