
.
.
.
"apa anda gila hahh?? Mamaku Tante kesayangan Anna??". bentak Mia ke Adi lalu menoleh ke Anna.
" Anna?? apa kamu tidak lihat betapa kasarnya suamimu hah??". marah Mia ke Anna.
"aku tidak pernah di kasari olehnya". jawaban Anna membuat Linda menahan senyum.
Adi memejamkan matanya, Ia terlalu emosional sebab Istrinya sedang mengandung tapi dirinya tidak terima Anna di bentak dengan nada setinggi itu.
"ayo ma..! bangun..! ". Mia membantu Sartika untuk berdiri.
"kau terlalu meremehkan aku..? kau tidak takut aku akan membuat artikel tentang perbuatanmu ini? ". tanya Sartika mengelap bibirnya yang berdarah.
"kita beritau polisi ma !". jawab Mia
"silahkan saja, aku akan bongkar rahasia terbesarmu". senyum miring Adi menatap Sartika dengan misterius.
Sartika mengerutkan keningnya, "rahasia apa maksudmu? kau hanya menakut-nakutiku saja kan? kau fikir aku takut?".
"lebih baik kita lapor polisi Ma". ajak Mia menarik lengan Sartika.
"baiklah, anakmu yang aku beritau". ujar Adi dengan tenang.
"entah rahasia apa itu kau tidak akan bisa memprovokasiku dengan Mamaku". jawab Mia dengan lantang.
"mama memang tidak punya rahasia padamu nak". ujar Sartika dengan serius ke Mia.
Mia membawa Sartika pergi sedangkan Anna menatap Adi dengan raut wajah penasaran.
"Brianmu selingkuhan Mamamu itu". perkataan Adi seperti petir yang menyambar tubuh semua orang termasuk Sartika sendiri.
"apa? apa yang kau katakan? itu tidak benar sayang, tidak benar". Sartika membelalak tak percaya Adi akan tau rahasianya yang Ia tutup serapat-rapatnya.
Mia menoleh ke Adi, "apa kau fikir aku akan percaya? aku jauh lebih muda dan cantik dari Mamaku, kalau kau katakan Anna adalah selingkuhan Brianku mungkin aku percaya".
__ADS_1
Adi tertawa pelan, "mau bukti? aku melihatnya sendiri, bukankah Brianmu di Singapura? kenapa dia bisa ada di Hotel tempat kami menginap? aku juga meminta seseorang mengikutinya ternyata ke kamar penginapan ibumu itu, zaman sekarang sudah banyak Pria menjadi Gigolo untuk membiayai hidupnya".
Mia menatap Sartika yang menggeleng-geleng kepalanya.
"Sayang..? kamu harus percaya kalau Mama sangat menyayangimu kan? dia calon suamimu, kita akan mengadakan pesta besar untuk kalian berdua kan? dia hanya ingin memecahkan hubungan kita supaya Kita tidak melapor polisi". bela Sartika.
Adi tertawa lepas, "akuu?? sejak kapan aku takut polisi ha? apa kau lupa kedudukanku sekarang? coba tanyakan pada mereka apakah mereka berani meletakkan borgol di tanganku, jika mereka tidak mau kehilangan pekerjaan karnaku".
"terserah kau saja..! aku sudah beritau, coba kau telfon dia dan tanyakan dia ada dimana, kalau dia bilang di Singapura maka minta dia melakukan VC, selesai kan? jadilah wanita cerdas jangan menjadi wanita bodoh yang mau di bodohi". kata Adi lalu merangkul Anna berjalan menuju kamarnya.
Mia menatap Sartika lalu menelfon Brian sedangkan Sartika terlihat sudah memucat dan Ia berusaha meraba ponselnya namun Linda tiba mengambil ponsel itu dan memberikannya ke Mia, Linda benar-benar suka cara Tuannya menjatuhkan lawannya tanpa harus bertindak lebih.
ternyata apa yang Adi katakan memang benar kalau Brian tidak mau melakukan panggilan VC, lalu Ia melihat ke ponsel Sartika.
"percaya sama Mama sayang..? Mama tidak mungkin menghianatimu, tidak mungkin...! kamu sudah termakan omongan pria jahat itu nak, dia berbohong". bujuk Sartika sambil memegang tangan Mia dan mencoba mengambil ponselnya.
"bisa kau pegangi MAMAKU ini? ". tanya Mia ke Linda.
Linda membantu Mia menarik tangan Sartika dan membuat Mia lebih leluasa memainkan ponsel Sartika, Ia tau sandi ponsel Sartika namun ada satu nomor yang di kunci oleh Sartika sebelumnya dan kalau di pikir-pikir nomor itu yang paling mencurigakan hingga tiba-tiba Mia jantungnya seperti dihantam timah panas.
"Mam? kapan pulang? aku sudah lap..? ". cecar Brian lewat panggilan Vidio tapi Ia terdiam melihat wajah Mia.
Sartika melebarkan matanya, hubungan mereka semakin rumit saat rahasia Sartika terbongkar.
Linda melepaskan Sartika lalu melenggang pergi meninggalkan pasangan ibu dan anak itu terlibat dengan 1 pria brengs*k yang memanfaatkan kekayaan mereka saja.
.
Adi dan Anna menghabiskan waktu berdua di kamar, Adi tidak melakukan hal di luar batas sebab dokter meminta Adi menjaga diri demi kandungan Anna yang masih rawan, karna begitu bahagia nya Adi punya anak sampai lupa dengan hasr*t dirinya yang begitu besar itu bisa tertahan tanpa meminum obat.
malam harinya,
"kenapa kamu bisa tau rahasia mereka By?? aku aja enggak tau". tanya Anna mendongak ke Adi.
Adi mengelus kepala Anna yang tidur di pangkuannya, Ia tersenyum tipis malah tidak menjawab.
"cepat beritau! ". desak Anna.
"hanya kebetulan saja sayang, aku tidak sengaja melihat Pria yang sama dengan sepupumu itu ada di tempatku padahal aku melihat sendiri saat pesta dia tidak ada, jadi aku cari tau dan mengetahui rahasia mereka". jawab Adi dengan santai.
__ADS_1
Anna ternganga, "aku tidak menyangka Tante Sartika yang selembut itu bisa begitu jahat mau menyakiti hati anaknya sendiri".
"Pria itu yang brengs*k sayang, wanita mudah di rayu dan mereka terjebak oleh rayuan Pria berwajah manis dan sopan itu padahal hanya topeng saja". jawab Adi.
"padahal aku sempat iri pada Mia yang punya Ibu tapi aku tidak mengira masalah akan sebesar ini, kalau dia memang ibu yang baik sebesar apapun rayuan Brian seharusnya dia tidak akan termakan rayuan itu kan? ". kesal Anna.
"dia Janda sayang, Janda itu butuh kasih sayang". jawab Adi dengan tenang.
mereka terus berbincang tentang kehidupan Mia selanjutnya namun Adi dengan tenang mengatakan kalau Mia akan bangkit dan berubah karna penghianatan terbesar Ibunya itu akan merubah pola pikirnya yang selama ini salah.
"benarkah? dia akan berubah seperti Tante Celinne?". tanya Anna.
"Tante Celinne? siapa tante Celinne? ". tanya Adi
"apa aku tidak beritau? ". tanya Anna balik.
"tidak". jawab Adi,
Anna menceritakan sosok Celinne pada Adi hingga Adi mengerti kalau Celinne harus kehilangan segalanya baru berubah dan tau kesalahannya.
"lalu dimana dia sekarang? ". tanya Adi.
"dia sedang berada di toko roti". jawab Anna.
"ya sudah, lebih baik kita tidur ya? ". ajak Adi mencubit hidung Anna.
mereka pun tidur berpelukan seperti tidak ada masalah sementara Mia dan Sartika terlibat konflik karna masalah Pria sedangkan Brian sudah kabur entah kemana sebab takut dibunuh oleh ibu dan anak itu.
.
pagi-pagi,
Leonard tiba di Mansion Anna dan mencari Anna tapi malah bertemu Linda, Leonard bertanya tentang Sartika dan Mia secara detail sebab Ia tau dari Pengawal.
"dasar serakah? kenapa mereka tidak berubah sama sekali? kebaikan Cucuku dianggap apa oleh mereka? apa tidak cukup dengan semua kemurahan hatinya?". geram Leonard setelah mendengar cerita Linda.
.
.
__ADS_1
.