
.
.
.
Anna tiba di Restaurant, didepan Restaurant itu ada Hotel dan Ia yakin disana tempat tinggal Mia ketika baru tiba dari bandara.
kedatangan Anna menjadi pusat perhatian, ini pertama kalinya Anna berpakaian sangat modis dan terlihat sangat seksi, beberapa pelayan yang bekerja di Restaurant itu bertanya-tanya dari manakah artis cantik itu berasal? mereka mengira Anna adalah artis, model atau selebriti.
"permisi? ". sapa Anna melepas kaca matanya membuat pelayan yang ditatap tidak berani bernafas saking cantiknya wanita bermata biru didepannya.
"i.. iya Nona". sahut pelayan lainnya.
Anna tersenyum manis, "dimana tamu bernama Mia? saya temannya".
"Ah..? Nona Anna? ". tebak pelayan yang ditanya Anna tadi.
Anna melihat ke Pelayan itu, "benar sekali Aku Anna, dimana dia ya? ". tanya Anna.
"mari kami antar Nona! ".
Anna pun di antar ke sebuah Ruangan VIP yang disewa oleh sepupu Anna, pintu dibuka dan Anna mengucapkan terimakasih pada Pelayan itu.
"oh ya? ini tips untukmu! ". Anna mengeluarkan beberapa lembar uang besar dan diberikan pada Pelayan itu.
Pelayan itu menerimanya dengan senang hati, Anna melambai anggun hingga pelayan itu tersenyum menundukkan kepalanya lalu Anna memasuki Ruangan itu.
sepasang kekasih menoleh ke arah Anna, Mia membelalak melihat wanita berpakaian modis itu bahkan Ia menoleh ke Pacarnya yang terlihat terpukau dengan kecantikan wanita yang masuk ke Ruangan nya.
"siapa kau? ". tanya Mia berdiri dari duduknya.
"loh..? bukannya kamu yang memintaku untuk datang sepupu? apa aku balik saja? ". tanya Anna dengan pose seksinya.
Mia melebarkan matanya, "Anna? kamu Anna? ". tanya Mia melihat penampilan Anna dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Anna memutar bola matanya dengan malas, "cepatlah Mia..! maumu apa? aku harus kembali, oh ya? siapa dia? adikmu?". tanya Anna melihat pria disamping Mia.
Pria itu menebarkan senyumnya, Anna merupakan tipe idealnya.
"adik? dia kekasihku! ". jawab Mia memeluk Pria disampingnya dengan posesif.
"ohh..! kamu suka berondong ya? berapa usiamu adik? ". tanya Anna.
__ADS_1
"23 tahun kakak cantik". jawab kekasih Mia.
Mia menangkup wajah kekasihnya, "kenapa kamu memanggilnya Kakak cantik? aku kakak cantikmu Brian".
Brian tersenyum lebar, "tapi kakak itu juga cantik Kak, dia sangat menawan".
"kamu menyukai anak labil Mia? kenapa kamu mau menemuiku? ". tanya Anna berjalan mendekati Mia lalu duduk di hadapan Brian yang berbinar menatapnya seperti sang idola saja.
Mia menatap tajam ke arah Anna, "apa maksudmu datang berpenampilan seperti ini hah?".
"aku?? aku memang berpenampilan seperti ini, apa aku tidak memberitaumu aku sudah menikah? maaf ya aku tidak mengundangmu". Anna tersenyum melihat kakinya dengan anggun.
Mia terkejut mendengarnya, "kamu sudah menikah Anna? kok bisa? siapa suamimu?".
"itu sebabnya sering-seringlah melihat berita Indonesia Mia". jawab Anna.
"aku cukup terkenal". sambung Anna lagi.
"ayo katakan maumu apa? ". tanya Anna mengeluarkan ponselnya dan memainkannya didepan Mia.
"waah.. itu ponsel kakak? ". tanya Brian.
Anna melihat ke arah Brian, "ini? kenapa? bukankah Mia juga bisa membelinya untukmu? apa dia tidak membelikanmu barang mewah?".
Mia mengepalkan tangannya, Brian menoleh ke Mia yang tidak membelinya barang-barang semewah itu juga, kalaupun Iya hanya membeli barang dengan harga level menengah.
"oh..! jadi mau minta uang pesta?". tebak Anna mengangguk-ngangguk.
Mia memejamkan matanya menarik nafas dalam-dalam lalu membuka matanya dan berubah manis, ia menjauhkan pikiran lainnya saat ini sebab tujuannya hanya ingin minta uang pada Anna.
"Anna kamu sangat baik Anna, bisakah kamu memberiku uang? beri aku uang 5 M saja, aku mau mengadakan pesta pernikahan paling megah di Singapura". pinta Mia dengan lembut dan memelas.
Anna tersenyum, "5 M?".
"iya 5 M saja, hanya 5 M saja". jawan Mia berbinar berharap Anna memenuhi keinginannya.
"tapi uangku sudah habis beli mobilku yang harganya 3 M dan perhiasan serta penampilanku...sudah lebih Mia, aku mungkin tidak bisa memberi mu uang itu". jawab Anna dengan tampang menyedihkannya.
Mia membulatkan matanya, Ini pertama kalinya Anna menolak permintaannya.
"kamu menolakku Anna? kenapaa?? bukankah selama ini kamu menuruti permintaanku ha? ". tanya Mia tak percaya.
"hmm..? aku sudah bersuami dan aku tidak kerja menjadi dokter lagi, sekarang Perusahaanku juga di urus oleh Suamiku dan kalau kamu mau minta uang harus beritau dia, aku tidak pegang uang lagi". jawab Anna dengan tampang sedihnya.
__ADS_1
"apaaa?? dimana Om Roben? ". tanya Mia
"Mia..? aku bilang lihat berita Indonesia kan? Om Roben dan Tante Besta sudah meninggal dan Niandra juga sudah berada di dalam penjara". jawab Anna dengan santai.
Mia berdiri memukul meja, "kau membunuh mereka??".
"kapan aku bilang membunuh mereka? aku tidak sekejam itu, mungkin itu hukuman bagi orang yang memanfaatkan anak pembawa sial sepertiku, berhati-hatilah kamu juga sering memanfaatkanku Mia". senyum manis Anna ke Mia tanpa beban.
Mia terduduk lemas, tangannya seketika gemetaran dan Brian melihatnya.
brakhh..
pintu terbuka,
seorang Pria tampan dengan wajah dinginnya berdiri didepan pintu, Anna menoleh ke arah pintu dan terbelalak melihat sosok suaminya seperti sedang marah besar.
Mia yang ketakutan saat menoleh, seketika Ia terkesima oleh ketampanan Adi, tapi tidak tau saja Mia bagaimana tampannya Adi saat tersenyum sebab punya lesung pipi sehingga bisa memutus urat malu wanita.
Adi menatap tajam paha Istrinya yang terekspos, Ia juga menatap sengit bahu Anna terlihat jelas, belum lagi punggung Anna terlihat.
"mati aku". batin Anna menciut seketika melihat tatapan Suaminya.
Anna sudah memberanikan diri berpenampilan seperti itu pada Mia tapi nyalinya seketika menciut saat suaminya ada di hadapannya.
"siapa yang menyuruhmu berpakaian seperti ini? ". tanya Adi dengan dingin sudah didekat Anna.
Anna tersenyum kikuk, "H..Hubby, maaf ya? aku".
Hubby? Mia dan Brian menatap Anna dan Adi bergantian, dan kaget lagi Adi melepas jasnya dan membawa Anna berdiri.
Anna sampai gelagapan saat Adi memasang jas kebesarannya ke tubuh Anna sehingga pakaiannya itu tertutupi dengan jas Adi, kini tubuh Anna tenggelam karna Jas Adi sampai ke betis Anna.
"begini caramu menyelesaikan masalah sayang? aku sampai hampir menabrak anak kecil karna aku panik saat ada yang memberitauku kamu berpakaian seperti ini". omel Adi seperti ibu-ibu Rumah Tangga.
"lalu bagaimana anak kecilnya? ". tanya Anna mengerjabkan matanya.
Adi tidak menjawabnya langsung menggendong Anna seperti karung beras, Anna terbelalak sebab suaminya tidak pernah menggendongnya seperti itu.
"Hubby..? turunkan aku! ". pekik Anna mengayun kakinya juga kedua tangan memukul punggung Adi.
"hukuman untukmu karna berani berpakaian kurang bahan, sepertinya aku harus membuat toko baju yang membuat pakaianmu ini tutup". omel Adi meninggalkan Mia dan Brian yang menjadi patung berdiri.
.
__ADS_1
.
.