
.
.
.
"ini Lobsternya Tuan". kata Pelayan dengan sopan memberikan pesanan Anna.
Adi mengangguk lalu dengan telaten Ia mencuci tangan tanpa rasa jijik Ia membuka cangkang Lobster dan menyuapi Anna seperti seorang Ratu dan Adi Dayangnya.
Linda mengulum senyumnya melihat semua mata tengah menatap Adi dan Anna.
"Nona Anna kapan pertemuan pertama kalian?". tanya Iqbal penasaran.
semua tampak antusias ingin mendengarkan cerita Anna, Anna tersenyum manis.
"mungkin bagi kalian pertemuan kami sangat lucu tapi dia mencintaiku sejak saat itu dan pria aneh ini dengan santainya merayuku bilang kalau aku ini adalah hidupnya, kalian harus berhati-hati padanya, dia memang terlihat dingin tapi lidahnya sangat pandai berkata-kata manis". Anna dan yang lain tertawa.
"oh ya?". sahut yang lainnya semakin bersemangat.
Adi tidak malu sama sekali saat Anna menceritakan pertemuan pertamanya dengannya, Adi malah sibuk menyuapi Anna.
"Nona Anna? apa menurut anda itu baik saat suami menyuapi Istri?". tanya Bunga seperti merendahkan Anna bukan Istri yang baik.
"apa yang kau ketahui tentang kami hmm? aku dan suamiku hanya kami yang tau". senyum tipis Anna.
"aku mengandung 3 anak kembarnya, dia memintaku untuk tidak melakukan kewajibanku sebagai Istri asalkan puaskan dia diatas ranj*ng saja, Oupsss...!! maaf ya? aku bicara 21+, tapi tunggu kalian semua sudah dewasa kan?". Anna lagi-lagi membalik keadaan.
Adi mengulum senyum tampannya akan kecerdasan Anna yang bisa mengurus Bunga dengan baik.
"haha.. hebat sekali Adi". puji Bayu dengan tawa lepasnya.
Iqbal dan yang lainnya sudah malu karna Anna seperti gadis polos yang keceplosan, sedangkan Bunga begitu malu karna Anna mengalahkannya.
"aku tidak bermaksud membuka rahasia ini tapi teman kalian memancingku". kata Anna dengan wajah polosnya itu terlihat menggemaskan.
__ADS_1
para Pria memuji Adi yang bisa membuat Anna hamil 3 anak sekaligus begitu juga para perempuan yang memuji Anna sangat beruntung, jika mendapatkan suami seperti Adi pasti bahagia sekali rasanya sebagai Istri.
"ayo sayang..! makanlah..! setelah ini kita pulang aja ya?". Adi.
"iya, aku heran kenapa kamu menyukai perempuan seperti itu Di? kamu memberinya uang 2 M karna bujukanku tapi Papanya dengan tidak tau malunya menawarkan dia padamu, apa dia pikir aku bisa dikelabui?? aku ini Anna memang terlihat tidak menarik tapi aku punya banyak mata-mata untuk mengawasi perempuan manapun yang terikat dengan suamiku". Anna mengomeli Adi padahal menyindir Bunga.
Lesta menatap Bunga tak percaya, "Papamu menjualmu Bunga?". tanya Lesta.
"menjual apa? menawari iya..! aduuh.. aku heran kalau jadi orang baik selalu dimanfaatin, coba jadi orang jahat dibilang kejam dan tidak punya hati, sebenarnya manusia seperti apa yang tidak punya masalah disetiap manusia ha? aku pusing memikirkan masalah kalian suamiku". oceh Anna tanpa rem.
"jangan pusing sayang..! bahaya untuk bayi kita, ayo kita pulang saja! ayo pulang sayang !!". ajak Adi merangkul Anna berdiri.
Anna pura-pura memegang keningnya lalu Adi yang terlihat khawatir membawa Anna pergi tanpa berpamitan, Bayu menatap kepergian Adi saja tanpa mengikuti mereka sebab Ia akan datang besok pagi saja ke Mansion Anna dan Bayu tau alamat Mansion Anna.
Linda mengikuti Anna dan Adi dengan tatapan sinis ke Bunga yang sangat tidak tau malu.
"Bunga apa yang kau lakukan?". tanya teman-teman sekelas mereka.
"Drama kita panjang sekali teman". kata Bayu dengan helaan nafasnya.
"tidak mau". jawab Bayu dengan angkuh.
"gara-gara kau semua menjadi kacau, kau adalah dalangnya..! kau perusak..! apa kau tidak tau tampangmu itu tidak cocok denganku ha? kenapa kau begitu percaya diri?? apa kau fikir aku akan menerimamu setelah apa yang kau lakukan ha?". marah-marah Bunga ke Bayu.
Bayu tertawa keras, "akhirnya kau perlihatkan juga ekor rubahmu itu dasar Rubah Betina !! hebat sekali kau merasa sebagai wanita tercantik didunia ini, kau fikir Adi itu bodoh hah?? saat dia gendut dan jelek kau mempermalukannya lalu dia bertemu dengan Anna.. bagaimana dengan Anna?? dia secantik itu, sekaya itu tanpa jijik memandang Adi bahkan tidak kenal dengan Adi memberi Adi Uang CUMA-CUMA 3 M untuk Adi".
"kau mau melawak yaa?? kau fikir aku mau menerimamu jal*ng ? kau fikir Adi akan meninggalkan malaikat itu demi perempuan Rubah sepertimu ha? aku orang pertama yang akan menertawai kebodohan Adi jika dia melakukan itu". sinis Bayu dengan tatapan merendahkan.
Bunga menjerit histeris, Ia mengamuk mengambil gelas didekatnya lalu melemparnya ke Bayu yang membuat semua orang memekik termasuk Lesta.
Bayu memejamkan matanya dan meraba keningnya yang berdarah, "bagus..! aku akan bawa ini ke kantor polisi..! sampai jumpa di kantor polisi". kata Bayu lalu mengambil sesuatu dari dalam pot bunga dengan senyum puasnya Ia beranjak pergi.
Bunga yang masih dalam keadaan marah pun menjerit frustasi, Ia memekik sejadi-jadinya, perlahan teman-teman Bunga pun melarikan diri karna tidak mau terkena amukan Bunga.
.
__ADS_1
di Mansion Anna, Kamar.
"kenapa sayang?". tanya Adi yang masih memijit pelipis Anna.
"aku baik-baik saja suamiku, aku benar-benar hanya bersandiwara tadi didepannya". jelas Anna dengan senyum lebarnya.
Adi mendengus, "aku boleh membunuhnya kan?". tanya Adi.
Anna melebarkan matanya, "apa maksudmu? kamu mau membunuhnya bagaimana?".
"sayang?? aku sudah memberinya banyak kesempatan, aku muak dengan sifat tidak tau malunya itu jadi aku boleh membunuhnya kan?". tanya Adi memelas.
Anna menggeleng kepalanya, "jangan..! ada cara yang bisa dilakukan tanpa harus membunuh Hubby..! ku mohon jangan gunakan tangan berhargamu untuk menghabisi nyawa orang tidak berguna".
Adi tersentak kaget, "sayang kamu..?".
Anna tersenyum manis lalu menjelaskan pada Adi bahwa balas dendam yang paling menyakitkan bukanlah membunuh atau mengakhiri nyawa orang lain, Adi menganga tidak percaya Istrinya juga bisa bicara kejam hingga Adi sontak saja melihat ke perut Anna dan saat melihat wajah Anna mata Adi melebar sebab Anna tengah tersenyum licik seperti seorang pembunuh bayaran saja.
"sayangg?". Adi menangkup pipi Anna dan menatap wajah Istrinya dengan seksama, Anna berubah seperti wanita polos yang tidak tau apa yang baru saja dilakukannya.
"kenapaa? ada apa Hubby?". tanya Anna dengan polosnya membuat Adi menjatuhkan rahangnya.
"kamu tadi bicara apa sayang? kenapa bicara hal kejam seperti itu? bukankah kamu yang bilang jangan menyakiti orang hmm? kenapa sekarang kamu ingin merantai kakinya? apa maksudnya sayang?". cecar Adi dengan raut wajah khawatir akan perubahan Anna yang tidak biasa.
"huaaah..! aku mengantuk Hubby..! nyam-nyam.. nyam". Anna dengan santainya berbaring disamping Adi dan langsung tertidur tanpa beban.
Adi kembali menganga, "apa itu? kenapa Istriku punya 3 wajah?". gumam Adi tidak mengerti.
perubahan wajah Anna yang awalnya baik hati, Kejam, Polos membuatnya kebingungan sebab Anna tidak pernah seperti itu apalagi berkata Kejam, itu bukan Anna.
.
.
.
__ADS_1