
Hai namaku Olin aku tinggal bersama keluarga ku yang terdiri dari mama,kakak,dan adik.Hari ini pertama aku masuk sekolah,aku seneng banget akhirnya aku bisa masuk SMA favorit, sekolah ku ini terkenal akan basket dan kupikir disini juga banyak cogan.
Aku masuk sekolah dan aku mendengar para cewek menyoraki pemain basket "Devano....."
Devano yang ku tau dia adalah cowok terkenal disekolah ini dia OSIS dia cogan jago main basket pokok nya idaman para cewek.
Aku langsung masuk kelas tanpa melihat pertandingan basket,dikelas aku masuk tiba tiba seorang cewek mendatangi aku.
"haii....":Dinda (sambil mengagetkan kanku)
Dia Dinda teman masa kecil ku dia sudah ku anggap seperti kakak ku sendiri kemana mana pasti kita bersama.
Dinda: "Olin kamu dah lihat yang namanya Devano,cogan banget cool lagi idaman para cewek"
Aku:"iya aku melihatnya"
Dinda:"seneng banget deh disini banyak banget para cogan"
Aku:"**iyaa"
Bel pelajaran berbunyi "kringgg....kringgg**"
Sepanjang pelajaran Dinda selalu cerita Devano saja.
Dinda:"oy Olin kamu tuh cocok ama Devano"
Aku kaget Dinda berbicara seperti itu
Aku:"ha....." (aku terkaget dan membuat ku teriak)
Semua orang yang ada dikelas ku menoleh ke arah aku dan Dinda.Aku dan Dinda hanya berdiam, dan tiba tiba Bu Silvi yaitu guruku menghampiri ku.
Bu Silvi:'kalian tu jam pelajaran malah berisik mengganggu teman kalian yang ingin memperhatikan"
Aku dan Dinda:"maaf Bu"
Bu silvi:"kalian harus di hukum"
Dinda :'jangan Bu kami ngak akan ulangin lagi kejadian ini"
Bu Silvi :" ngak ada tapi tapi,kalian ibu hukum memutari lapangan basket sampai bel istirahat"
aku dan Dinda pasrah
Semua teman kelas :"hahahahah kasian"
Dinda :" awas kalian yaaa"( sambil marah)
Aku dan Dinda akhirnya memutari lapangan basket disana ada pemain basket yang sedang istirahat.
aku:"malu banget dilihat tin kakak kelas baru masuk sekolah sini langsung dihukum" (didalam hati)
aku melanjutkan memutari lapangan dan Devano menatap ku sambil tersenyum aku langsung buang muka.
Aku:"memalukan"
Dinda:"apanya yang memalukan"
aku:"gapapa.."
dan aku melanjutkan memutari lapangan basket.
Devano:"broo dia tu siapa yang lagi dihukum tu"
teman Devano:"oh yang itu namanya Olin,lu suka ama dia?"
Devano cuma terdiam sambil tersenyum dan teman Devano menertawakan nya
teman Devano: " oy adik kelas yang namanya Olin"
aku menoleh sambil berlari
teman Devano:"lu disukai sama Devano"
aku terkaget dan langsung menatap Devano dan Devano langsung buang muka.
Dinda :"ciee...."
Aku:"apaan sihhh"( dengan raut wajah malu)
Dinda cuma tersenyum
Dan bel istirahat sudah berbunyi aku dan Dinda langsung ke kelas aku langsung duduk dan meminum air putih tetapi Dinda malah memarahi yang menertawakan nya tadi
Dinda :"oy kalian yang tadi menertawakan aku kalian berani ya ama aku,kalian pengen aku tinju satu satu"
Aku :" udah lah Din lupain aja lahhh"
tiba tiba Devano datang ke kelas ku dan salah satu siswa cewek berbilang "wah ini keberuntungan jarang jarang Devano ke kelas kita"
__ADS_1
Devano hanya tersenyum dengan wajah tampan dan cool nya itu dia menghampiri ku
Devano:"haii"
aku:"hai juga" ( sambil tersenyum)
Devano:"kamu Olin kan"
aku:"iya kenapa ?"
Devano:"nanti aku mau bicara sesuatu setelah pulang sekolah"
lalu Devano pergi dari kelas ku tanpa aku belum menjawab iya atau tidak
semua kelas termasuk Dinda :"cieeeee"
Aku:"Din ayo ke kantin "
Dinda:" iya tuan putri " (sambil menggoda ku)
aku :"hemmmmm"
di kantin aku melihat Devano dan temannya sedang nongkrong
teman Devano:"oy Olin kamu boleh gabung duduk disini"
aku:"aku...?
teman Devano:"iya kamu"
tiba tiba Dinda menarik ku ke sana
Dinda :" udahlah gapapa gabung duduk disana"
aku:"Dinda !!!!!
akhirnya aku duduk disana
Aku : "malu banget ni mau makan dilihat tin Devano terusss" ( didalam hati)
tiba tiba:
Devano :"makan aja ngak usah malu "
aku terkaget Devano berbicara seperti itu
aku:"heeem iya bawel"(sambil menatap Dinda)
semua teman Devano dan Dinda termasuk Devano menertawakan aku.
bel pelajaran kedua berbunyi
aku langsung bergegas ke kelas tetapi Devano menghalangi ku
Devano :"tunggu"
aku:" kenapa " (*sambil agak marah tentang hal tadi )
Devano* :"maafin aku yang tadi ya di kantin udah menertawakan kamu Olin"
aku :" heeem iya"
Devano memberikan kan aku coklat
aku:"buat siapa coklat nya?
Devano : buat Olin
aku :"Olin siapa? ( pura pura ngak tau)
Devano :"Olin kamu lah "
aku:" yaudah makasih coklat nya aku masuk ke kelas dulu ya" ( sambil tergesa gesa)
Devano :"iya Olin"
aku masuk ke kelas tetapi Devano tetap mengikuti aku
aku :"kamu ngak masuk ke kelas kamu"
Devano :"aku ke kelas kamu aja"
aku :"nanti dimarahi sama Bu Silvi loh
Devano : " enggak kok"
oh iya aku lupa Devano tu termasuk anak kaya di sekolah ini keluarga nya aja yang bangun sekolah ini makanya dia kayak bebas disekolah ini.
akhirnya aku masuk dikelas bersama Devano semua kelas melihat ku dan Devano
__ADS_1
Bu Silvi :"loh Devano kok ngak masuk kelas nya malah kesini?
Devano :" saya boleh gabung kelas ini ngak Bu?
Bu Silvi :"oh boleh boleh
aku terkejut Bu Silvi mengijinkannya
devano :" kamu yang duduk disampingnya Olin boleh ganti tempat duduk ngak gue mau duduk di sebelah Olin " ( sambil maksa)
temen sebelah ku :"oh boleh duduk sini Devano kok"
aku duduk dan bersampingan dengan devano,pada pembelajaran Devano malah tertidur tetapi aku heran dia tidur pada pelajaran tetapi rengking satu di kelasnya.
akhirnya bel pulang berbunyi "kring...kring..."
aku langsung membereskan buku dan Devano tiba tiba terbangun
Devano :"ini udah pulang?"
aku :"udah kok"
lalu aku berjalan keluar kelas bersama Devano semua cewek melihat ku entah cemburu atau apa semua cewek melihat aku dan Devano.
Devano :"tunggu ya aku ambil mobil dulu"
aku cuma terbingung
Devano :"ayo naik"
aku :"enggak aku ngangkot aja sama Dinda"
Devano :"Dinda udah pulang "
aku baru sadar Dinda udah pulang
aku:"dasar tu anak ninggalin dulu padahal kemarin yang janjian pulang bareng siapa" ( didalam hati)
Devano :"ayo ini mau hujan"
aku :"heeem ya"
di perjalanan pulang aku hanya terdiam
Devano :"oh iya tadi aku mau ngomong sesuatu"
aku:"ngomong apa"
Devano :"kamu punya pacar "
aku :"enggak emang napa"
Devano :yeeesss"
aku:"yes? kenapa"
Devano :"gapapa kok"
sesampainya di rumah
aku : "makasih ya Devano "
Devano :"sama sama "
aku :"hati hati di jalan jangan ngebut"
Devano :"iya bawelll"
aku langsung masuk ke rumah tiba tiba adik ku menghampiri ku
Rara :" siapa tuh yang nganterin "
aku :"kepo dehhh"
Rara :"widih udah punya pacar ni"
aku : "sok tau masih bocil kepo aja "
Rara :"enak aja aku dah ngak bocil ya aku dah SMP kelas 1"(sambil ngegas)
aku:"bodo amat"
aku langsung ke kamar sambil rebahan
aku :"capek banget hari hari ini, aku kok kepikiran Devano terus ya aku heran dia ngasih perhatian aku beda sama orang lain dari gaya berbicara nya "
dan aku tertidur
aku terbangun dan ada telfon dari Devano
__ADS_1