Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
semakin dekat


__ADS_3

.


.


.


Layla menunggu telfon reporter itu sampai pagi, bawah matanya sudah menghitam akibat tidak bisa tidur.


drrettt... drrrttt..


"akhirnya telfon juga". Layla segera mengangkat panggilan dari Reporter bayarannya.


"dari mana saja kau hah?? kenapa tadi malam tidak mengangkat panggilanku? dan apa maksud Artikel itu? kenapa berbeda dari artikel yang kita sepakati?". Layla langsung menyambar berbagai pertanyaan yang membuatnya tidak bisa tidur sejak tadi malam.


"aku dipecat..! kau harus mencarikanku pekerjaan, Tuan Adi marah besar dan meminta atasanku langsung memecatku". Reporter itu membentak balik Layla.


"sialan..! ". Layla segera mematikan panggilannya dan melempar ponselnya ke sofa.


"kenapa dia tidak tertarik padakuu? tubuhku jauh lebih bagus dari Nona Konglomerat itu kan? dia memang kaya-raya tapi tubuhku jauh lebih baik darinya".


"kenapa dia harus marah? seharusnya dia menghubungiku dan tidur denganku satu malam saja lalu berikan aku uang yang banyak tanpa sepengetahuan Istrinya, zaman sekarang simpanan banyak itu sudah biasa".


Layla mengoceh geram sejak tadi dengan penampilan kacaunya itu, Ia tidak menyangka masalahnya semakin Rumit sampai Ia teringat Besta, wanita yang menawarkannya jembatan menuju Aditya Pratama yang kini menjadi sosok idola banyak wanita karna statusnya sebagai Suami Anna si konglomerat Asia Group.


"ada apa Layla? apa rencanamu berhasil? ". tanya Besta diujung telfon.


"Tuan Aditya marah besar Tante..! dia memecat Reporter bayaranku". lapor Layla.


"jangan menyerah sayang, wajar laki-laki seperti dia harus berlagak jual mahal, lagian ngapain kamu membuat Artikel seperti itu? mana ada simpanan disebar luaskan". omel Besta.


Layla mengangguk-nganggukkan kepalanya, "maaf Tante..! aku terlalu bersemangat ingin menjalin hubungan dengan cepat padanya, dia terlalu Hot".


"ya sudah..! kamu harus bertindak dengan bersih Layla, jangan sampai ketahuan media kalau kamu mau menjadi selingkuhannya, kalau kamu sudah berhasil terserah kamu mau melakukan apa". bujuk Besta.


Layla tersenyum lebar, membayangkan Ia menjadi Nyonya Aditya Pratama membuatnya bahagia kalaupun Adi cerai dari Anna si Konglomerat Asia Group kekayaan Adi tidak akan jatuh karna memiliki Mal ANA.


panggilan terputus setelah berbicara cukup lama dengan Besta mood Layla langsung baik,


"baiklah..! aku harus berakting dengan baik saat ini". senyum lebar Layla menyibakkan rambutnya dibalik daun telinganya.


Layla tidak berdandan lalu memotret wajahnya yang berantakan lalu mempostingnya di Sosmed tak lupa Ia memasukkan kata-kata menyedihkan seolah bertingkah sebagai wanita yang baru saja dianiaya.


seketika nama Layla pun baik-baik saja berkat aktingnya itu yang memukau, Ia menjadi penyanyi sekaligus bisa berakting,


"bagus..! namaku baik lagi". senyum puas Layla melihat banyaknya komentar para netizen meminta maaf padanya.


menurut semua orang wajar saja Layla menyukai wajah Aditya yang sangat tampan, Layla malah menyalahkan Reporter itu yang salah faham dengan tatapan Layla hingga Reporter itulah yang kini menjadi bulian publik.

__ADS_1


.


ditempat lain,


Anna pulang ke Mansion Anna didatangi oleh Sekar dan Caca.


"Anna kamu kemana aja sih? ". tanya Sekar dengan khawatir.


"kenapa tidak balas chat kami? ". tanya Caca juga.


"maaf ya? aku terlalu asik bersama Adi jadi melupakan kalian". cengir Anna menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"hah?? ". Caca dan Sekar membuka mulut selebar-lebarnya.


"kenapaa? bukankah sudah wajar? dia suamiku". Anna seakan tidak sadar dengan ucapannya.


Caca dan Sekar yang menebak hubungan Anna dan Adi semakin baik pun berubah datar.


"coba jawab kenapa Artikel wanita itu bisa muncul menyebut Aditya? ". tanya Caca menyambar.


"apa hubungan mereka? ". tanya Sekar juga.


Anna memutar bola matanya dengan malas, "perempuan itu hanya mengada-ngada saja, Adi bahkan marah saat tau artikel itu muncul dan meminta Radit menghapus lalu memecat reporter tidak tau fakta itu".


"memecat? ". beo Caca dan Sekar.


Anna bersenandung melompat-lompat kecil melewati kedua sahabat baiknya itu yang tercengang dengan perubahan sifat Anna.


"dia sudah gila". gerutu Sekar


"mereka gila karna cinta". sambung Caca juga.


ternyata jatuh cinta bisa membuat seseorang berubah terutama saat cinta mereka berbalas, seperti Anna yang Cintanya berbalas dengan Adi, begitu juga sebaliknya namun mereka tidak tau bagaimana gilanya Aditya saat gadis yang diam-diam dicintainya juga mencintainya.


.


Aditya datang ke Mal ANA dengan raut wajah datarnya, hatinya masih berbunga-bunga membayangkan kekasih hatinya adalah Anna juga mencintainya, Adi harus bisa mengendalikan senyumnya saat ini yang pasti membuat Anna kesal karna senyuman Adi bisa memutuskan urat malu wanita.


"Tuan...? Tuan..? ". panggil Radit dengan sedikit berteriak.


Adi tersentak lalu memutar kepalanya ke Radit sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Liftnya disini! ". kata Radit menunjuk sopan Lift yang dilewati Aditya Pratama.


"oh..! ekhem..! ". Adi pun berjalan ke dalam Lift yang ditunjuk Radit,


Radit menghela nafas, Tuan sekaligus sahabat baik Radit itu otaknya sedang bergeser karna Cintanya Adi dengan Anna berbalas jadi Adi sering melamun dan kurang fokus memikirkan sosok dewi mata birunya itu.

__ADS_1


di Ruangan Adi.


"selesaikan dengan cepat Radit..! aku harus pergi ke Apartemen menemui Istriku". titah Adi.


"silahkan selesaikan Tuan..! ". senyum lebar meledek Radit memanggil bawahannya yang banyak membawa berkas-berkas yang perlu di tandatangani oleh Adi.


Adi tercengang melihat semua itu, "kenapa bisa sebanyak itu? kau mau mematahkan tanganku? ".


"bukankah hal ini sudah biasa Tuan? saya sudah memastikan semuanya aman tinggal anda tandatangan saja". jawab Radit dengan sangat sopan.


"uhh..! cepat letakkan dimeja ku! ". titah Adi


Adi melakukan pemanasan tangan untuk bergerak cepat menyelesaikan pekerjaannya lalu bertemu dengan Anna nanti siang di Apartemennya.


.


Anna tiba di Apartemen Adi dan segera masuk sambil tersenyum cerah.


memang kalau pasangan lagi dimabuk cinta itu sangat menyenangkan sampai lupa segalanya.


"Ehh..? Adii? kamu udah sampai? ". Anna tersenyum lebar melihat Adi tengah membuka jasnya.


"aku pikir aku terlambat Anna, syukurlah aku datang duluan darimu". senyum tampan Adi berjalan ke Anna.


jantung Anna berdebar kencang melihat Adi yang tersenyum kini semakin mendekati nya,


DeG!


Anna memejamkan matanya saat Adi mencium bibirnya, kini Anna sudah bisa membalas ciuman Adi walau masih kaku tapi Ia sudah berusaha.


"aku merindukanmu sayang". bisik Adi lalu memeluk Anna dengan mesra.


Anna tersenyum lebar dipelukan Adi, "kamu mau aku masakkan apa? ". tanya Anna.


"hmm? masak apa ya? ". Adi tampak berpikir.


"bagaimana jika Pasta? ". tanya Adi


"Pasta? ". beo Anna.


"kita masak ya? kamu membantuku sayang". Adi menggendong Anna yang terpekik pelan melingkarkan tangannya di leher Adi.


Anna tersenyum malu saat Adi mengecup gemas pipi dan puncak hidungnya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2