Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
Cinta yang sederhana


__ADS_3

.


.


.


diatas ranjang,


Anna memunggungi sang suami, Ia masih merajuk padahal mereka sudah bercint* berkali-kali di kamar mandi dengan gaya hebat suaminya yang sangat Pro itu.


"masih ngambek hmm?". tanya Adi mendekati Anna dan memeluk Anna dari belakang.


Anna menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dirinya masih ngambek pada suaminya, Adi yang gemas menciumi sisi wajah Istrinya lalu membalik tubuh Anna hingga menghadap padanya.


"udah lama juga sayang, waktu aku diluar Kota dia menatapku tapi aku tidak kenal dia terus dia mendatangiku dan bercerita tentang Pria gendut dan jelek yang pernah menyatakan perasaan padanya didepan umum, nah disitu aku tau kalau dia wanita yang populer saat aku masa SMA dulu". jelas Adi.


"aku mengabaikannya sayang, sungguh..? kamu bisa bertanya pada Radit, bahkan saat aku disuruh berpidato aku mengatakan pada mereka semua aku sukses seperti sekarang karna Istriku yang sangat sempurna, dia yang merawatku dan memberiku semangat hingga aku berada di puncak kejayaanku sekarang, aku sungguh menggilainya dan sangat mencintai Istriku". sambung Adi lagi.


Anna mengerjabkan matanya mata birunya menatap mata suaminya yang terlihat tidak berbohong sama sekali.


"aku sungguh-sungguh sayang, tanyakan pada Mia dan Tante Sartika. mereka ada di acara itu bersama kami". sambung Adi lagi.


"Mia dan Tante Sartika?". beo Anna akhirnya mau mengeluarkan suara.


"iya sayang..! mereka ada disana bersamaku dan Radit". jawab Adi tersenyum.


"saat SMA aku belum bertemu denganmu sayang, aku Pria normal walau aku gendut dan jelek tapi aku menyukai perempuan cantik, aku sungguh tidak tau kalau saat itu perempuan yang aku nilai baik dan tidak pernah jahat itu akan mempermalukanku didepan umum, kamu tau saat itu aku sampai tidak makan masakan Mamaku karna aku sangat malu dipermalukan oleh wanita itu". curhat Adi.


Anna diam mendengarkan cerita sang suami.


"aku memang mengakui kalau aku pernah tertarik padanya tapi itu sebelum aku bertemu denganmu sayang, disaat aku ingin mengakhiri hidupku karna aku tidak punya alasan lagi untuk tetap hidup setelah kepergian Mamaku Tuhan mengirimkan seorang gadis bermata biru seperti malaikat padaku, dia tidak mengenalku tapi langsung mengirimkan uang 3 M untukku, gadis itu tidak pernah menatap jijik pada wajahku juga bentuk tubuhku".


"dia bilang kalau dia seorang dokter, dia belum bisa menyembuhkanku jadi memberiku uang untuk menyembuhkan diriku sendiri, saat itulah aku kembali bersemangat untuk hidup dan berjuang dari nol lalu bisa kembali pada sosok gadis yang sangat kaya raya itu, aku harus melamarnya saat aku sudah mapan dan tampan". Adi.


Anna terharu mendengar cerita Adi,

__ADS_1


"kamu tau kan? aku tau saat SMA aku masih Cinta monyet tapi kamu Anna? aku sangat mencintaimu sejak pandangan pertama, aku berharap kamu akan menjadi Istriku dan memohon pada Tuhan kalau kamu belum menikah, aku berjuang untuk mendapatkan Cintamu tapi Tuhan mempermudah segalanya, tiba-tiba gadis itu menawarkan pernikahan padaku". cerita Adi lagi.


Anna beberapa kali berkedip mendengar cerita Adi, Anna tau sosok yang Adi ceritakan itu adalah dirinya sendiri.


"sekarang gadis itu sudah aku miliki dan sedang cemburu karna aku pernah suka pada orang lain, padahal dia tidak tau kalau aku tidak bisa hidup tanpanya, dia adalah hidupku dan sekarang aku sudah membuatnya hamil anakku, dia ada dihadapanku". Adi menatap lembut Anna membelai pipi Anna dengan penuh kasih.


"Cintaku terlalu besar sayang sampai aku tidak bisa mengungkapkan semua perasaanku dengan sebuah kata-kata, aku bukan Pria yang pandai merayu, aku tidak pernah berpacaran dan tidak tau cara membuat perempuan paham kalau aku sangat mencintainya, yang aku pikirkan jika aku lembut dan sabar padanya, setia padanya, bekerja deminya, lebih mementingkannya dibanding diriku sendiri, memikirkannya saja, melindunginya, itu semua adalah caraku mengungkapkan bahwa dia sangat penting di hidupku".


"huaaaahh... hiks.. hiks.. huaaa". Anna menangis kencang hingga Adi panik dan memeluk Anna membujuknya dengan lembut.


"kenapa kamu romantis sekali ha?? kenapaaa? hiks.. hiks.. kalau begini bagaimana aku tahan marah padamu ha? kamu terlalu romantis, aku mencintaimu Suamiku.. maafkan aku yang sempat cemburu padamu.. hiks.. hiks..". Anna menangis dipelukan Adi.


Adi mengulum senyum tampannya dan melepaskan pelukannya menangkup wajah Anna, "aku memaafkan Istriku ini yang sangat menggemaskan". gemas Adi.


Anna kembali menangis akan sikap baik suaminya lalu memeluk Adi, Adi membujuk Anna untuk istirahat dan Istrinya itu mematuhinya.


.


ke esokan harinya,


"semoga berbahagia nak! ". kata Leonard mengelus kepala Mia yang tengah menyalaminya.


"terimakasih Kek". jawab Mia tersenyum cerah.


Sartika melihat wajah bahagia Mia pun terharu, Ia berharap David akan selalu mencintai Putrinya.


David tersenyum juga menyalami Leonard setelah itu David membawa Mia menyalami Papanya,


"kamu cantik sekali nak..! semoga kalian berbahagia selalu". kata Gudono (ayah kandung David).


"terimakasih Pa". ucap Mia dan David.


Anna tersenyum bahagia di rangkulan mesra Adi, Ia senang melihat Mia sudah menikah.


"Anna?". Mia tersenyum haru menatap sepupunya yang baik seperti malaikat itu.

__ADS_1


Anna tersenyum cerah, "selamat ya? kamu udah laku". goda Anna.


Mia memukul lengan Anna dengan pelan sambil malu-malu, "terimakasih".


"aku memberimu hadiah berupa Lingerie yang sangat mahal dan sangat tipis, kamu bisa memakainya di malam pertama kalian, aku yakin kamu sangat Pro kan?". bisik Anna dengan senyum nakalnya.


Mia melebarkan matanya menatap kesal Anna tapi pipinya merah merona membuat Anna tertawa keras.


Sartika tidak menyangka kesederhanaan mereka membuat hidup Sartika dan Mia dilimpahkan kebahagiaan, Ia ikut bahagia melihat Mia dan Anna sangat akrab.


"semoga kamu berbahagia sepupuku". kata Anna dengan senyuman tulusnya.


"terimakasih Anna kamu baik sekali padaku". Mia memeluk Anna sebisanya, Ia menahan tangis harunya.


"iya, kamu juga harus baik padaku". kata Anna mengelus punggung Mia.


"aku berjanji". jawab Mia tersenyum melepaskan pelukannya dari Anna.


"kamu cantik sekali Mia, matamu hitam legam". puji Anna mengacungkan ibu jarinya.


"matamu juga indah Anna, Biru". puji Mia juga mengacungkan ibu jarinya.


mereka tertawa satu sama lain dan kembali berpelukan, Mia juga berterimakasih pada Adi yang sudah memberikannya kesempatan bertemu dengan David yang merupakan Pria sopan padahal mereka baru pertama kali bertemu.


"dia pria yang baik, aku tidak mungkin memperkenalkan sepupu baik Istriku menikah dengan Pria jahat nanti aku bisa di bunuh olehnya". kata Adi dengan wajah datarnya itu membuat Mia tertawa melihat Anna yang mencebikkan bibirnya mendengar perkataan suami Anna itu.


"terimakasih". ucap Mia sekali lagi.


David juga berpamitan pada keluarga nya, Ia tidak mau mengadakan pesta besar sebab Ia malu dengan kondisinya lebih baik David memberi Mia mahar yang sangat besar dari pada mengadakan pesta besar yang membuat dirinya jadi bahan tertawaan orang-orang.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2