Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
drama kehidupan


__ADS_3

.


.


.


Anna mengabaikan suami mesumnya dan mencari Radit, Ia juga memerintahkan Pengawalnya mencari Radit sampai berjam-jam lama nya, saking khawatirnya mereka keadaan Radit, mereka melupakan benda yang teramat penting yaitu CCTV.


"ada apa Anna? aku lihat kalian sejak tadi sibuk". tanya Sekar setelah acara selesai


tamu undangan sudah membubarkan diri, hanya menyisakan keluarga dekat Sekar saja.


"Radit hilang, kami mencarinya dia lagi terkena efek minuman yang diberikan Layla". jawab Anna.


"Layla? kok Radit? aku sejak tadi lihat mata jal*ng tidak tau diri itu ke Adi saja". kesal Sekar mengingat nama artis satu itu.


"aah..! minuman mereka ketuker". jawab Anna dengan geram.


"apaaa??". Sekar melototkan matanya tak percaya.


"iya Sekar, bagaimana ini? kami sudah mencarinya disemua tempat". Anna memijit pelipisnya dengan pelan.


"lalu dimana jal*ng Layla itu? apa dia masih punya muka mencari suamimu? ". tanya Sekar dengan mata melotot.


"biarkan saja dulu, besok akan aku hukum dia sekarang kita fokus ke Radit ya? bahkan Caca pun hilang entah kemana". gerutu Anna.


"Caca? kenapa Caca bisa hilang?? ". tanya Sekar


"dia kabur dari perjodohan yang di atur oleh Om dan Tante, entah mereka terkait atau tidak ku harap mereka tidak melakukan hal itu, Ya ampun...! kepalaku isinya hanya hal kotor saja". oceh Anna.


Sekar membekap mulutnya, "ayo kita cari..!".


"tapi kamu pengantin baru Sekar, kamu tidak usah merepotkan diri". tolak Anna.


Reyhan yang baru saja datang mendengar percakapan mereka,


"apa menurutmu aku bisa tenang sementara Aku belum tau bagaimana nasib sahabatku, aku tidak mau tau ayo kita cari! ". Sekar menarik lengan Anna.


"Sekar kamu harus izin dulu pada suamimu". pinta Anna.

__ADS_1


"aah.. iya juga, aku akan cari suamiku". Sekar lupa bahwa kini ia bukan lajangan lagi melainkan sudah bersuami.


"pergilah Sayang..! kita akan menginap di hotel satu malam". Reyhan tiba-tiba bersuara.


Sekar dan Anna memutar kepala dan kaget melihat Reyhan, mereka hanya bisa mengumpat dalam hati karna Reyhan pasti mendengar percakapan mereka.


"aku duluan ya? ". Anna izin pada Sekar lalu segera pergi dari pasangan itu.


Sekar mengangkat gaunnya mendekati Reyhan, "maaf ya? kamu jadi tau masalah kami yang banyak dramanya". ucap Sekar dengan kepala tertunduk.


Reyhan mengulum senyum, "aku yang harusnya minta maaf Sayang, karna kami mengundang Artis bernama Layla itu maka nya masalah menjadi serumit ini".


"tidak, bukan salah kalian cuma Layla nya saja yang kegat*lan". bela Sekar.


Reyhan terkekeh, "aku akan bilang pada Mama dan Papa kalau kita menginap disini, oh ya? buka heelsmu sayang".


Sekar mengangkat gaunnya, Reyhan dengan cepat berjongkok untuk melepaskan heels Sekar, Sekar yang kaget melangkah mundur hingga nyaris jatuh jika Reyhan tidak memegang kedua tangannya.


Reyhan tau Sekar sangat sopan pasti tidak enak saat Reyhan berjongkok dihadapannya, Ia menjelaskan pada Sekar bahwa sekarang Sekar adalah tanggung jawabnya, Han memberi kepercayaan pada Reyhan yang orang baru ini untuk membahagiakan Sekar.


"pakai sendal hotel ini ya? aku akan cari kamar untuk kita". Reyhan mengeluarkan sendal hotel yang Ia bawa dengan paperbag lumayan besar bisa memasukkan heels Sekar didalam sana.


Sekar melihat kakinya yang terasa lebih nyaman, "terimakasih". ucap Sekar.


"Iya benar..! CCTV". Sekar tersenyum lebar berlari mengangkat gaunnya ke arah keamanan.


.


Sekar membelalak melihat CCTV, Ia membekap mulutnya melihat Caca dan Radit memang bersama masuk kamar.


Caca niat ingin bersembunyi sementara Radit ingin menenangkan diri, awalnya Radit masuk duluan ke kamar itu sehingga tidak mengunci kamar lalu Caca melihat pintu Kamar tidak terkunci segera masuk ke dalam kamar itu untuk bersembunyi.


"apa terjadi sesuatu? ". batin Sekar.


Sekar segera menghubungi Anna, Anna yang mendengar Sekar tau keberadaan Anna pun segera berlari ke ruang keamanan.


betapa bodohnya mereka melupakan cara pintas yang membuat pekerjaan mereka menjadi lebih mudah adalah CCTV, lucunya mereka semua melupakan hal itu.


Anna dan Sekar mendatangi kamar hotel lalu meminta kunci kamar yang terekam CCTV, mereka hanya berdua belum memberi tau yang lain saat masuk ke kamar itu.

__ADS_1


Caca menangis menutupi tubuhnya sementara Radit di kamar mandi sedang mendinginkan badannya.


"Caca? ". pekik Anna dan Sekar berlari ke Caca.


"a.. apa ini? apa semuanya terjadi? ". tanya Anna panik.


"t.. tidak, dia sudah mencumb* ku tapi belum sampai kesana cu.. cuma.. hiks.. hiks.. aku bersyukur dia cepat sadar dan sedang mendinginkan badannya". isak tangis Caca yang gemetar ketakutan.


Anna dan Sekar memeluk Caca lalu membantu Caca berpakaian setelah itu mengabari yang lainnya.


sidang diputuskan Radit akan bertanggung jawab, Caca sampai trauma tapi tidak bisa membenci Radit karna Pria itu sudah baik bisa cepat sadar dan Ia dinikahkan oleh Pria itu walau belum ke tahap akhir namun Radit merasa bersalah.


Kedua orangtua Caca meminta maaf pada Caca sampai kabur dari perjodohannya lalu terjebak dengan hal itu, Caca juga minta maaf pada Radit yang tanpa permisi main masuk saja ke kamar Radit.


malam itu juga mereka menikah, Radit memberikan cincin pernikahan Ibunya sebagai mahar ke Caca dan melekat di jari manis Caca.


semua diselesaikan malam itu juga sampai waktu telah menunjukkan pukul 03.17 pagi.


"Sayang? kenapa? ". tanya Reyhan merangkul Sekar yang ikut menjadi saksi pernikahan dadakan Caca dengan Radit.


"aku cuma ngantuk". jawab Sekar dengan mata setengah terpejam.


Reyhan tersenyum lalu menggendong Sekar, "kamu sudah lelah tidur saja ya? hari ini cukup melelahkan".


Sekar memejamkan matanya di gendongan Reyhan tanpa memikirkan apa-apa lagi, Reyhan meletakkan tubuh Sekar di ranjang lalu menyelimutinya membiarkan Sekar masih mengenakan baju pengantin.


"persahabatan kalian sangat mengagumkan". gumam Reyhan mengulum senyum.


cara Sekar dan Anna menyelesaikan masalah Caca benar-benar sangat dewasa, bahkan Anna dan Sekar bisa membujuk Caca yang awalnya tidak mau menikah menjadi mau dinikahi oleh Radit.


Radit juga tidak mau lari dari tanggung jawab, walaupun ia tidak merusak Caca tapi sudah setengah jalan dan itu membuat harga diri Radit hancur karna Ia tidak pernah menyangka akan merusak perempuan.


Radit anak mami, walaupun Ia jarang pulang dan tidak pernah mengajak Maminya jalan-jalan tapi Ia tetap anak Mami yang hampir tiap malam telfonan dengan Maminya, saking terburu-burunya Radit belum mengabari Maminya kalau Ia sudah punya Istri.


.


di Kamar lain, Anna dan Adi juga tidur berpelukan, mereka menginap di hotel karna sudah terlalu pagi dan malas berkendara dan alasan utamanya sudah mengantuk.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2