Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
terselip


__ADS_3

.


.


.


"anak pertama ku laki-laki akan aku beri nama Fauzan Pratama Abiwara, dan anak keduaku juga laki-laki ku beri nama Fauzi Two ArfanSyah, lalu putri bungsuku perempuan ku beri nama Fiona Clara Cahyani". kata Adi dengan suara tegas dan lantang,


Anna berdecak kagum dengan nama yang sudah dipersiapkan suaminya untuk anak kembar 3 nya sangatlah indah,


"selamat datang Fauzan, Fauzi dan Fiona.! kalian sangat dicintai oleh kami semua". sahut keluarga Nana dengan bahagia.


mereka tertawa bersama, Ara dan Abi datang bersama Putranya Rabin memberi ucapan selamat untuk Anna.


Intan dan sarah (nenek Nana) melakukan VC, mereka tidak bisa datang pada Anna tapi berjanji akan datang saat Elvin, Ren dan Rose libur sekolah bahkan akan menyusahkan Leonard nanti dengan tinggal di Mansion Anna.


Sartika begitu terharu melihat David dan Mia tampak bahagia menggendong Fauzi Putra kedua Anna seperti anak mereka sendiri,


"bahagia yang aku mau ternyata sangat sederhana, aku sangat bahagia". batin Sartika tersenyum tulus.


jika mengingat kesalahan Sartika mungkin tidak akan termaafkan tapi mereka semua memberi Sartika untuk berubah, Ia berjanji akan menjaga kebahagiaan sederhana itu.


"kamu ingin anak laki-laki atau perempuan suamiku?". tanya Mia tersenyum lebar.


"perempuan sepertimu dan laki-laki sepertiku". jawab David.


"kembar? memangnya bisa anak diatur?". tanya Mia.


"hmm, aku bisa membuatnya menjadi anak kembar". jawab David malah bangga membuat Mia memerah malu, David yang gemas meradu keningnya dengan kening Mia.


Han datang disiang hari, Ia meminta maaf pada Sekar karna tidak bisa datang lebih awal malah menyalahkan diri sendiri adalah Papa yang tidak baik, Sekar tertawa dan Ia tidak mempermasalahkan hal itu sebab sudah ada Reyhan dan mertuanya, Mami Erie juga datang disiang hari.


.


2 hari kemudian,


Sekar juga melahirkan, anak laki-laki diberi nama Robby SeRey Ardiansyah, Keluarga mereka dilimpahkan kebahagiaan terutama Sekar yang dulu sempat takut menikah malah tidak menyangka akan merasakan kebahagiaan unik itu.

__ADS_1


"selamat ya Sekar? aku senang kamu menjadi seorang Ibu". senyum bahagia Anna yang sudah lebih baik.


"kalian harus ingat aku nanti saat melahirkan". pinta Caca memelas.


Anna dan Sekar tertawa pelan lalu mereka saling berpegangan tangan, Sekar melihat ke arah Mama Eve dan Papa Andi bersama Reyhan tampak bahagia menggendong bahkan memperebutkan Baby Robby yang sangat mirip dengan Reyhan.


"aku mau anak-anakmu memanggilku Mama dan Papa, Anna, Caca ". pinta Sekar serius melihat ke arah Anna, Caca.


Caca dan Anna saling pandang, "kalau begitu kita harus atur panggilan kita dong". jawab mereka serentak.


"tentu saja". jawab Sekar bangga.


"aku Mommy dan Papa aja deh". sahut Anna semangat merubah panggilannya supaya saat dipanggil anak-anak mereka nanti tidak bingung.


kan tidak lucu jika anak-anak mereka sama-sama memanggil Mama, ketiga wanita itu akan menoleh, untuk itu mereka membuat panggilannya masing-masing supaya tidak berbentur.


"kalau begitu aku Bunda dan Papa saja, bagaimana?". tanya Caca menaik-turunkan kedua alisnya sambil tersenyum lebar.


"setujuu !!". sahut Sekar dan Anna semangat.


Reyhan, Radit dan Adi yang tak sengaja mendengarnya pun terkekeh sambil geleng-geleng kepala mendengar panggilan para Istri mereka yang sudah di sepakati. para perempuan berpikir kedepan, entah bagaimana nanti Reyhan, Radit dan Adi nanti mengatasi anak-anak Istri mereka yang sama-sama memanggil Papa.


Flasback On beberapa hari yang lalu,


di Toko perlengkapan Bayi,


"ada apa?". tanya Bayu.


"yang ini aja". jawab Linda menunjuk Box bayi yang Ia suka.


"ini terlalu biasa, aku yakin Adi tidak mau ini seperti perempuan". sungut Bayu.


"Bayu kau tidak tau kalau Tuan Adi sangat mencintai Nona-ku, aku sangat mengenal Nona-ku dan percayalah ini kesukaannya". jelas Linda serius.


dengan debat yang panjang akhirnya Bayu mau menerima usulan Linda, saat Box bayi dibawa naik ke mobil angkut barang, Bayu asik mengikat tali sepatunya hingga tidak tau mobil dibelakangnya sedang mundur ke arah Bayu sebab si supir mobil itu lupa menekan rem pengunci nya.


"awass.. Bayuu?". pekik Linda melihat pemandangan itu berlari ke Bayu lalu mendorong Bayu kesamping hingga mereka berpelukan dan mengguling terlihat romantis hingga berhenti tapi kening Linda terbentur anak tangga, lengan Linda juga tergores karna menyelamatkan Bayu.

__ADS_1


"kau..? Lin..? kamu tidak apa-apa?". tanya Bayu yang kaget tidak sadar posisi mereka sangat int*m.


"tidak apa..! bisa kau berdiri? badanmu sangat berat menimpa badanku". pinta Linda memelas terlihat imut.


Bayu yang tersadar segera bangkit dan melihat mobil yang mundur teratur itu hingga berhenti saat menabrak beton pembatas Rumah satu dengan Rumah lainnya.


Linda berlari ke arah mobil itu dengan lari yang sedikit pincang, hatinya mencelos melihat pemandangan itu terlebih lagi Linda berteriak mengomeli si Supir yang tidak becus menjaga mobil membuat Box bayi yang Ia beli bisa lecet dan harus mengganti jika memang benar-benar lecet walau hanya setitik.


"ada apa dengan hatiku?". gumam Bayu melihat dada bidangnya yang merasa jantungnya berdebar kencang,


Flacback Off.


sejak saat itu Bayu merasa telah jatuh hati pada Linda tapi Ia tidak mau terburu-buru sebab Ia tidak mau Linda menolaknya.


"aku harus sabar..! tugasnya sebagai pengawal tapi jantungku berdebar dengan perlindungannya, haissh.. tapi dia kan pengawalnya Nona Anna, kenapa melindungiku coba?". batin Bayu.


jujur saja Bayu takut cintanya di tolak, dulu saat suka pada Bunga di tolak dan Ia sedih namun sekarang ini berbeda, debaran jantungnya juga berbeda jika di tolak pasti akan lebih menyakitkan, untuk itu Bayu tidak mau terburu-buru tanpa Bayu ketahui Radit dan Adi tak sengaja melihat pandangan Bayu.


"apa dia menyukai pengawal istriku?". bisik Adi ke Radit.


"sepertinya begitu". jawab Radit menahan senyum.


mereka menggeleng kepala lalu fokus ke anak dan Istri mereka sampai keluarga mereka khawatir saat bayi-bayi itu menangis, Anna, Sekar terkekeh lalu akan menyus*i anak-anaknya maka keluarganya pun pergi teratur, Nana dan keluarganya pamit pulang tapi berjanji akan kembali esok hari.


Leonard terpaksa keluar, Adi maupun Reyhan tidak mengizinkan siapapun melihat Istrinya memberi asi pada anak-anaknya, mereka bahkan membuat pembatas yang tidak boleh dilanggar dengan kain tebal tidak akan transparan.


Caca dan Radit harus pulang akan kembali esok hari juga, Ia sudah tenang melihat kedua sahabat baiknya melahirkan buah hati mereka hingga Caca tidak akan terlalu sedih.


Bayu mengantar Linda dengan mobilnya ke Mansion Anna, sesekali Ia melirik Linda dengan sangat hati-hati.


"apa kamu mau makan Lin? aku sangat lapar". tanya Bayu.


"benarkah? kalau begitu aku yang pilih tempatnya bagaimana?". tanya Linda semangat.


Bayu mengangguk dengan senyuman melihat semangat Linda, "aku sudah gila..! bagaimana aku bisa jatuh cinta hanya karna dilindungi olehnya". batin Bayu mengulas senyum.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2