Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan
cari kegiatan lain


__ADS_3

.


.


.


Adi memasak pasta spesial untuk Anna, mereka menghabiskan waktu berdua sebab esok hari Adi harus pergi ke Amerika.


semua berjalan lancar dan tidak ada hambatan saat mereka berdua berkencan, Adi mengajak Anna nonton bioskop mini miliknya di Apartemen itu.


"kenapa sejak tadi kamu tersenyum terus Anna? apa ada yang lucu? ". tanya Adi penasaran.


Anna duduk disofa sambil tertawa cekikikan, "aku tidak menyangka akan jatuh cinta pada Pria tidak berpengalaman sepertimu tapi aku akui kamu sangat romantis".


Adi tersenyum lalu mengelus pipi Anna, "saat kita mengungkapkan cinta tidak perlu harus punya pengalaman sayang, Cinta tidak perlu di uji coba seperti pekerjaan yang butuh pengalaman".


Anna memeluk Adi dengan manja, "iya kamu benar..! semua pekerjaan harus punya skil pengalaman tapi kalau Cinta tidak perlu pengalaman ya? karna Cinta pake hati iya kan? ". tanya Anna mendongakkan kepalanya.


Adi mencium kening Anna, "benar sekali".


"jam berapa berangkat nya besok? ". tanya Anna menduselkan kepalanya dibelahan dada bidang Adi.


"mungkin jam 8 pagi". jawab Adi.


"kalau begitu kita tidur aja dulu, apa kamu sudah berkemas? ". tanya Anna.


"tidak udah berkemas, Radit sudah menyiapkan semua perlengkapanku". jawab Adi.


"istrimu itu aku bukan Radit, seharusnya itu pekerjaanku". Anna melepaskan pelukannya dari Adi dan terlihat tidak suka Radit yang mengerjakan tugas Anna sebagai Istri Aditya.


Adi terkekeh mencubit pipi Anna, "lain kali ya? aku ingin kamu menemaniku sayang, kita baru saja bersama besok harus berpisah selama 3 hari".


Anna memberengut lalu Adi kembali memeluk Anna, "maafkan aku ya? aku hanya tidak mau menyusahkanmu". Adi meminta maaf pada Anna karna ia tau Anna sedang kesal.


"iya". jawab Anna membalas pelukan Adi.


ke esokan paginya,


Anna menemani Adi ke Bandara ditemani oleh Caca dan Sekar, Adi meminta kedua sahabat Anna untuk datang menjaga Anna tentu saja kedua gadis cantik itu dengan senang hati menuruti Adi.


Radit menatap datar saja pemandangan didepannya dimana Adi tengah mengelus wajah Anna dan mengatakan banyak hal, kata Pria manis yang bisa membuat perempuan meleleh tapi membuat lelaki mual dan malas.


Sekar menangkupkan kedua tangannya melihat betapa lembutnya Adi berbicara dengan Anna, Caca memperhatikan sekitar dimana banyak orang yang melihat kemesraan Adi dan Anna.


"iya.. Adi.. iya..! aku bisa melakukannya sendiri". jawab Anna mengangguk-anggukkan kepala mendengar ceramah Adi.


"ingat sayang..! kamu tidak boleh tidur sendiri ya? tidur bersama Caca dan Sekar, jangan lupa pakai sendal ya? jangan keliaran dengan kaki telanjang". peringatan Adi sekali lagi.


"iya". jawab Anna tersenyum lebar.

__ADS_1


"sudah peringatan dari Bandara Tuan..! anda mau ketinggalan pesawat? ". tanya Radit memutus adegan romantis pasangan itu.


"aku berangkat ya sayang? jangan lupa pesanku". Adi dengan berat hati menatap Istrinya.


Anna tertawa kecil dan mengelus rahang Adi, Adi mencium lama kening Anna lalu Anna menyalami tangan sang suami, Adi begitu gemas mencium sayang telapak tangan Anna.


"sampai jumpa 3 hari lagi". kata Adi.


"iya..! jaga jam makan dan tidurmu ya? jangan terlalu lelah bekerja". peringatan Anna serius.


"baik Nyonya Aditya". jawab Adi membuat Anna melebarkan matanya.


Adi mencium bibir Anna segera berbalik lalu menggeret kopernya sambil tertawa puas diikuti Radit yang menunduk sopan ke Anna berlari mengejar Adi.


Anna menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, ia sungguh malu di cium didepan umum oleh Adi padahal mereka suami istri.


"ayo Anna! ". ajak Sekar merangkul Anna begitu juga Caca merangkul Anna dari sisi lain.


di dalam mobil,


"kenapa Anna? jangan bilang kamu udah bucin sama Suamimu? ". tanya Sekar menyambar.


"issh..bukan..! aku kesal karna dia menciumku didepan umum tadi banyak orang di Bandara". jawab Anna dengan muka memerah.


"eleeeh..! udah sah juga". celutuk Caca.


diam beberapa saat,


"oh ya apa kalian udah dapat berita kalau kalian akan jadi model Perusahaan Asia Group? ". tanya Anna berbinar seketika.


"aah... iya..! kenapa kami melupakan itu". Caca berdecak.


"ayo kita ke Perusahaan Asia Group temui Pak Imran". ajak Sekar pun melupakan perkataan Sekretaris Im tadi malam pada mereka berdua.


kini Anna menemani Sekar dan Caca menanyakan masalah Model yang ditawarkan pada mereka berdua, bersama seorang gadis bernama Sari yang bekerja sebagai pelayan Toko Emas berlian di Mal ANA.


Anna menunggu di ruang tunggu sambil sibuk memainkan ponselnya, Ia menoleh saat Caca masuk bersama Sekar.


"besok syutingnya". kata Caca dengan santai.


"lalu apa yang kita lakukan hari ini? kami sudah libur beberapa jam". Sekar.


"kita ke belanja". pekik Anna membuat Sekar dan Caca kaget.


"belanja apa? bosan tau". keluh Caca.


"bagaimana kalau kita belanja perlengkapan pangan untuk anak yatim piatu di kota? katanya semua bahan pokok sudah naik drastis sampai mereka tidak ada uang untuk membeli kebutuhan lainnya". Anna tiba-tiba menemukan ide.


Caca dan Sekar tampak tertarik pun mengangguk setuju.

__ADS_1


saat didalam Mobil,


"kenapa kok berhenti? ". tanya Anna.


"itu dia Sari..! teman model kami besok". tunjuk Sekar.


"Hei..? Sari mau kemana? ayo naik! ". ajak Caca.


"tidak Usah Nona, saya bisa naik angkot". tolak halus gadis bernama Sari itu.


"masuklah..! ". Anna membuka kaca mobilnya.


Sari tersentak melihat ada Anna dibelakang mobil Caca dan Sekar,


"ayo masuk..! sepertinya kamu menyukai Anna ya? ". ajak Caca lalu terkekeh bersama Sekar.


Sari mau masuk ke Mobil Anna dan menemani mereka belanja, tak disangka tempat tujuan mereka sama yaitu di Panti Asuhan, Sari menjadi guru les anak-anak Panti disana untuk membantu anak-anak supaya lebih mudah belajar tanpa mengeluarkan uang.


kedatangan Anna dengan berbagai hadiah pangan untuk anak panti membuat semua anak-anak berlari ke arah Anna, mereka berterimakasih belum lagi banyak baju-baju bagus yang Anna beli untuk mereka dengan berbagai ukuran.


barang-barang itu diantar dengan angkot ke Panti.


"kamu menyukai Anna ya? ". tanya Sekar disamping Sari yang tengah melamun menatap Anna.


Sari tersentak lalu mengangguk malu, "Nona Anna adalah dokter yang baik seperti malaikat tidak bersayap, Nona Anna pernah menyelamatkan ibu saya Nona".


"kenapa panggil Nona sih? panggil Kak saja bagaimana? ". tanya Sekar menawar.


"tapii? ". Sari


"ada apa? ". Caca tiba-tiba datang menyelah.


"ini..! dia memang menyukai Anna katanya Anna pernah membantu ibunya". jawab Sekar.


"oh". Caca mengangguk sambil tersenyum.


"jangan terlalu takut Sari..! kami manusia biasa sama sepertimu jangan terlalu memikirkan tingkatan ya? sebenarnya kami juga sama seperti kamu tapi Anna tidak suka membedakan kasta diantara kami". jelas Sekar ke Sari.


"hmm? hmm?". Sari mengangguk malu-malu.


"heiii? apa yang kalian buat disana? mau jadi mandor?? cepat bantu aku!! ". kesal Anna berkacak pinggang menatap Caca dan Sekar tengah bersantai bersama Sari.


mereka akhirnya datang membantu Anna yang terlihat lucu saat marah dan kesal.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2