CINTA SMA

CINTA SMA
PERISAPAN


__ADS_3

Dirga menatap Sheila dengan tatapan yang begitu dalam " Gimana kalau kita melakukan sesuatu sebagai sepasang tunangan "


" K...kamu "


Dirga mendekatkan mukanya ke arah Sheila


" Dirga jangan disini! " oceh Sheila mendorong Dirga yang sama sekali tidak bergerak


Dirga memegang dagu Sheila " Boleh kan? "


" Jangan disini juga " oceh Sheila


Dirga berpikir sejenak kemudian menatap sekeliling Dirga kemudian mengangkat Sheila dan mendudukannya di meja " Gimana kalau disini aja? "


" Dirga..."


Dirga mendekatkan wajahnya di depan wajah Sheila kemudian membuka mulut nya dan langsung menyosor mulut Sheila dengan ganas


" Iuh kamu habis minum alkohol ya! bau " ucap Sheila mendorong Dirga


Dirga hanya memandang Sheila tanpa menjawab sepatah katapun, Dirga memegang pinggang Sheila kemudian menarik mendekatinya


" Terus kenapa? " gumam Dirga melanjutkan kegiatannya


Dirga memaksa masuk ke dalam mulut Sheila, sungguh akan menjadi munafik jika Sheila tidak menerimanya karena seluruh pikirannya sudah terpaku kepada Dirga yang menciumnya dengan ganas


Sheila yang membuka mulutnya membiarkan Dirga merasakan isi mulutnya


Sheila memegang erat kedua bahu Dirga selang beberapa waktu, Dirga dan Sheila menyelesaikan kegiatan mereka dan saling menatap, Dirga sontak tersenyum menatap Sheila


" Kenapa senyum senyum gitu! malu tau! " oceh Sheila dengan muka memerah


" Kamu cantik " gumam Dirga


Sheila menatap Dirga dengan canggung " Hm, lalu? "


" Kamu manis..."


" Sheilaaaaaa! " teriak seseorang dari luar


sontak mereka langsung menoleh ke sumber suara


Mia berlari masuk ke dalam " Eh apa yang kalian lakukan? " tanya Mia melihat mereka berdiri dengan canggung


Sheila berjalan mendekati Mia " N..ngak ada dia lagi mau bantuin ambil barang disini, eh iya.. mumpung kamu ada disini bantuin aku bawa daging ini ke tempat mereka yuk "


" Oke " ucap Mia kemudian mengambil tumpukan sayur di atas meja


Sheila mengambil daging yang sudah dipotong potong dengan cepat Sheila berjalan keluar tapi...tiba tiba saja Dirga menarik tangan Sheila dan meniup lehernya nya


" Ishh kamu ngapain! " teriak Sheila dengan muka nya yang memerah


Dirga memegang pergelangan tangan Sheila sambil tersenyum " Aku suka lehermu " bisik Dirga dengan pelan di telinga Sheila


" Ya udah kalau gitu pacaran aja sama leherku! " omel Sheila membawa pergi daging daging tersebut

__ADS_1


Dirga hanya berdiri dengan sudut bibirnya yang terangkat kemudian ia membawa piring piring serta saus di keranjang yang sudah di siapkan


SKIP~


Dirga Sheila dan teman teman mereka menikmati sekali acara makan makan mereka dengan bahagia Kevin bermain gitar dengan baik, Chirs dan Dito menari nari tidak jelas


" Ngomong ngomong kenapa kalian bawa alkohol ke sini? " tanya Chika


Dito menoleh ke arah Chika " Ini uda kebiasaan kami di kampus kalau kumpul kumpul pasti ada beginian " ucap Dito dengan mukanya yang hampir memerah


Chika berpikir sejenak " Setau aku gak ada tuh acara minum minum di kampus "


" Boy only " ucap Dito dengan sombong


" Terus kenapa dibawa ke sini? "


" Kan enak tuh BBQ an sambil minum alkohol lagian kadarnya gak tinggi tinggi amat kok "


Muncul sudah sebuah rasa penasaran Sheila " Kalau gitu...aku boleh minum gak? " tanya Sheila dengan tangannya yang ingin meraih sebotol alkohol didepan mata nya


" Gak bolehh! " ucap Dirga memukul tangan Sheila dengan pelan tapi dengan muka yang tegas


" Tapi kan aku mau coba coba gitu... " gumam Sheila dengan ekpresi cemberut


" Gak boleh sayang...gak sehat buat ke sehatan kamu " ucap Dirga sambil membelai kepala Sheila


" Lalu kenapa kamu boleh aku gak boleh?! "


" Karna aku sehat? " ucap Dirga sambil berpikir pikir


Dirga mengambil botol soda dan menuangkannya di gelas Sheila " Kamu minum yang ini aja ok? " tanya Dirga


" Mm " Sheila hanya menggangukan kepalanya dengan muka cemberut


Tak terasa waktu telah berlalu kini semua makanan yang di sediakan di meja menjadi kosong, pada laki laki yang tadinya menjadi yang paling bersemangat sekarang terbaring di atas meja dengan muka mereka yang memerah


" Ckckckcck ini yang dibilang kuat minum " ucap Mia bersadar di kursi


" Bullshit " gumam Sheila


" Benar benar merepotkan saja " ucap mereka berempat dengan kompak


" Yaudh kita angkat mereka ke kamar aja, kalian bisa kan papah cowo kalian? " tanya Sheila yang di jawab oleh anggukan kepala dari mereka


" Gini nih kalau terlalu percaya sama mereka yang noob "


Sheila berdiri dari duduknya dan melangkah beberapa langkah ke samping menatap Dirga yang sedang tertidur dengan nyenyak


" Sheila keknya Dirga belum gimana sadar kamu tunggu dia baikan aja dulu kami mau masuk duluan " ucap Mia


" Hmmm aku juga liatnya gitu, oklah kalian masuk aja dulu nanti aku nyusul "


Mereka semua yang memapah pacar mereka membawa mereka menaiki tangga dengan hati hati


" Dirga...ayo masuk ke kamar " ucap Sheila sambil meraih tangan Dirga

__ADS_1


" Gak mau masuk...mau jayan jayan " gumam Dirga yang setengah sadar


Sheila menghela nafas panjang " Yang benar aja! nggak ngak masuk ke kamar sekarang " oceh Sheila


" Aaaaaaaaaaaa gamaaw " rengek Dirga menghentak hentakan kaki


" Mau jalan kemana? " tanya Sheila smbil memehang dahinya


" Kepantai uhuk "


Sheila menaikan alisnya " kamu....gak mabuk kan? " tanya Sheila yang curiga dengan Dirga yang bahkan muka sama dekali tidak memerah


" Hua? apa.? aku? aku gak mabuk kok...euh aku gak mabuk " gumam Dirga


" Ayo jalan " ajak Sheila memapah tunangannya tersebut


Dirga berdiri dengan pelahan sambil terceguk cegukan dengan cekatan Sheila menepuk nepuk punggung nya sambil membawanya berjalan di pesisir pulau


Ketika sampai di pesisir pulau Sheila melepaskan sandalnya berjalan di dekat perairan


" Jalan ke sini lumayan jauh " gumam Sheila


" Gimana uda baikan? " tanya Sheila yang di jawab anggukan oleh Dirga


" Kamu gimana si kalau gak bisa minum gak usah minum " oceh Sheila


Dirga meraih pinggang Sheila dan memeluknya Dirga mengecup ngecup pipi Sheila berkali-kali " Kamu dengar aku gak si "


" Dengar.. " guman Dirga kemudian mencium bibir Sheila


" Hei hei hei mulai lagi kan gak mabuk gak sadar juga begini " oceh Sheila


Dirga menatap Sheila dengan tatapan yang dalam kini mata mereka saling bertatapan ,


Duar duar duar


Kini kembang api dinyalakan di antara mereka, kembang api yang membentuk bentukan cantik dan meriah terluap dimana mana diatas langit


Sontak Sheila menatap ke arah villa " Ledakan kembang apinya di villa! " ucap Sheila terkejut kemudian menarik tangan Dirga " Ayo aku takut mereka ngapa ngapain "


Dirga kembali menarik tangan Sheila dan mendekatkan dia ke dekapannya " Kamu gak mabuk ya! " teriak Sheila


" Hmmm... mabuk gak ya " gumam Dirga


Sheila menunjukkan tatapan kesal " KAMU BOHONGIN AKU YA! " teriak Sheila


.


.


.


BERSAMBUNG 🌻


JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻

__ADS_1


JAGA KESEHATANYA YA💜


__ADS_2