Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
apartemen Adi


__ADS_3

.


.


.


"mau aku beli kan Lingerie? ". bisik Adi


Anna membulatkan matanya, "pakaian apa itu? kenapa aku merasa takut? ".


Adi terkekeh gemas melihat raut wajah Anna yang was-was ternyata Istrinya tidak tau jenis pakaian itu, pakaian yang bisa mengundang hasr*t lelaki apalagi jika yang memakainya adalah perempuan yang dicintai.


"pakaian apa itu? ". tanya Anna dengan kesal.


"cari di internet". jawab Adi tanpa beban.


Anna yang bingung tapi tetap mencoba mencari tau jenis pakaian itu sehingga wajahnya kian memerah dengan mata semakin terbelalak ingin keluar dari sarangnya.


"kamu minta aku berpakaian seperti ini? untuk apa?". tanya Anna dengan geram menunjukkan gambar pakaian yang Adi maksud.


beberapa pelayan dan pengunjung Mal melihat potret yang ditunjukkan Anna pun terkekeh, gemas, ada yang malu ditambah lagi banyak yang Iri.


Anna tersadar lalu kembali menyimpan ponselnya, "ini semua karnamu..! kenapa membahas jaring Ikan itu hah? ". omel Anna ke Adi.


Adi tertawa bukannya merasa bersalah malah tertawa melihat wajah kesal bercampur malu itu, Anna sangat menggemaskan dengan raut wajah seperti itu hingga Adi tidak kuasa menahan tawa nya.


Anna memilih meninggalkan Adi yang menertawainya, Anna membeli pakaian da**m dan Adi menunggu diluar tanpa terbesit sedikitpun ingin masuk.


Adi harus menjaga harga diri juga karna Ia lelaki terlalu malas melihat dal*m*n wanita itu namun tetap setia menunggu Anna.


Adi menggoda Anna karna dengan santainya Istrinya itu ingin beli dal*m*n padahal ada Adi, Adi yang pada dasarnya usil hanya pada Anna saja malah memberi saran akan membelikan Anna pakaian seperti itu.


"itu suami mbak kenapa tidak dibawa masuk? ". tanya sipenjual


"aah..! dia laki-laki bu..! biarkan saja dia menunggu diluar". jawab Anna.


"suami Mbak dilihat secara langsung tampan sekali ya..! tadi ibu tidak sengaja melihatnya tersenyum dan tertawa, ya Ampun..! Mbak bisa hidup melihat wajah semanis itu setiap hari? lesung pipinya itu loh..! dijaga suami mbak ya? senyumnya itu berbahaya".


Anna melihat kearah Adi yang tidak tersenyum malah sibuk memainkan ponselnya menunggu Anna selesai berbelanja, pose Adi sedang menunggunya itu terlihat seksi dimata Anna tapi matanya mendelik tak senang saat menangkap banyak wanita memotret Adi seperti aktor saja.

__ADS_1


"apa dia artis? hanya model Mal ANA juga Perusahaanku udah membuatnya seperti Model papan atas yang punya banyak jutaan penggemar". gerutu Anna.


"wajar mbak..! suami mbak tersenyum tampan sekali, dijaga senyum suami mbak ya? ".


Anna tersenyum canggung dan kikuk pada sipenjual yang ternyata mengagumi Adi tapi di Penjual sudah bersuami tentu saja tidak ingin Anna lengah sampai suami setampan Adi lepas dari genggaman Anna, bagi Perempuan yang sudah berumah tangga harus menyingkirkan pelakor yang berani berbuat hal tidak senonoh demi mendapatkan keinginan mereka hingga menyebabkan perceraian dalam 1 keluarga yang seharusnya bahagia.


.


"Anna? sudah siap? ". Adi menoleh ke Anna dan menyimpan ponselnya tanpa diminta langsung mengambil alih belanjaan Anna.


Adi menggenggam tangan Anna hingga para wanita tadi memekik iri, Anna mendekatkan bahunya di tubuh Adi supaya mereka semua tau diri sedikit kalau Adi adalah suaminya.


Adi melirik ke arah Anna, tangannya tadi yang menggenggam tangan Anna beralih merangkul mesra pinggang Anna, ia mengulum senyum karna tau Istrinya sedikit tidak suka saat banyak wanita yang melihatnya.


"mau kemana lagi? ". tanya Adi.


"pulang saja". jawab Anna yang sepertinya mood nya sudah rusak.


"bagaimana kalau kita main game? ". tanya Adi.


"game? aku tidak bisa". jawab Anna.


Anna terpaksa mengikuti Adi, awalnya Anna tidak terlalu tertarik namun lama-lama Adi bisa membuat Anna memekik girang mendapatkan hadiah yang lucu juga unik, tanpa terasa mereka bermain sampai larut malam dan saatnya pulang.


Anna yang tadinya badmood langsung berubah menjadi senang dan gembira, Ia membawa banyak hadiah dari hasil permainan suaminya


mengapa Adi menjadi Pria yang romantis? mengapa Adi bisa tau cara merubah mood istrinya? bukan membelikan sesuatu yang mahal tapi Adi seperti memperlakukan Anna seorang gadis kecil yang harus disayangi juga dilindungi, memang benar Anna haus akan rasa kasih sayang tapi tidak disangka Adi bisa tau perasaan Anna yang harus dimanja saat moodnya tidak baik bukan dicuekkin karna sebenarnya kebanyakan lelaki itu tidak peka.


.


ke esokan paginya,


"Adi..? pakai ini..! ". Anna melayani Adi berpakaian dengan cekatan dan tak lupa memasangkan dasi serta memilih jam tangan untuk Adi.


Adi bisa melihat raut wajah Anna yang terlihat sedang bahagia,


"ada apa Anna? apa kamu baik-baik saja? ". tanya Adi dengan lembut.


Anna menoleh ke Adi lalu mengulum senyum cerahnya, "Iya..! terimakasih sudah membuatku senang tadi malam Adi..! kamu adalah Suami yang baik".

__ADS_1


Adi terkekeh, "tentu saja..! aku ingin kamu mencintaiku". gumam Adi sungguh pelan.


"apa?? kamu bicara apa Adi? ". tanya Anna mendekati Adi karna Ia jelas tau Adi tadi berbicara tapi tidak jelas Adi bergumam apa.


"tidak ada..! aku mungkin pulang larut malam Anna, kemarin aku banyak meninggalkan Pekerjaan". lapor Adi ke Anna.


"makan siang bagaimana? ". tanya Anna.


"datanglah ke Apartemenku Anna..! disana banyak makanan dikulkas, aku jarang tinggal disana jadi banyak yang tidak terpakai". Adi.


"Apartemen? kamu punya Apartemen? ". tanya Anna baru tau Adi punya Apartemen.


"iya sayang..!". jawab Adi tersenyum lebar.


"kawasan mana? ". tanya Anna.


mereka berbicara tentang Apartemen Adi, Anna benar-benar tidak tau Adi punya tempat tinggal mewah di dekat Mal ANA yang tidak terlalu jauh dari Rumah Sakit tempat Anna bekerja.


Anna bisa mampir di Apartemen Adi lalu langsung lanjut ke Perusahaan Asia Group tanpa harus berputar ke Restaurant Caca sebab Anna terlalu malas kembali ke Mansion Anna yang semakin jauh saja.


.


"jadi ini Apartemennya? ". gumam Anna mendongak tinggi melihat kawasan tempat tinggal Adi lebih mewah dari luar gerbang.


Anna bisa masuk dengan kartu khusus sebagai akses memasuki kawasan Apartemen, Ia mendapatkannya dari Adi karna Apartemen itu tidak ada Pengawal namun perlindungan dari teknologi canggihnya itu yang membuat gedung Apartemen itu sangat mahal kalau ingin punya Apartemen dikawasan itu.


jujur saja Anna belum pernah masuk ke Apartemen itu, sesampainya di dalam Apartemen Adi tidak ada debu sedikitpun atau bahkan berantakan, semua rapi seolah sudah ada yang mengurus Apartemen suaminya.


"katanya jarang kesini terus siapa yang membersihkan Apartemennya? dia kan tidak suka pekerja Perempuan". gumam Anna yang tau Adi tidak suka berdekatan dengan perempuan lain ataupun bekerja dengan perempuan.


Adi selalu mengatakan wanita itu merepotkan, banyak masalahnya setiap datang bulan (haid) tidak bisa masuk bekerja karna senggugutan, dan halangan lainnya, pekerja wanita yang tidak bisa mementingkan 1 hal saja sebab banyak yang diurus seperti pekerjaan Rumah Tangga, mengurus Rumah dan lain-lain, yang membuat Adi pusing saja lebih baik bagi Adi bekerja dengan Pria.


bukan maksud Adi merendahkan kemampuan wanita, tapi kebanyakan wanita yang pernah bekerja dengannya tidak becus, ada yang bisa bekerja dengannya tapi ada juga masalahnya seperti setiap tamu bulanannya tiba, Adi tidak bisa memecat karna alasan seperti itu.


itulah sebabnya Adi tidak mau bekerja dengan wanita, wanita merepotkan karna pekerjaan yang ditanggung wanita itu banyak terutama jika sudah menikah dan hamil.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2