
Dirga menatap Sheila dengan tatapan yang dalam kini mata mereka saling bertatapan ,
Duar duar duar
Kini kembang api dinyalakan di antara mereka, kembang api yang membentuk bentukan cantik dan meriah terluap dimana mana diatas langit
Sontak Sheila menatap ke arah villa " Ledakan kembang apinya di villa! " ucap Sheila terkejut kemudian menarik tangan Dirga " Ayo aku takut mereka ngapa ngapain "
Dirga kembali menarik tangan Sheila dan mendekatkan dia ke dekapannya " Kamu gak mabuk ya! " teriak Sheila
" Hmmm... mabuk gak ya " gumam Dirga
Sheila menunjukkan tatapan kesal " KAMU BOHONGIN AKU YA! " teriak Sheila
" Iya aku ngebohongin kamu " ucap Dirga terkekeh
" Lalu mereka!? "
" Mereka juga kok makanya kembang apinya bisa bunyi " ucap Dirga
Kini mata mereka saling bertatapan
" Kenapa? " tanya Sheila
" Aku boleh cium gak? "
" Hah! " teriak Sheila terkejut, Sheila tidak memberikan jawaban sama sekali tetapi bagi Dirga itu adalah jawaban yang berarti mengiyakan permintaan nya
Kini mata mereka saling bertatapan tidak tahan dengan godaan Dirga dengan cepat menyerang Sheila
Dirga mencium Sheila dengan bertubu tubi, ciuman yang tidak dapat dibalas oleh Sheila
Sheila yang kaget dengan serangan dadakan Dirga langsung memukul dada Dirga
" Kalau gini nafasku bisa habis " ucap Sheila dalam hati kemudian mendorong Dirga
" KAMU GILA YA! " teriak Sheila
" Ngak aku gak gila, tapi aku bakal lebih gila jika kamu menolak ku! " Ucap Dirga dengan tatapannya yang serius
Muka Sheila semakin memerah " Bodoh ah! " teriak Sheila kemudian berbalik berlari ke arah vila Dirga sontak menyusul Sheila kemudian menarik tangannya
" Dirga kamu kenapa sih? kamu dari kemarin tiba tiba jadi gini..ka kamu bikin aku takut " ucap Sheila dengan lirih
Dirga menatap Sheila dengan tatapan terkejut " Kalau gitu, pertunangan kita dibatalkan aja...kamu takut kan sama aku? kalau kamu benar benar cinta sama aku kamu juga gak mungkin begini padahal aku tunangan mu "
" Dirgaaaa bukan gitu tap.. "
Sebelum selesai menjelaskan Dirga berjalan pergi dari hadapan Sheila membuat Sheila mengejarnya
__ADS_1
Sheila menarik tangan Dirga " Dirga maksud aku bukan gitu kamu dengerin aku dulu "
Dengan cepat Dirga menepis tangan Sheila " Udalah kamu dari awal juga gak pernah serius dengan hubungan kita " ucap Dirga berjalan mendahului Sheila
" AKU SERIUS! SERIUS BANGET! " teriak sheila
Dirga mengehela nafas " kalau kamu serius memang nya apa yang berubah disini? hubungan kita gak ada kemajuan sama sekali kamu sendiri tau kan? "
Sheila mata Sheila mulai memanas " Ak aku benar benar serius " ucap Sheila dengan lirih tanpa di sadari Sheila menjatuhkan air mata
" Kamu serius? " tanya Dirga yang langsung membuat Sheila menganggukan kepalanya dengan cepat sambil terisak
Dirga lagi lagi menghela nafas dengan panjang " Haaaaaaa, bisa bisanya kamu berbohong di saat saat begini " ucap Dirga kemudian berjalan pergi
Pertengkaran mereka terus berlangsung hingga mereka sampai di depan vila mereka
" Dirgaaaa " teriak Sheila
Dirga berjalan ke atas menaiki anak tangga yang diikuti oleh Sheila yang merengek Dirga membuka satu per satu kamar yang besar dengan disediakan nya balkon
Sesampainya di salah satu kamar Dirga berjalan masuk ke dalam kemudian membuka pintu balkon tersebut Sheila hanya berdiri di dekat sofa menundukkan kepalanya
" Dirga... " panggil Sheila
" Gak usah manggil "
Mata Sheila kembali memenas " Maksud aku bukan gitu kamu dengarin aku dulu Dirga "
" Aku bukannya gak serius aku benar-benar serius sama kamu, sama hubungan kita "
Dirga memengang jidatnya menaikan rambutnya yang terjatuh " Kalau mau ngomong, ngomong aja dengan seadanya aku capek mendengar bualan mu yang selalu di ulang ulang " ucap Dirga membuang mukanya didepan Sheila
Sheila sontak terkejut dengan perkataan Dirga " Ka kamu gak pernah begini " ucap Sheila
" LALU KAMU MAU AKU BAGAIMANA! " teriak Dirga
" KAMU GAK PERNAH MEMBENTAK SAMPAI BEGINI HANYA GARA GARA MASALAH SEPELE! KAMU BUKAN DIRGA YANG AKU KENAL! " Teriak Sheila tidak kalah keras
" Lalu kamu mau aku bagaimana? " tanya Dirga
" Dirga yang lembut, Dirga yang selalu tersenyum, Dirga yang ramah tidak pernah marah apapun kesalahan yang aku buat "
" Kalau begitu akan aku bawakan Dirga yang satu itu " ucap Dirga merentangkan kedua tangannya
" Kamu mau ngapainn! " teriak Sheila berlari ke arah Dirga
Dirga tersenyum melihat Sheila kemudian melemparkan dirinya ke bawah dari lantai 2
" DIRGA AAAA! " teriak Sheila dengan histeris ketika melihat Dirga yang menjatuhkan dirinya darin lantai 2 yang cukup tinggi dari lantai satu yang setidaknya bisa membunuh orang ketika terjatuh kebawah
__ADS_1
Sheila berlari ke arah balkon dan melihat kw bawah dan sontak terkejut melihat pemandangan yang ia lihat dibawah
" SHEILA AKU MENCINTAIMU LEBIH DARI HIDUPKU! MENIKAHLAH DENGANKU! " teriak Dirga yang berbaring di kasur udara dengan kelopak bunga mawar yang bertebaran disana
Lampu lampu yang menghiasi taman bertuliskan ' I LOVE YOU ' , bunga bunga mawar palsu serta balon balon membuat kesan romantis yang teramat indah bagi Sheila ( Jangan lupakan Dirga yang berbaring disana)
Sheila meneteskan air mata kebahagiaan nya
" AYO KITA MENIKAH! " teriak Dirga
" UM! IYA AYO KITA NIKAH! " teriak Sheila tersenyum bahagia
" AKHIRNYA ADA YANG BAKAL NIKAH JUGAAA! " teriak Andy keluar dari semak semak di ikuti oleh yang lainnya
Kini semua orang sedang berkumpul di ruang tamu tidak bersuara sekali ataupun menatap Sheila yang sedang mengintograsi mereka
" Jadi.... ini ide gila dari siapa? " tanya Sheila menatap 5 serangkai lekaki yang duduk terdiam
Tidak mendengar jawaban yang diinginkan nya " JAWAB! " teriak Sheila
" Dia dia dia dia " ucap mereka dengan kompak menuduh satu sama lain dengan menujuk teman nya yang berada di samping mereka
" SIAPAAA? " tanya Sheila dengan matanya yang bercahaya seolah-olah akan mengeluarkan laser jika mereka tidak menjawab dengan jujur
" Ini rencana kami semua " ucap Dirga
Sheila memutar bola matanya ke atas kemudian menghela nafas " Lalu...kalian tau bertapa bahayanya kasur udara! kalau Dirga ku kenapa kenapa gimana!? "
" Aa..aaa itu sebenarnya kamu mau pakai matras udara " ucap Dito menyela
" MATRAS UDARA??? APA KALIAN GILA MAU DIA MATRAS UDARA JUGA GAK BOLEH! KALAU DIA JATUH DI TEMPAT LAIN GIMANA? MATRAS UDARA KAN KECIL!"
" Yahh kalau gitu makanya kami makai kasur udara yang ukurannya besar " ucap Kevin
" Haaaa.. itu lupakan aja lah lagian juga kalau Dirga yang nyiapin aneh bangst orang diangak pernah pacaran "
" Nah kalau gitu masalah matras udah selesai kan? " tanya Chris
" Iya udah tapi ada urusan lain " ucap Sheila membuat semuat merinding
" Kalian harus menjelaskan sesuatu di depan ku! harus!!! " teriak Sheila
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
JAGA KESEHATANYA YA💜