CINTA SMA

CINTA SMA
Jalan-jalan part 4


__ADS_3

" Sin, aku tadi melihat Rendi." ucap Dito.


" Rendi?" tanya Sinta." Oh iya aku lupa, dia kan kemarin bilang padaku mau pulang kampung."


" Terus kau bertemu dengannya?" tanya Dito.


" Tidak," kata Sinta. " Coba aja tadi kamu ikut aku ke kebun stroberi." ucap Sinta sambil menunjukkan layar ponselnya. Terdapat gambar-gambar selfi dirinya dan Terry.


" Aku malas," jawab Dito.


" Lho kok malas, kan aku bisa upload foto kita di tempat itu." kata Sinta seraya tersenyum melihat galeri foto di layar ponselnya.


" Aku malas mengingat kejadian saat kau jatuh di sungai, dan di tolong oleh Rendi." Jawab Dito dengan nada ketus.


Sinta pun terdiam mendengar penuturan Dito.


" Aku pun tidak menginginkan kejadian itu." tutur Sinta. " Apa kau cemburu?" tanyanya.


Dito hanya terdiam mendengar pertanyaan dari Sinta. Dalam hatinya ingin sekali menanyakan tentang Rio yang sudah mencium nya. Tetapi lidahnya terasa keluh, dan mulut terasa berat.


" Maafkan aku," kata Sinta.


" Maaf soal apa?" tanya Dito.


" Karena telah membuat kau cemburu."


" Tidak perlu meminta maaf, aku yakin hatimu hanya untuk ku." kata Dito sambil tersenyum.


" Ih pede banget sih!" canda Sinta sambil menggelitik pinggang Dito.


" Aduh, udah cukup!" kata Dito yang kegelian.

__ADS_1


Waktu menunjukkan pukul delapan malam, Sinta dan Dito belum sampai kota.


" Sin, apa sebaiknya kita menginap di hotel saja?" tanya Dito.


" Tapi aku belum bilang pada mamaku" kata Sinta.


" Sin, seperti nya kita akan sampai di rumahmu jam dua belas malam." kata Dito." Karena jalanan macet sekali."


" Apa aku telpon mama?" tanya Sinta.


" Iya, sebaiknya kamu hubungi mamamu. Agar mereka tidak cemas." kata Dito.


Sinta mengambil ponselnya dan menghubungi mamanya.


" Kata mama sebaiknya kita menginap di hotel saja." kata Sinta." Dia takut kamu kelelahan karena perjalanan jauh."


Lalu Dito mencari tempat penginapan terdekat, sampailah dia di sebuah hotel.


" Aku tidak membawa baju, Dit." kata Sinta.


" Lho kok kamu keluar parkiran?" tanya Sinta.


" Mau beliin baju kamu, kita cari toko baju."


" Padahal aku cuma bercanda." kata Sinta.


" Sekalian aku ingin mengajak kau jalan-jalan. Mumpung kau sudah ijin sama mamamu." kata Dito sambil tersenyum.


" Oh jadi semua ini rencana kamu?" ucap Sinta sambil melirik tajam ke arah Dito.


" Ops, keceplosan deh!' ungkap Dito.

__ADS_1


" Ih, kamu jahat." kata Sinta yang lagi-lagi menggelitik pinggang Dito.


" Iya, ya maaf !"


Lalu Dito mencari toko pakaian yang masih buka.


Malam yang menyenangkan dan membahagiakan untuk Dito. Karena dia bisa bersama dengan orang yang dia cintai.


Selesai memilih pakaian, Dito mengajak berkeliling mencari cemilan. Karena suhu udara semakin dingin, membuat perut mereka menjadi keroncongan.


" Kamu mau makan apa, Sin?" tanya Dito.


" Makan sate aja sama lontong." kata Sinta yang menunjukkan jari telunjuknya ke arah tukang sate.


" Sama itu, apa sih namanya yang pake air jahe terus ada kacang tanah dan roti." kata Sinta yang menunjuk salah satu gerobak yang menyediakan minuman.


" Itu namanya sekuteng." ucap Dito.


" Oh iya, iya. Seperti nya enak buat menghangatkan tubuh."


" Baiklah, aku akan pesankan." kata Dito yang langsung menuju ke arah tukang sate dan sekuteng. " Kamu tunggu disini." perintah Dito.


" Iya, bos!" kata Sinta sambil tersenyum.


Sinta kembali melihat layar ponselnya, begitu banyak pesan masuk di akun Instagram miliknya.


Sinta merupakan selebgram yang mempunyai followers cukup banyak.


Dan setiap tempat yang dia posting, selalu mendapat komentar positif. Dan pastinya ada saja followers yang akan datang ke tempat dimana Sinta ber selfi ria.


-

__ADS_1


-


Dukung terus karya author dengan cara like, vote dan berikan komentar mu!


__ADS_2