Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
artikel?


__ADS_3

.


.


.


Adi bekerja dengan cepat dan cekatan seolah mengejar ketertinggalan sebelumnya, Ia kini sedang mengadakan rapat terbuka tentang Project baru yang sedang direncanakan.


"apaa?? kenapa harus ada model? ". tanya Adi dengan dingin.


"bukankah Tuan ingin metode baru? jadi kami pikir harus menggunakan model tapi belum ada yang cocok dengan kriteria kami Tuan Muda".


Adi menghela nafas, Ia membaca berkas berisi Project yang sangat membutuhkan model itu.


"apa Tuan Muda bisa menjadi modelnya? ". tanya Sekretaris Im.


"tidak bisa Pak..! aku harus ke Amerika beberapa hari lagi". tolak Adi dengan serius.


"lalu apa Tuan Muda punya Model yang pantas untuk kriteria kami? ". tanya seorang Pria memberikan sebuah dokumen tebal ke Adi.


"apa ini? ". tanya Adi mengambil dokumen tebal itu.


"itu semua biodata para artis, model dan aktris yang sedang ada di dunia Hiburan ini Tuan Muda". jawab salah satu dari karyawan yang ada.


Adi membuka nya namun tidak ada yang menarik perhatiannya, padahal hanya melihat foto saja sudah membuatnya tak tertarik.


"kenapa semua foto mereka seperti jal*ng?apa tidak ada model yang memiliki kesan polos dan suci? ". Adi pun tidak suka dengan semua biodata yang baru saja ia lihat.


Benar perkiraan mereka semua, tidak ada model yang pantas untuk Project baru mereka saat ini.


"lalu apa yang harus kami lakukan Tuan? ". tanya Radit.


Adi memijit pelipisnya lalu teringat sosok Sari yang memiliki kesan polos saat menawarkan berlian untuk diberikan pada Anna namun Adi menggeleng kepalanya menepis pikiran itu karna menurutnya gadis itu terlalu kecil dan mungil tidak cocok untuk peran model yang sedang mereka rencanakan.


"Nona Sekar atau Nona Caca bagaimana Tuan? ". tanya Sekretaris Im seketika.


"Tuan? ". panggil Radit terlihat mengingat sesuatu.


"hhm? ". sahut Adi menoleh ke Radit.


"bagaimana dengan gadis yang menawarkan berlian untuk Nona Anna? siapa namanya Sari? ah.. Iya Sari Tuan, saya rasa dia punya kriteria gadis polos yang anda maksud". Radit teringat pada Sari yang pernah diberi bonus gaji di Mal ANA.


Adi terdiam, "hmm? bisa, tapi Gadis itu terlalu mungil". jawab Adi.


"tapi tidak ada salahnya memasukkannya bersama Nona Sekar dan Nona Caca Tuan, mereka pasti penuh warna". jelas Radit.


"saya setuju Tuan". Sekretaris Im langsung menyetujui rencana Radit walau ia tidak tau siapa Sari.

__ADS_1


Adi berpikir sejenak,


"kita bisa atur ketiga model itu dan menata dandanan mereka menjadi gadis polos, undang MUA dari Korea Selatan untuk mendandani kedua model baru kita ini". Adi mengeluarkan perintah.


"baik Tuan Muda". jawab semuanya serentak.


.


mereka kembali bekerja setelah menyelesaikan masalah utama yaitu tentang model, kini Perusahaan Asia Group akan merambat ke dunia hiburan, sebelumnya mereka menutup diri karna Leonard tidak suka, namun sekarang cara Adi ingin Perusahaan Asia Group semakin berkembang pesat dan intinya memberi lapangan pekerjaan dan celah kesuksesan bagi sebagian orang yang membutuhkan pemasukan uang.


Anna datang ke Perusahaan Asia Group tanpa membawa apa-apa, Ia sudah selesai bekerja dan ingin mampir menemui suaminya di Perusahaan sekaligus ingin memasakkan sesuatu untuk Adi.


dalam perjalanan Anna mendengar beberapa karyawan Asia Group memuji ketampanan dan cara kerja Adi yang sangat hebat, Anna yang mendengar gosip-gosip Karyawan tersenyum lebar.


"suami siapa dulu? ". gumam Anna dengan ceria berlari riang memasuki Lift.


"Adiii? ". teriak Anna memasuki Ruangan Adi sambil berlari merentangkan tangannya.


glekk..!


Anna berubah kaku saat di Ruangan Adi ada Radit dan Sekretaris Imran yang melihat ke arahnya.


"ahahaha". Anna tertawa canggung hendak berbalik.


"sayang? kemarilah! ". gemas Adi.


Anna berbalik dan berjalan seperti robot mendekati Adi, padahal Ia adalah pemilik Perusahaan Raksasa ini tapi Anna bertingkah seperti gadis desa yang baru saja kaya dadakan.


Anna menoleh ke Radit dan Sekretaris Im yang pura-pura sibuk melihat Dokumen-dokumen yang mereka pegang.


Anna pun dengan patuh duduk dipangkuan Adi, Adi memeluk Anna dengan erat dan mengendus aroma tubuh Anna yang sangat memabukkannya.


"aku sangat merindukanmu sayang". bisik Adi.


Anna tersenyum kikuk, "A.. Adi? aku keluar aja dulu deh..! kalau kamu mau kerja aku tidak mau mengganggu ya? ". Anna hendak bangkit.


"tidak akan mengganggu sayang". jawab Adi lalu memberikan Anna cake kecil yang Ia pesan khusus untuk Anna.


"eeh...? kapan belinya? ". tanya Anna menerima cake itu dengan senang.


"barusan". jawab Adi mengelus kepala Anna.


Adi mengangguk ke Sekretaris Im yang melanjutkan penjelasannya di ikuti Radit, sementara Anna diam mendengarkan dan sibuk dengan cake nya.


diam-diam Sekretaris Im bahagia melihat Adi begitu memanjakan Anna dan terlihat begitu menyayangi Anna, tidak salah Leonard memberikan Posisi Presdir Utama pada Aditya yang terlihat begitu menggilai Anna.


"bagaimana sayang? apa menurutmu Caca, Sekar mau menerima tawaran ini? ". tanya Adi memperlihatkan berkas project barunya.

__ADS_1


Anna mengambil tisu lalu mengelap kedua tangannya dan membaca project penting Asia Group, padahal itu bersifat rahasia tapi tidak ada yang patut Adi rahasiakan dari Anna.


"hmm? aku suka Project ini, aku yakin mereka pasti suka". senyum lebar Anna setelah membaca intinya.


"baguslah kamu menyukainya sayang". Adi tersenyum puas saat Anna menyukai Project barunya.


Anna mengayunkan kedua kakinya di pangkuan Adi, setelah pekerjaan Adi dengan Sekretaris Im dan Radit selesai, mereka langsung keluar Ruangan Kerja Adi tanpa menunggu diusir.


.


"udah makan? ". tanya Adi merapikan rambut Anna yang sibuk memakan cake kecilnya itu.


"ini makan". jawab Anna dengan ceria.


Adi mengecup bibir Anna dan ******* cream kesukaan Anna dibibir Istrinya itu.


Anna tersenyum malu, "kapan kamu ke Amerika Adi?".


"hmm? mungkin 2 hari lagi, kenapa?? mau ikut? kita bulan madu? ". goda Adi.


Anna menggeleng kepalanya pelan, "aku tidak bisa meninggalkan Pasienku". keluh Anna.


Adi tertawa pelan, "tenang saja aku tidak akan memaksamu".


mereka asik bermesraan sampai ke Ruangan Pribadi, tidak melakukan apa-apa hanya pelukan, berciuman dan bercanda satu sama lain layaknya pasangan kekasih pada umumnya.


Anna memainkan ponselnya diatas meja menunggu Adi yang sedang membuatkannya Daging sapi BBQ.


Anna tersentak melihat artikel baru muncul di sosmed, "Ad.. Adi? ". panggil Anna.


"hmm? ". Adi mengatur suhu Oven nya lalu mendekati Anna.


"i.. ini? apa? ". tanya Anna memperlihatkan Artikel yang Ia lihat.


Adi membacanya mengerutkan keningnya, "aku bahkan tidak kenal siapa Layla ini, kenapa ada artikel seperti ini? ".


"kamu tidak pernah bertemu Layla Adi?". tanya Anna penasaran berusaha berpikir positif.


"tidak sayang..! aku tidak kenal siapa dia, tunggu... kamu percaya sama aku kan sayang? artikel ini hanya untuk menarik perhatian orang saja". Adi terlihat khawatir menatap Anna takut sang Istri tidak mempercayainya.


Anna melihat wajah Adi langsung tersenyum, "aku percaya padamu Adi..! bukankah aku alasanmu untuk hidup? kamu tidak mungkin berpaling pada wanita lain saat kamu mengatakan akulah hidupmu". kata Anna mengelus rahang Adi.


Adi memeluk Anna dengan erat, "aku akan atasi masalah artikel ini sayang, terimakasih sudah mempercayaiku". bisik Adi dengan helaan nafas lega nya.


Anna tersenyum dan mengangguk dipelukan Adi,


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2