Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
mengambil resiko besar


__ADS_3

.


.


.


Anna melebarkan matanya, "kenapa kamu bisa ada disini Hubby? bukannya kamu ada Klien penting?".


"aku bertemu klien disini sayang". jawab Adi


Anna terkejut mendengarnya, Ia tidak tau kalau Adi akan bertemu Kliennya di Restaurant ini.


"terus aku mau turun aja, turunkan aku! ". pekik Anna.


Adi mendengus, Ia berjalan santai membawa sang Istri di bahunya, beberapa pelayan dan pembeli di Restaurant yang melihatnya kaget, mereka tidak menyangka wanita yang sangat seksi dan cantik itu ternyata Istri Adi yaitu Anna si Konglomerat Asia Group.


Radit menatap datar pemandangan itu, hanya karna Anna ada di Restaurant ini dengan seenak jidatnya Adi saja mengubah tempat pertemuannya dengan Klien yang tinggal di Hotel sebelah.


Adi membawa Istrinya masuk ke Ruangan VVIP dan terlihatlah seorang Pria paruh baya membawa seorang gadis kecil yang tersenyum lebar melihat pemandangan itu.


pembicaraan translete dari bahasa Rusia.


"maaf Tuan". ucap Adi menurunkan Anna didepan mereka.


"istri saya nakal". sambung Adi lagi.


Pria paruh baya dihadapan Adi terkekeh pelan, lalu mereka duduk bersama.


Anna mengerucutkan bibirnya, Ia harus menjaga sikap didepan Klien Adi karna tidak mungkin Anna bertingkah didepan Klien penting suaminya yang membuat suaminya lembur beberapa jam 2 hari yang lalu.


"sabar Anna.. Sabar!! ". batin Anna.


Anna memainkan kuku-kukunya melihat kebawah, Ia belum menyadari ada gadis kecil yang tengah berbinar menatapnya sebab Anna sangat cantik seperti boneka barbie kesayangannya.


Anna kaget saat Klien didepan Adi menolak kerja sama nya, Ia tidak terlalu mengerti bahasa Rusia tapi Anna tau sedikit pembahasan mereka bahwa Pria paruh baya itu memiliki alasan menolak kerja sama itu.


Adi ingin melebarkan sayap Asia Group dengan membuat Perusahaan berupa Pesawat yang akan di letakkan di Bandara Internasional (Jakarta), Adi membuat Nama Perusahaan Pesawat itu Asia Group dan memberi pelayanan terbaik dari Para Pramugari dan Pramugara kepada tamu yang akan mengikuti penerbangan luar negeri, untuk itu Adi harus bekerja sama dengan Pria itu yang cukup terkenal di Rusia.

__ADS_1


Adi memutar keuangan Perusahaan Asia Group menjadi lebih luas dan pemasukannya juga akan bertambah berkali-kali lipat, Adi membuat Asia Group semakin kaya dengan pemasukan yang sangat menakjubkan.


"alasan? hebat suamiku bisa membuat Pesawat Asia Group di bandara, aku harus membantunya tapi bagaimana? ". batin Anna gelisah lalu matanya bertemu pandang dengan gadis kecil itu yang tersenyum lebar.


Anna tertegun lalu gadis itu mengajak Anna berbicara dengan bahasa Isyarat, Anna tak percaya gadis secantik itu tidak bisa berbicara membuatnya terenyuh sebab mengingatkannya pada sosok dirinya dulu sebelum bertemu Nana.


Adi kaget saat melihat Anna juga bisa bahasa isyarat pada Gadis itu, ternyata Anna bisa menggunakan bahasa isyarat, begitu juga Pria paruh baya itu tak menyangka Anna bisa menggunakan bahasa isyarat.


"boleh aku mengobatimu? ". tanya Anna dengan bahasa isyaratnya yaitu bahasa Indonesia.


ternyata Gadis kecil itu penggemar berat Indonesia terutama pulau bali, membuat gadis itu belajar bahasa tangan (indonesia).


"ada apa sayang? ". tanya Adi melihat gadis kecil itu bangkit dari duduknya berputar mengelilingi Pria paruh baya itu dan mendekati Anna.


"gadis ini mengingatkanku saat aku kecil By, aku ingin memeriksanya, kamu tau kan aku dokter? ". tanya Anna serius ke Adi.


Adi berbicara pada Pria yang menjadi Kliennya, Anna mengeluarkan alat-alat medis nya dari tasnya yang benar-benar membuat Adi takjub, Istrinya memang tidak kehilangan jati dirinya walau sudah tidak menjadi dokter lagi.


Anna memeriksa tenggorokan gadis bernama Sarla itu seumuran dengan Ren dan Rose.


Sarla kaget melihat gerakan tangan Anna yang mengatakan bahwa dirinya bisa sembuh, Anna berbalik ke Adi dan mengatakan pada suaminya bahwa Anna akan mengoperasi Sarla yang ada sesuatu di pitas suaranya.


"apa tidak terlalu beresiko sayang?". tanya Adi setelah berbicara dengan Ayah gadis itu bernama Damanik.


"kata Ayahnya, tidak bisa dioperasi karna itu sangat berbahaya dan dia sedang ada penyakit lain sayang". jelas Adi.


"aku bisa menanggungnya, aku akan mengembalikan suara gadis ini". jawab Anna dengan serius.


Anna yang keras kepala tetap membawa gadis itu ke Rumah Sakit tempat Ia pernah bekerja dan meminta bantuan pada suster yang biasa menemaninya.


tidak ada yang bisa melarang Anna sebab Anna datang bersama Adi dan Damanik (Pengusaha Lion Air ternama di Rusia dan Internasional).


perawatan di lakukan selama 1 harian, lalu esok harinya sekitar jam 8 pagi Anna melakukan Operasi. Operasi yang dilakukan Anna benar-benar berbahaya dan tidak ada dokter bedah yang mau ambil resiko sebesar itu, tapi Anna adalah dokter satu-satunya yang berani mengambil Operasi yang paling berbahaya itu.


.


"benarkah? segitu bahaya nya? ". tanya Adi pada dokter bedah saraf yang sama dengan Anna hanya saja Anna lebih baik dari para dokter yang bekerja di Rumah Sakit itu bahkan mereka menyayangkan Anna adalah perempuan sehingga karirnya harus berhenti saat menjadi Istri.

__ADS_1


"dia punya penyakit lain, kami sudah berusaha membujuk dr. Anna untuk tidak mengoperasi gadis kecil itu, gadis itu sudah ditakdirkan bisu".


Adi tidak menyangka Istrinya sampai rela mengambil Operasi berbahaya itu, gelar Anna selama ini bisa hancur jika Operasi itu gagal dan Lisensinya sebagai dokter bedah saraf akan dicabut, pantas saja Damanik tidak menyembuhkan Putri bungsu nya itu padahal Damanik orang kaya raya di Rusia.


"apa istriku sudah makan? ". gumam Adi.


"kenapa lama sekali operasinya? ". tanya Adi mondar-mandir.


"Operasi akan selesai jam 9 malam". jawab dokter lain yang juga gelisah didekat Adi.


"apaaa?? jam 9 malam? kenapa lama sekali? ". bentak Adi.


"operasi itu sangat rumit Tuan". jawab dokter yang lain juga.


mereka menjelaskan dengan hati-hati, saking takutnya mereka tidak menonton didepan Ruang Bedah, melainkan menunggu bersama Adi dan Damanik.


Istri dan Kakak laki-laki Sarla pun datang, mereka baru saja tiba di Bandara dan bertanya pada Damanik, Adi mendengar percakapan mereka dalam bahasa Rusia.


"sayaaang..? kenapa kamu harus ambil operasi berbahaya ini? bagaimana makanmu? kenapa Operasi bisa selama itu? ". batin Adi tak bisa berbuat apa-apa mendengar ketakutan semua orang, Ia hanya berdoa semoga Operasi berhasil.


Adi dan keluarga Damanik menunggu berjam-jam di depan Ruang Operasi sampai lampu Operasi sedang berlangsung padam menandakan Operasi sudah selesai, Adi tidak makan saking khawatirnya Anna juga tidak makan di dalam sana.


Brankar keluar dari Ruang Operasi, Sarla masih pingsan karna Ia dibius total, hati damanik dan Istrinya berdenyut nyeri melihat leher anaknya penuh dengan perban.


"dek? ". panggil Kakak laki-laki Sarla bernama Samta dalam bahasa Rusia.


"Operasi sukses..!". Anna melepas maskernya dan tersenyum cerah.


"sayang? kamu pucat, kamu belum makan kan?". tanya Adi khawatir dengan Istrinya yang tidak makan berjam-jam.


Adi tidak habis fikir, mengapa ada Orang Operasi sampai berjam-jam lamanya, karna Adi bukan seorang dokter maka nya tidak tau.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2