
.
.
.
"kali ini aku tidak boleh gagal". batin Layla menyeringai.
ternyata Layla juga diundang di acara pernikahan Anak Eve dengan Andi, mereka berdua tidak tau kalau Layla adalah Artis yang licik hanya mengira Layla itu haus perhatian saja.
Layla tersenyum menyapa Eve yang mendatanginya,
"Nyonya.? ". sapa Layla dengan ramah.
"iya nak..! bisa kah kamu tampil Layla? acara sudah dimulai dan disini kami tidak menyewa MC". Eve.
"iya Nyonya, saya bisa membawa acara". jawab Layla tersenyum sangat ramah dan sopan.
Eve ikut tersenyum lalu menuntun Layla ke panggung artis yang di undang untuk hadir di acara pernikahan Putranya.
di panggung Pengantin,
Sekar melebarkan matanya melihat Layla, "kenapa wanita itu bisa ada disini? ". gumam Sekar
"wanita mana? ". tanya Reyhan.
Sekar tersentak lalu memutar kepalanya melihat Reyhan namun karna terlalu dekat hidung mereka bertabrakan dan hampir saja bibir mereka menempel.
Sekar membekap mulutnya, "k. kenapa kamu begitu dekat?".
"aku sejak tadi memang sedekat ini padamu". jawab Reyhan tanpa di tutupi lagi binar kekagumannya pada Sekar yang merupakan idola seni nya.
Sekar berusaha untuk tenang dan tidak mau terlihat gugup didepan Reyhan, Ia menoleh ke Layla.
"wanita itu". jawab Sekar dengan ekor matanya.
"Artis Layla itu? ". tanya Reyhan menyandar di bahu Sekar.
Sekar melirik kesamping dimana Reyhan tengah menyandarkan dagunya di bahunya, Ia ingin beranjak menjauhi Reyhan tapi tamu undangan tengah menatapnya.
"i.. iya, kenapa dia bisa disini? apa kamu mengundangnya? ". tanya Sekar.
"tidak..! mungkin saja Mama yang mengundangnya, Mama bilang dia artis pendatang yang terkenal, mamaku suka dengan lagunya". jawab Reyhan.
"ada apa? apa dia musuhmu? ". tanya Reyhan penasaran.
"dia itu menyukai suami sahabatku Anna, aku yakin dia punya rencana licik nanti karna keramaian ini kesempatan yang sangat bagus untuknya". jawab Sekar dengan nada kesal.
"jadi Vidio yang tersebar itu benar ya? aku sudah bilang sama mama untuk tidak mengundangnya tapi aku tidak bisa menolak perkataan Mama yang bilang dia hanya diundang untuk menyanyi bukan tamu spesial". Reyhan.
__ADS_1
Sekar menghentak-hentakkan kakinya, "lihatlah dia mulai bernyanyi dan matanya seperti mau meloncat melihat Adi".
Reyhan mengulum senyumnya melihat wajah kesal Sekar, "tingkahmu ini seperti kamu menyukai suami Anna saja". goda Reyhan.
"Anna itu sahabatku, kalau dia tau kamu ditatap wanita lain dia pasti kesal sama sepertiku, kami sangat dekat seperti saudara kembar 3, masalah 1 masalah kami bertiga". jawab Sekar dengan serius namun matanya masih menatap tajam Layla.
Sekar tidak sadar ucapannya membuat Reyhan senyam-senyum merasa kagum dengan persahabatan mereka bertiga, padahal zaman sekarang persahabatan orang kaya itu tidak ada pasti saling memanfaatkan satu sama lain.
lampu sejak tadi padam dan hanya menyorot Layla, Layla bernyanyi dengan penuh penghayatan sesekali matanya melihat semua tamu namun saat melihat Adi cukup lama dan itu membuat Sekar dan Caca peka.
Nana yang melihat juga berdecak tak senang, tapi saat ia melihat Adi tidak ada sedikitpun Adi melihat ke arah Layla.
"kenapa Adi tidak menghabisi Layla ya? apa ada masalah?". batin Nana penasaran mengapa Adi tidak memberi pelajaran pada Layla.
sementara Anna yang sedang minum melihat sekitar seketika menyemburkan minumannya, membuat Adi kaget.
"sayang..? kenapa?". Adi mengambil tisu di meja lalu mengelap bibir Anna dan gaun Anna yang basah.
beruntung didekat Anna dan Adi lagi tidak ada Orang sebab tamu undangan yang lain merapat ke Layla yang sedang beryanyi.
Anna menganga tak percaya bahwa yang bernyanyi dipanggung artis adalah Layla.
"jadi dia artis yang diundang? apa tidak ada artis lain? ". gumam Anna dengan kesal.
"sayang kenapa? apa yang membuatmu kaget? ". tanya Adi setelah membersihkan wajah Istrinya yang basah.
"Layla? ". rengek Anna dengan kesal.
Anna mengangguk-angguk,
"kan aku sudah bilang biar aku yang mengatasinya tapi kamu bilang akan mengurusnya jadi aku tidak mau berurusan dengannya karna aku lebih takut Istriku marah dari pada yang lainnya". Adi mengelus pipi Anna.
Anna mengerucutkan bibirnya, "iya.. aku melupakannya karna aku sedang bahagia dengan pernikahan Sekar dan Reyhan".
"lalu apa yang akan kamu lakukan hmm? ". tanya Adi membuka jasnya dan memasangnya di tubuh Anna.
"aku akan sebarkan vidio dia besok". jawab Anna tersenyum lebar.
Adi mengangguk dengan senyuman, "sekarang mau apa lagi? makan?".
"tadi ada hidangan Bakso kayaknya enak, ayo kita kesana! ". ajak Anna sambil tersenyum.
Adi merangkul pinggang Anna dan menuntun Istrinya berjalan ke hidangan yang Anna inginkan, mereka tetap baik-baik saja walau Layla secara terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Adi.
setelah acara menyanyi Layla selesai, Layla memberi minuman khusus untuk Adi namun Ia kehilangan jejak tidak tau yang mana minuman yang sudah Ia campur tadi.
Adi tetap tidak minum namun Anna meminta Adi minum karna Anna akan melindunginya, dengan patuh Adi meneguknya tanpa berpikir.
"semoga saja itu minumannya". batin Layla menahan senyum bahagianya di tempat persembunyiannya.
__ADS_1
beberapa lama menunggu tidak ada reaksi apapun di tubuh Adi, Pria incarannya itu masih sempat berdansa dengan Anna dan terlihat semakin mesra membuat telinganya panas saat terdengar olehnya percakapan tamu undangan memuji kisah Cinta Anna dengan Adi tak berbeda jauh dengan Nana bersama Arka.
"lalu siapa yang meminum minuman yang sudah aku campur? ". gumam Layla mengedarkan pandangannya.
Layla yakin membuat minuman khusus untuk Adi tapi Ia jelas melihat Adi meminumnya namun Adi masih baik-baik saja, padahal Layla tadi sempat bingung dan lupa yang mana minuman nya itu.
di tempat dansa,
"kenapa sayang? ". tanya Adi melihat Anna yang tengah berpikir.
"aku berpikir kenapa kamu baik-baik saja Hubby? aku yakin dia memasukkan sesuatu diminumanmu". jawab Anna.
Adi memiringkan kepalanya, "mungkin saja Radit yang mengambilnya". jawab Adi asal.
Anna membulatkan matanya, "Apaa? ".
"sayang? sakit". Adi mengelus telinganya yang berdenyut mendengar teriakan Anna.
"lalu dimana Radit? ". tanya Anna hendak melepaskan pelukan dansanya dari Adi tapi makin diper-erat oleh Adi.
"kamu tenang saja sayang, siapapun wanita yang ditiduri Radit pasti akan ditanggung jawabkan olehnya". jawab Adi tanpa beban malah tersenyum tampan menatap Istrinya yang kian memucat.
"kamu gila? apa kamu tau minuman itu tadi? kamu sengaja menukarnya? ". tanya Anna melototkan matanya.
"tidak, aku sungguh tidak tau kalau minuman kami akan tertukar". jawab Adi masih tersenyum.
"terus? kenapa kamu bisa tau minuman itu diambil Radit? ". tanya Anna.
Adi menjelaskan bahwa Pelayan memberi 2 minuman, satu diambil olehnya lalu satunya diambil oleh Radit jika Adi baik-baik saja maka minuman yang ada ramuan nya adalah yang diminum Radit.
"kamu harus menolongnya Hubby! ". Anna berusaha melepaskan pelukannya dari Adi.
Adi menghela nafas panjang, "kenapa minuman kami bisa tertukar sih? kalau aku yang minum kan bisa tidur sama Anna". gerutu Adi.
Anna membulatkan matanya mendengar perkataan Adi, "dasar mesum..! sahabatmu sedang dalam masalah besar". tatap tajam Anna.
Adi malah tersenyum tanpa merasa bersalah, "siapa suruh dia ambil minuman yang seharusnya untukku".
.
.
.
hhehe.. ketukar minumannya,
selamat beraktifitas pagi semuanya..
.
__ADS_1
.
.