Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
manja


__ADS_3

.


.


.


Anna yang malas di Rumah Sakit segera pergi menuju Perusahaan Asia Group, Anna berjalan dengan alis ditekuk masam juga bibir mengerucut.


beberapa pekerja yang tidak sengaja melihat wajah Anna menahan tawa sekuat tenaga, tidak tau apa masalah Anna tapi malah terlihat lucu.


"Nona Anna kenapa ya? ".


"sedang badmood mungkin".


mereka bergosip gemas tentang Anna, biasanya Anna ramah menyapa mereka semua tapi melihat ekspresi Anna membuat mereka berpikir kalau Anna sedang dalam masalah jadi tidak berani sekedar menyapa Anna, nanti bisa kena sembur amarah Anna, mereka takut dengan kemarahan Cucu Tunggal Penguasa Asia Group.


Anna memang baik dan belum pernah mereka melihat Anna marah tapi semua orang tau kalau air tenang belum tentu aman jadi mereka hanya bersikap waspada, kemarahan orang baik itu sangat mengerikan begitulah penilaian mereka semua.


.


Adi kaget melihat kedatangan Anna dengan raut wajah menggemaskannya itu terlihat masam dengan bibir mengerucut.


"sayang? ". Adi berdiri lalu berlari mendekati Anna yang terlihat menggemaskan.


"Adi..? apa kamu sibuk? ". tanya Anna dengan wajah memelas.


"ada apa sayang? apa ada masalah? katakan padaku.. hmm? aku akan selesaikan masalahmu". tanya Adi mengelus kedua pipi Anna dengan senyum tampannya.


"aku sedang bosan, apa kita bisa jalan-jalan? ". tanya Anna dengan mata puple eyesnya.


Adi memejamkan matanya, "sayang..?jangan menggodaku nanti kamu tidak bisa berjalan". peringatan Adi.


Anna berubah pias, ia takut Adi memakannya sampai Anna tidak bisa berjalan apalagi Adi memang sangat kuat diranjang malah Anna yang tidak kuat.


"haha..? maaf.. maaf..! jangan lakukan dulu ya? aku sedang kesal". rengek Anna.


"baiklah..! mau menungguku sayang? pekerjaanku sebentar lagi". tanya Adi tersenyum hangat sedikit membungkukkan badannya menatap wajah masam Anna itu.


Anna menganggukkan kepalanya sambil merentangkan tangannya, Adi terkekeh dengan cepat Ia mengecup bibir Anna lalu menggendong Anna seperti koala dan membawa Anna ke kursinya, Anna memeluk Adi dengan manja.


Adi duduk di kursi kebesarannya sambil menggendong Anna, Adi bahagia dengan tingkah Anna seperti anak kecil padanya, setidaknya Adi merasa dirinya dianggap penting oleh Anna memikirkan hal itu saja membuat Adi bahagia karna baginya Anna adalah segalanya.


"Adi...?". Radit memasuki Ruangan Adi dan terbelalak melihat Anna tengah duduk dipangkuan Adi.


Adi menatap tajam Radit yang menganggukkan kepala, dengan langkah hati-hati Radit mendekati Adi membukakan berkas yang butuh tanda tangan Adi detik ini juga.

__ADS_1


Adi segera menandatanganinya lalu mengusir Radit dengan sebelah tangannya, Radit mendengus lalu segera pergi dari Ruangan Adi.


"aku kan jadi pengen nikah". batin Radit merasa gemas dengan tingkah Anna tadi sehingga membuat Radit ingin punya Istri yang manja.


.


Anna masih memejamkan matanya di pelukan Adi sampai ia merasa tenang lalu melepaskan pelukannya dari Adi tapi masih duduk dipangkuan Adi.


"kenapa sayang? ". tanya Adi merapikan anak rambut Anna.


"aku mau minum". jawab Anna sambil beranjak turun dari pangkuan Adi.


"aku bisa ambilkan sayang". Adi menahan tangan Anna.


"aku bisa ambil sendiri". senyum lebar Anna lalu berlari meninggalkan Adi.


"apa dia sudah baikan? ". tanya Adi menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Anna membuat minuman di Ruangan Pribadi Adi tak lupa Ia juga membuatkan Adi minuman.


Anna membawa nampan berisi 2 minuman untuknya juga untuk Adi, Adi mengerutkan keningnya melihat itu lalu bertanya dengan santainya Anna menjawab minuman itu spesial untuk Adi.


Adi meneguk minuman itu, seketika matanya melebar.


"bagaimana? ". tanya Anna berbinar penuh harap.


"itu teh hijau diberi cream susu spesial". jawab Anna tersenyum senang ternyata Adi menyukai minuman buatannya.


"terimakasih sayang". ucap Adi dengan tulus dan Anna mengangguk senang.


.


sesuai janji Adi membawa Anna jalan-jalan ke Mal dan juga ke taman bermain yaitu wahana, hanya itu kesenangan Anna yaitu bermain.


"aahhhh". Anna melompat senang setelah puas bermain di wahana tempat bermain cukup terpopuler di kota.


"sudah sayang? jangan melompat-lompat nanti kakimu sakit". Adi merangkul pinggang Anna dan mencium sayang kening Anna yang tertawa cekikikan.


"sekarang bisa katakan padaku kenapa kamu seperti tadi sayang? ada masalah apa hmm? ". tanya Adi menatap lembut Anna.


"Layla". jawab Anna.


"siapa? kenapa dia? apa dia menyerangmu? ". tanya Adi khawatir.


"bukan..! dia syuting di Rumah Sakit tempatku bekerja, kami sampai tidak bisa bekerja selama 1 bulan penuh karna dia mau syuting film disana". jawab Anna dengan santai karna sekarang Anna sedang bahagia jadi tidak marah lagi kalau cerita tentang Layla itu.

__ADS_1


"Rumah Sakit kalian? bukankah ada Rumah Sakit yang biasa digunakan untuk syuting?". tanya Adi.


"iya..! aku tidak tau apa maunya minta syuting disana, mungkin saja dia mau pamer sama aku kalau dia itu lebih terkenal dariku". jawab Anna masih santai memainkan kakinya karna sepatu putihnya kotor.


"apa perlu aku...? ". Adi


"tidak usah". potong Anna cepat karna tau Adi pasti akan melakukan apapun demi Anna.


"aku tidak mau kamu melibatkan diri dengannya Adi, dia itu masalahku, pokoknya kalau perempuan itu masalahku kamu tidak boleh ikut campur kalau sampai aku tau, aku akan marah". peringatan Anna dengan serius.


"hah? ". Adi tidak mengerti mengapa Anna melarang dirinya melawan perempuan.


menurut Adi jika Ia tidak suka maka Gender tidak akan menjadi hambatan baginya untuk membalas perbuatan orang itu.


"aku tidak suka, sama seperti kamu tidak suka aku bicara dengan laki-laki lain aku juga tidak suka kamu bicara dan terlibat dengan perempuan lain". jelas Anna dengan serius.


Adi terkekeh seketika,


"Adi aku serius.. aku tidak bercanda, jangan mendekati wanita bernama Layla itu kalau kamu tidak mau aku marah, aku yang akan melawannya". kesal Anna.


"baiklah sayang". jawab Adi berubah lembut.


Anna mengangguk lalu menekuk kedua alisnya, "sepatuku kotor! ". tunjuk Anna berubah manis dan menggemaskan.


Adi tertawa pelan, Lalu merangkul Anna membawa Istrinya duduk di kursi panjang dan Anna kaget saat Adi mengeluarkan tisu basah dari saku jasnya dan mengelap sepatunya.


"kamu ngapain Adi?". Anna menjauhkan kakinya dari Adi.


"aku membersihkan sepatumu sayang". jawab Adi dengan gemas.


"ya jangan seperti itu juga, kamu belikan yang baru kek, disana kan banyak sepatu kenapa malah mengelap sepatuku kan tanganmu jadi kotor". omel Anna.


"hmm? kamu mau beli sepatu baru? ". tanya Adi.


Anna mengangguk juga minta dibelikan es cream, Adi meminta salah satu pengawal bayangan Anna yang terlihat oleh Adi untuk menjaga Anna.


"tunggu sebentar ya? ". pinta Adi mengelus pipi Anna yang menganggukkan kepala.


Adi berlari kembali memasuki kawasan wahana mencari sepatu untuk Anna, Anna dengan santai memainkan ponselnya menunggu Adi sementara Pengawal bayangan Anna menatap tajam Pria yang lalu lalang melihat Nona nya.


tujuan Adi meminta Pengawal Anna berdiri tak jauh dari Anna untuk menjaga Istrinya dari tatapan lelaki lain.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2