Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
bahagia dengan cara masing-masing


__ADS_3

.


.


.


"benar Hubby? 3 ?". cecar Anna semangat.


Adi tergelak, "kamu ingin punya anak 3 ya sayang?".


Anna membalik tubuhnya, Mood nya langsung baik malah kini bersenandung memasak di Dapur Apartemen Adi.


Adi tertawa pelan lalu memeluk Anna dengan erat, Ia mencium gemas bahu Anna.


"bagaimana kabar Caca sayang? ". tanya Adi terkekeh.


"Caca? ". beo Anna mengerutkan keningnya.


"iya Caca, aku lihat Radit selalu saja memberengut saat kerja". jawab Adi lagi


"aaa... iya ya? Caca memang aneh akhir-akhir ini By, dia selalu tertawa dan tersenyum saat bertemu denganku bahkan dia tinggal di Apartemen Radit". jawab Anna dengan serius.


"lalu mengapa Caca baik-baik saja sementara Radit memberengut hmm? ". tanya Adi tidak mengerti.


"apa Radit tidak mengatakan apapun? ". tanya Anna penasaran.


"tidak, dia bilang aib keluarga". jawab Adi.


"maksudnya Aib keluarga bagaimana? ". tanya Anna


"dia sudah menganggap Caca bagian dari keluarganya jadi tidak akan mengatakan apapun". jawab Adi.


"ya sudah, aku rasa Caca mengambil sesuatu yang paling Radit sayangi tapi Radit tidak mau orang lain tau, kira-kira apa ya? ". tanya Anna menebak.


Adi seketika tampak berpikir, "yang paling Radit sayangi hanya Maminya saja".


Anna terkejut, "apa dia anak Mami? ".


"sssttt...! dia memang anak Mami, jangan mengejeknya sayang". bisik Adi.


Anna terbelalak, "benar? Radit anak Mami?? badan sebesar gajah itu masih anak Mamii?? ".


Adi tergelak, "jujur aku iri dengannya masih punya Mami yang sangat mencintainya".

__ADS_1


"iya, aku juga iri, aku jadi penasaran maminya Radit". gumam Anna.


.


di tempat lain,


Caca merangkul seorang wanita elegan memasuki Salon yang ternyata Ibu mertuanya (Erie).


"ayo sayang! ". ajak Mami Erie begitu menyayangi Caca.


jujur saja Caca tidak pernah sedekat ini dengan Mamanya tapi Mami Erie begitu manis dan bisa cepat dekat dengan orang lain,


beberapa hari yang lalu Mami Erie datang ke Apartemen Putranya membawa banyak makanan namun melihat ada seorang gadis cantik di Apartemen Putranya membuatnya histeris tapi tidak berpikir yang tidak-tidak malah langsung menyayangi Caca, mendengar cerita Putranya menikahi Caca karna Cinta membuat Mami Erie semakin menyayangi Caca.


Radit sudah memohon pada Caca untuk tidak memberitau alasan mereka menikah, Caca yang mendengar alasan Radit yang tidak mau melukai hati Maminya pun setuju, lalu mereka sepakat menikah karna saling mencintai dan ingin hidup bersama jauh dari gosip miring.


"coba aku lihat mbak? tatanan rambut seperti apa yang cocok untuk menantu cantikku". kata Mami Erie mengulurkan tangannya dengan angkuh.


penata rambut dengan senyum ramahnya memberikan sebuah majalah berisi model rambut yang terkenal, Caca menahan tawanya melihat hal itu namun ia seketika mengerutkan keningnya mendengar ponselnya bergetar Ia mengambil ponselnya dari saku celananya.


"bagaimana dengan Mamiku? apa Mamiku baik-baik saja? aku mohon Caca jangan katakan apapun pada Mamiku, aku tidak mau Mamiku marah padaku". pesan Radit seperti anak kecil yang takut Caca mengadu pada Maminya.


Caca terkekeh pelan membuat Mami Erie melihat ke arah Caca,


"ini Mami dari Bayi besarmu". jawab Caca


Mami Erie tertawa lalu melihat isi majalah tatanan rambut lagi,


Caca kembali melihat layar ponselnya, "anak ini benar-benar takut ya?". batin Caca dengan gemas ketakutan Radit.


Caca mengenal sisi lain Radit yang sangat kekanak-kanakan yaitu anak Mami, Caca tau perasaan Radit yang mencintai Maminya jadi sudah sepakat dengan kedua orangtuanya juga untuk tidak memberitau alasan Caca dan Radit menikah, kedua orangtua Caca begitu takjub dengan alasan Radit yang tidak mau membuat hati Maminya terluka tentu setuju dan tidak memberitau hal itu.


"kami baik-baik saja, jangan takut ya? aku sudah berjanji dan aku tidak pernah mengingkari janji, fokuslah bekerja SUAMI TERCINTAKU !?". balas pesan Caca meledek panggilan untuk sang Suami yang anak Mami, lalu tertawa menyimpan ponselnya.


"yang ini saja mbak..! menantu cantikku cocok dengan rambut ini". pinta Mami Erie ke penata salon.


"baik Nyonya". jawab penata rambut menerima majalah yang berikan Mami Erie.


"udah sayang? ". tanya Mami Erie melihat Caca sudah menyimpan ponsel nya dan terlihat bahagia padahal Caca menertawai ketakutan suaminya yang tidak mau Maminya tau.


"biasa Mi". jawab Caca lalu mereka tertawa bersama.


Mami Erie sangat takjub dengan Putra kesayangannya bisa menikahi Caca yang memiliki ikatan dengan Anna (Asia Group) dan Nana (Wijaya Group), 3 gadis yang sangat diidamkan Ibu mertua adalah Caca, Anna dan Sekar cukup terkenal di media.

__ADS_1


"Mami penasaran bagaimana pertemuan kalian sayang? bagaimana kamu menyukai Anak Mami yang tidak romantis itu hmm? ". tanya Mami Erie sungguh penasaran.


Mami Erie tidak menyangka Putranya yang Ia khawatirkan tidak akan memiliki kekasih berhasil menikahi Caca yang merupakan nominasi terpilih sebagai menantu idaman para Ibu mertua yang ada di Indonesia.


"hmm? pertemuan pertama kami hanya bertengkar mami, tidak ada yang spesial tapi lama-lama Caca suka menggodanya yang sangat menyayangi Mami bahkan takut menyentuh Caca". jawab Caca dengan senyuman teringat malam itu.


"benarkah? ". tanya Mami Erie dengan bangga pada sosok Anak kesayangannya.


"Iya Mami, Mami hebat bisa membuat kepribadian Radit seperti itu". puji Caca dengan senyuman.


"Nyonya tolong jangan bergerak nanti kulit kepala Nyonya terkena catokan panas ini". pinta salah satu pelayan yang bertugas menata rambut Mami Erie.


Mami Erie terpaksa duduk tapi tangannya menggenggam tangan Caca, mereka seperti anak dan ibu kandung membuat iri orang lain saja.


Caca memang belum mencintai Radit tapi tidak membenci Radit juga, namun Caca memang sayang pada Mami Erie yang menyayanginya bahkan melupakan putra kesayangannya sendiri hingga Radit iri karna Maminya lebih menyayangi Caca.


sama seperti Caca yang punya mertua baik maka Sekar juga punya Mertua yang sangat mengasihinya, bahkan melarang Sekar bekerja namun Sekar suka memasak dan tetap memasak walau di omeli oleh Mertuanya.


"mau kemana sayang? ". tanya Mama Eve berkacak pinggang ternyata sudah berada di dapur seperti pengawal saja.


Sekar meloncat kaget melihat Mertuanya yang Ia pikir tidak ada ternyata seperti satpam berjaga di dapur.


"Mama? hehehe". cengir Sekar malu-malu.


"kenapa?? kamu mau masak LAGI sayang? kan Mama udah bilang jangan memasak, nanti tanganmu terluka". omel Mama Eve berkacak pinggang.


Pelayan dan Koki berbaris rapi di belakang Mama Eve, mereka juga tidak berani melarang Sekar yang suka memasak namun mereka bahagia memasak bersama Sekar.


Sekar tidak sama seperti wanita diluar sana yang semena-mena, Sekar mau berteman dengan pelayan malah menganggap teman sehingga mereka memang tulus menyayangi Nona muda mereka itu.


"Mama..? cuma masak resep baru ya? tadi malam mas Rey lembur dan belum sempat makan jadi Sekar mau buat menu baru dengan modal makanan favoritnya". pinta Sekar memelas.


Mama Eve menggeleng kepalanya, "dia pasti tidak pernah memintamu kan? ".


"minta Ma, dia minta dibuatin". jawab Sekar malah menyalahkan suaminya padahal Reyhan tidak pernah meminta nya untuk memasak.


"APA??? ". Mama Eve seketika melototkan matanya.


Sekar memejamkan matanya, lalu Mama Eve mengomel-ngomel melewati Sekar dan akan memarahi Putranya itu yang berani memerintah menantu kesayangannya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2