CINTA SMA

CINTA SMA
Sinta hilang


__ADS_3

Sinta langsung menuju pintu, bermaksud ingin membukanya.


" Dit----" belum sempat matanya terbuka sempurna tiba-tiba tangannya ditarik keluar.


Sinta sangat terkejut dengan pria yang menarik tangan nya.


" Hey, lepaskan. Siapa kau?" kata Sinta yang mencoba melepaskan tangannya namun pria itu terus menariknya dan menggenggam semakin erat.


Lalu mereka menuruni tangga hotel dan berjalan menuju parkiran.


Pria itu lalu membuka pintu mobilnya.


" Hey, apa yang kau lakukan?" kata Sinta yang dipaksa masuk ke dalam mobil.


Saat ingin membuka pintu mobil, tiba-tiba langsung terkunci otomatis.


Sinta menggedor-gedor dari dalam minta, mencoba meminta pertolongan.


Lalu pria itu pun masuk ke dalam mobilnya.


" Rio, apa yang akan kau lakukan?" kaget Sinta seraya membulatkan kedua bola matanya.


" Kau gadis yang nakal ya?" kata Rio dengan senyum sinisnya.


" Hey, apa maksud mu. Keluarkan aku!" kata Sinta berteriak.


" Aku kira kau gadis yang polos, ternyata kau bermalam dengan pacarmu." suara Rio dan menatap Sinta dengan sinis.


" Hey itu bukan urusan mu."


Rio menjalankan mobilnya tanpa menghiraukan pukulan dari Sinta.


" Apa yang akan kau lakukan, jangan berbuat gila." kata Sinta yang terus memukul lengan kiri Rio.


" Pukulan mu lembek sekali," cibir Rio.

__ADS_1


" Kau ingin membawaku kemana?" teriak Sinta.


Rio langsung menepikan mobilnya mendengar teriakkan Sinta.


Seketika tatapan nya menjadi liar, seolah-olah ingin menerkam mangsanya.


Rio langsung mendekati Sinta dengan perlahan membuat Sinta menjadi ketakutan.


Wajah mereka terasa dekat, Sinta terlihat sangat ketakutan saat Rio sudah semakin mendekat.


" Apa kau ingin aku cium lagi." kata Rio yang langsung berbisik di telinga Sinta sembari tangannya mengambil tali seat belt.


Sinta langsung menutup bibirnya dengan kedua telapak tangan.


" Tapi kau akan bawa aku kemana?" tanya Sinta yang masih menutup mulutnya dengan tangan.


" Nanti kau akan tahu?" tutur Rio yang langsung memegang kemudi nya lagi dan menjalankan mobilnya.


DIHOTEL.


Sudah lima kali ketukan Sinta belum terdengar dari dalam kamarnya. Seketika tangan Dito memegang handle pintu mencoba untuk membukanya.


" Ceklek!"


" Tidak terkunci?" kata hati Dito.


Lalu dia mencoba masuk dan memanggil nama Sinta.


" Sin, Sinta. Apa kau sudah bangun?" panggil Dito sambil berjalan ke arah kamar.


Tak ada suara yang menjawab, Dito menjadi penasaran.


" Kemana Sinta, tas dan ponselnya masih tertinggal di atas meja." gumam Dito.


Dito mencari di setiap sudut ruangan, terlihat kamar mandi dengan pintu terbuka. Lalu dia menghampiri nya, tidak nampak keberadaan Sinta.

__ADS_1


Dito pun langsung beralih pandangan, sejurus matanya pindah melihat ke arah balkon.


Tidak ada juga bayangan Sinta di depan balkon.


" Kemana Sinta?"


Lalu Dito langsung berlari ke luar hotel memcari keberadaan Sinta. Pikirannya menjadi kalang kabut, memikirkan keberadaan Sinta yang kini hilang.


Dia langsung menuju resepsionis untuk melihat rekaman cctv.


" Permisi Mbak!"


" Iya, Pak ada yang bisa dibantu?" tanya resepsionis.


" Bolehkah saya melihat rekaman cctv?" tanya Dito.


" Maaf Pak, itu privasi hotel kami." kata resepsionis menjelaskan.


" Tetapi pacar saya gak ada di kamarnya, saya sudah mencari keseluruhan ruangan juga keluar hotel. " panik Dito.


" Sebentar Pak, saya akan menghubungi orang kantor." ucap resepsionis seraya mengambil telpon untuk menghubungi bagian kantor.


" Bla, bla, bla...." kata resepsionis kepada orang kantornya.


" Oh iya, Pak!"


" Anda di persilakan masuk ke kantor, di sana lurus aja lalu belok kiri." kata resepsionis memberikan arah dengan jari jempolnya.


Dito langsung lari bergegas menuju ruang kantor.


-


-


Silakan like, dan berikan vote ya!

__ADS_1


Salam cinta aku❤️


__ADS_2