
Dengan perasaan enggan Dirga membuka isi pesan tersebut ternyata room chat tersebut berisi sebuah video, Dirga pun membuka video tersebut dan melihat isinya bertapa terkejutnya Dirga ketika ia melihat isi video tersebut
Dirga sejenak menatap Sheila yang sibuk melahap makanan " Sheila aku tinggal dulu ya, gak bakal lama kok " ucap Dirga berdiri dari duduknya
Sheila mengangguk anggukan kepalanya " Iya gak usah lama ya "
" Gak lama kok sini cium pipi dulu " ucap Dirga kemudian mencium pipi Sheila
Tak kemudian Dirga terlihat bergegas mengambil kunci mobil dan berjalan ke arah parkiran gedung
" Si*l! dia gila kali ya " umpat Dirga dengan kesal Dirga kemudian dengan cepat menancapkan gas agar tidak ada kesalahan kecil di pesta pernikahannya
Beberapa belokan dan perhentian lampu lalu lintas dilewati oleh Dirga sampai ketika ia tiba di sebuah pantai sepi yang terletak tidak begitu jauh di lokasi pernikahannya itu
Terlihat dari jauh sosok perempuan yang memakai gaun berwarna putih yang indah serta dengan beberapa tangkai bunga mawar putih yang ia pegang
Tidak salah lagi perempuan tersebut adalah Dinda!, Dinda membalikan badannya tersenyum menatap ke arah Dirga
Ia pun mengangkat gaun putih nya dan berlari ke arah Dirga " Dirgaaa " teriak Dinda
Dinda memeluk Dirga dengan erat " Aku tau kamu pasti akan datang buat aku " ucap Dinda dengan senang
" LEPASKAN! " terik Dirga mendorong Dinda
" KAMU TAU HAL GILA APA YANG KAMU LAKUKAN!!!! " teriak Dirga semakin kencang
" Memangnya apa yang sudah aku lakukan? " tanya Dinda dengan muka sok polos
Dirga menaikan rambutnya merasa frustasi " Mengirimkan ku video yang berisi hal gila seperti itu?! "
" Hal gila apa? itu bukan hal gila "
" APA KAMU MAU MATI MEREKA DIRIMU SENDIRI DI TENGAH TENGAH LAUT SANA! "
Dinda sontak tertawa " Ahhh jadi itu yang kamu bilang hal gila yaaaa...maaf ya aku melakukan hal yang tidak pantas "
" Bagus kalau kamu tau itu tidak pantas " ucap Dirga membalikan badannya
DISISI LAIN
Kedua keluarga duduk di rest room sambil menunggu nunggu kedatangan Dirga
" Haiss kenapa bocah gila itu pergi di saat saat penting seperti ini! " ucap pak Dito berdiri dari duduknya
" Tenanglah sayanggg " ucap bu Mita mencoba menenangkan pak Dito
" Gak bisa! bagaimana bisa dia pergi di hari pentingnya! "
" Tenanglah Dito jika dia pergi di hari pernikahan nya bukankah itu lebih penting dari ini? pasti ada alasan mengapa dia pergi " ucap pak Anton
__ADS_1
" Benar, tidak perlu khawatir Dito lagian acara pernikahan nya akan dimulai satu setengah jam lagi " ucap bu Elsa
" Kamu dengar kan sayang? keluarga dari pihak mempelai wanita nya saja masih bisa tenang " ucap bu Mita
Pak Dito yang merasa pusing dengan situasi langsung mendarat kan dirinya di sofa empuk sambil menyeruput kopi hangat yang sudah diletakkan di atas mejanya
" Lalu kamu Sheila kenapa kamu bisa setenang ini sedangkan mempelai pria mu pergi entah kemana? " tanya pak Dito
Sheila yang duduk sambil melipatkan kedua telapak tangannya sontak memandang ayah mertuanya tersebut " Um? itu..karna Sheila percaya sama Dirga " ucap Sheila tersenyum
" Ternyata Sheila kami sudah besar ya.. " ucap bu Elsa tersenyum memegang tangan Sheila yang langsung dibalas senyuman oleh Sheila
" Iya..itu semua karena aku percaya dengan Dirga aku percaya dengan semua yang dia lakukan "
FLASHBACK
Dirga berjalan ke arah Sheila yang sibuk menyantap makanannya " Sheila " panggil Dirga
" Iya kenapa? "
" Aku harus pergi sebentar apakah tidak apa apa? " tanya Dirga
" Pergi kemana? itu penting ya? "
Dirga mengangguk-anggukkan kepalanya " Iya aku harus menyingkirkan sebuah kecoak terlebih dahulu " ucap Dirga
" Iya kecoak terbangggg "
Sheila semakin tertawa terbahak bahak " Ahahaha iya iya kamu boleh pergi walau aku gak tau siapa kecoak yang kamu bilang...tapi jangan lama ya " ucap Sheila
" Iya tolong tunggu aku ya gak bakal lama kok perginya sebentar aja "
Sheila mengangguk-anggukkan kepalanya, Dirga yang masih berdiri di samping Sheila sama sekali tidak bergerak " Kenapa? " tanya Sheila
Dirga sontak mencium Sheila " Bau bawang " ucap Dirga
Bruk! Satu pukulan mendarat di perut Dirga " gak sopan! " protes Sheila yang membuat Dirga tertawa
" Sini cium lagi " ucap Dirga Sheila menatap Dirga dengan pelan mendekatkan bibirnya kearah Dirga dan terjadilah sebuah adegan dimana Sheila dan Dirga sedang berciuman
KEMBALI KE SISI DIRGA DAN DINDA
Ketika Dirga hendak membalikan badannya tiba tiba saja Dinda menarik tangan Dirga " Eii kamu mau kemana? kamu gak boleh pergi! " ucap Dinda sok imut
" Dinda..apalagi yang kamu inginkan? aku sebentar lagi sudah menjadi lelaki yang sudah ber rumahtangga berhenti menggangu ku dan Sheila "
" Sheila? kenapa Sheila? bukannya pengantin kamu aku? " ucap Dinda dengan muka serius
Tidak kalah dengan Dirga , Dirga pun memandang Dinda dengan wajah serius nya
__ADS_1
" Kenapa harus kamu sedangkan aku punya Sheila untuk menjadi calon istriku? " ucap Dirga dengan tegas
" Tidaak, tidaaak kamu pasti bercanda kan sayang? kamu pasti hanya bercanda kan? " Dinda menarik lengan baju jas Dirga
" Lepaskan! " teriak Dirga menepis tangan Dinda
" Kenapa kamu bertindak seperti orang tanpa akal apa kamu bodoh?? "
" Bo...bodoh? " kamu bilang aku bodoh? haah bisa bisanya kamu menyebut aku bodoh! apa salahku? aku hanya mempertahankan apa yang aku punya! " teriak Dinda menggila
" Itu lah yang disebut bodoh Dinda, jika bukan bodoh apalagi? kamu selalu saja seperti ini egois dan bertindak dengan semaumu "
" Kenapa? kenapa? KENAPA KAMU BEGINI DENGAN AKU! " teriak Dinda
" Karna aku tidak mencintaimu Dinda yang aku cintai Sheila bukan kamu " ucap Dirga membuat Dinda terdiam
Dinda mengigit kukunya " kenapa kenapa kenapa kenapa? kenapa? kenapa bukan aku? kenapa kenapa kenapa bukan aku? kenapa orang itu kenapa harus perempuan itu? kenapa harus dia kenapa bukan aku? " ucap Dinda semakin menggila
" SEBENARNYA KAMU INI KENAPA! "
" Kenapa? kenapa? aku telah menyingkirkan semua perempuan yang ada di sekitar mu tapi kenapa? kenapa bukan aku? kenapa bukan aku yang kamu cintai? kenapa? " tanya Dinda dengan ekpresi psycho
" SEBENARNYA KAMU INI KENAPA?! "
" KAMU GAK NGERTI!!! " teriak Dinda histeris
" IYA AKU SANGGAT TIDAK MENGERTI! MAKANYA AKU TANYA SEBENAR KAMU INI KENAPA! "
" KAMU TIDAK MENGERTI SEBERAPA BESAR AKU MENCINTAIMU! KAMU TIDAK MENGERTI SEBERAPA BANYAK AKU MENGORBANKAN SESUATU UNTUK MERAIHMU! "
Sontak Dinda terjatuh dengan posisi duduk
" Tapi kenapa? kenapa aku sama sekali masih tidak bisa mendapatkan mu? kenapa kamu tidak pernah membiarkan aku masuk ke dalam hatimu? kenapa? "
Dirga hanya dapat mengalihkan pandangannya
" LIHAT AKU DAN JAWAB AKU DIRGA! "
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
JAGA KESEHATANYA YA💜
__ADS_1