
.
.
Anna kembali ke Ruangan kerja Adi membawa minuman sehat untuk sang suami, Ia menemani Adi bekerja sambil menonton film yang diberitau oleh Sekar.
"haah". Anna membekap mulutnya melihat adegan 21+ yang terpampang di matanya.
"hayooo?? kenapa nonton seperti ini sayang? ". Adi tiba-tiba muncul dibelakang Anna.
Anna melebarkan matanya karna panik Ia menutupi layar laptopnya, "issh..! aku tidak tau bakal ada adegan dewasa nya, Sekar bilang film nya seru banget". bela Anna.
Adi terkekeh melihat wajah merah Anna, pipinya begitu menggemaskan hingga Anna terlihat lucu dan imut.
"tidak apa..! coba lihat? aku jadi ingin menontonnya". Adi melompat dan duduk disamping Anna memindahkan tangan Anna lalu jemarinya mengulang film yang di tonton Anna.
"tidak apa sayang, lagian kita bisa mempraktekkannya nanti". bisik Adi membuat Anna semakin malu saja di pelukan Adi.
mereka menonton film itu, Adi terlihat serius memperhatikan tontonannya seperti sedang mempelajari sesuatu padahal Ia sangat mahir di ranjang menurut Anna tapi malah masih ingin belajar.
Anna mengerjabkan matanya menonton film itu, "isssh..! aku tidak menyangka Sekar wanita mesum". batin Anna yang selama ini hidup bersama Sekar tidak tau kalau Sekar punya tontonan mesum.
pantas saja di malam kedua pernikahan Sekar dengan Reyhan sudah terjadi saja padahal Sekar belum cinta, dengan dalih tugas sebagai Istri padahal Ia penasaran bagaimana melakukan hubungan seperti itu pada Pria yang halal, berakhir Sekar hamil sama dengan Anna.
"kenapa sayang? kamu malu? ". kekeh Adi mengelus-ngelus pipi Anna.
"aku baru tau kalau Sekar punya otak mesum, tontonannya seperti ini". cicit Anna.
"kenapa memangnya tontonan seperti ini? umur kita sudah cukup kan menontonnya? jangan biarkan Ren dan Rose yang menontonnya mereka masih terlalu kecil". gemas Adi.
Anna tersenyum malu dan berkata kalau Ren serta Rose tidak akan tau tontonan seperti itu malah senang bermain komputer dibanding menonton kartun.
"komputer? apa anak sekecil mereka hobby main komputer". tanya Adi.
"mereka itu Peretas Cilik yang menang kompetisi dunia Hubby, apa kamu tidak tau? ". Anna.
Adi terbatuk-batuk seketika, "apa? ".
"kamu tidak apa-apa By? kenapa batuk sih? ". tanya Anna khawatir.
"Peretas Cilik kompetisi dunia? kenapa aku tidak melihat mereka muncul di TV? ". tanya Adi bukannya menjawab pertanyaan Anna.
"Juara pertama Si Kembar misterius, itu mereka". jawab Anna dengan serius.
Adi menganga lebar, "jadi sikembar misterius itu mereka?? mereka bisa meretas? bagaimana bisa??".
"Kak Nana saja peretas tentu saja anaknya juga". gumam Anna pelan.
"Kak Nana peretas?". beo Adi yang belum tau kalau Peretas misterius yang sangat di takuti lawan sehingga menjaga jarak melawan Nana adalah Nana sendiri, semua orang mengira Nana punya pekerja rahasia nya sendiri seorang Peretas tanpa Adi ketahui Nana lah Peretas yang mematikan itu.
__ADS_1
"issh.. iya kak Nana peretas, dia bisa menghack ponsel setiap manusia +62". jawab Anna kesal sambil mengelus telinganya yang terasa berdengung.
"maaf sayang.. Maaf..! aku Kira Kak Nana punya peretas bayaran tapi ternyata Peretas melegenda itu Kak Nana? Kak Nanamu sayang? ". tanya Adi dengan serius.
"berapa kali aku bilang By? memang Kak Nana". jawab Anna segera berpindah tempat dari Adi menonton sendiri.
Adi terdiam beberapa saat, Ia mengingat semua yang terjadi padanya dan berapa kali juga Nana membantunya menyelidiki sesuatu.
"diam-diam Kak Nana mengerikan juga". batin Adi yang tak menyangka Nana juga punya sisi kejam.
jika Nana adalah Peretas itu artinya Nana juga punya sisi kejam padahal selama ini Nana terlihat sangat baik dan sempurna, memang dizaman sekarang menggunakan hati dunia tidak akan bekerja sebagai mana mestinya.
.
Anna fokus menonton dan tak malu lagi menonton film itu di episode berikutnya ada adegan dewasanya, kali ini lebih ekstrim yaitu perselingkuhan.
"waah...?? selingkuh dia..! jahat banget nih". geram Anna saat melihat pemeran wanita nya malah melakukan hubungan terlarang dengan pria lain.
Adi tersadar mendengar des*h*n gila wanita dalam tontonan Anna, "sayangg??".
"ini By..? perempuannya malah tidur sama Pria lain, dia selingkuh By". geram Anna ke Adi menunjuk layar laptopnya.
"jadi bagaimana sayang? masih mau nonton? ". tanya Adi.
"enggak mau nonton lagi, perempuannya tidak waras". Anna menutup laptopnya dengan kesal.
.
Adi mengulum senyum saat tangan Anna meraba dada bidangnya dari belakang, Ia tersenyum karna tau pemikiran Anna lalu segera Adi membalik tubuhnya menghadap Anna.
"aku akan lakukan pelan-pelan". bisik Adi membuat Anna tersenyum lebar.
mereka sudah tidak berpakaian hendak melakukan aksi tiba-tiba saja harus terhenti mendengar panggilan telfon, awalnya mereka mengabaikannya lama-lama Anna kesal dan mengangkatnya.
"apaa?? ". tanya Anna dengan kesal.
"wow..! apa aku menelfon di waktu yang tidak tepat?". tanya Sekar terkekeh.
"iya lah tidak tepat, gara-gara tontonan mesummu itu". kesal Anna.
Sekar tertawa keras, "Aku hanya mau bilang bagaimana filmnya? seru kan?". goda Sekar.
"seru dari mana?? aku tidak suka pemeran utamanya berselingkuh, dan gilanya lagi dia bercinta dengan selingkuhannya lebih agresif". geram Anna.
"lalu kamu menontonnya sampai akhir kan?". tanya Sekar.
"enggak..! aku tidak mau nonton lagi". jawab Anna.
"hei..?? perempuan itu akhirnya mati karna penyakit nya, dia sering tidur dengan Pria lain yang juga suka meniduri perempuan lain, dia tertular". ledek Sekar
__ADS_1
"terkadang Drama dan Film itu banyak pembelajarannya, jangan emosi nontonnya". tawa lepas Sekar lalu mematikan panggilannya secara sepihak.
.
.
makan siang di Restaurant Caca,
Anna menatap datar Sekar yang kini ada didepannya sementara Caca melihat kedua sahabat baiknya itu.
"ada apa dengan kalian berdua? ". tanya Caca heran.
"kamu tau sahabatmu ini mesum Ca? ". tanya Anna ke Caca sambil menunjuk wajah Sekar yang tertawa cekikikan.
Caca melihat ke arah Sekar, "aku tidak tau".
"dia...?? haisshh... aku tidak mau menceritakannya didepan gadis polos sepertimu". kesal Anna ke Caca.
"heii?? ejekan itu pantas untukmu Anna..! kenapa malah mengataiku polos? ". sambar Caca tak terima.
"iya, dia yang polos malah menyalahkan orang lain, hahaha". sambung Sekar juga.
Anna dan Caca menatap sengit ke Sekar, "diam".
Sekar pun terdiam menutup mulutnya,
"apa kamu sudah melakukan hubungan itu dengan suamimu? ". tanya Anna meledek.
"tentu saja". jawaban Caca membuat Anna dan Sekar menatap tak percaya padanya.
"hah?? bohong". Anna menggeleng tak percaya.
"aku menyukai anak Mami itu". jawab Caca dengan tenang.
"hah? ". cengo Anna.
"hei..? Anna..! aku tidak bodoh dan terlalu polos sepertimu, hidup kami tidak penuh drama si polos dan si arogan seperti kalian, kami hanya bertengkar memperebutkan kasih sayang Mami saja". jelas Caca dengan santai.
"Radit juga Pro? ". tanya Sekar
"yah..!, kami baru saja melakukannya 1 minggu yang lalu karna Mami menjebak kami minum jamu perangs*ng". jawab Caca.
"haaa?? ". Anna tak menyangka Mertua Caca sadis juga demi mendapatkan Cucu meracuni anak dan menantunya, (racun ranjang).
.
.
.
__ADS_1