CINTA SMA

CINTA SMA
bab 29


__ADS_3

kak Tyas pergi ke sekolah untuk memenuhi panggilan pak guru.kak Tyas masuk ke ruangan guru,di dalam Bu susi dan pak Nino(ayah Miko) sudah datang lebih dulu.kak tyas segera meminta maaf pada Pak Kim.


pak Johan tidak ada di ruang guru itu karena sedang mengajar di kelas 10.


"Kumohon, tidak perlu anda seperti itu, Saya yang harusnya minta maaf karena panas-panas begini meminta Anda datang."ucap pak kim sopan.


"maaf sebelumnya pak,kesalahan apa yang di lakukan adikku sendi pak?,"tanya kak Tyas lirih.


"ku dengar dari mereka,sendi kemarin memukul Miko,"ucap pak Kim tenang.


"maafkan adik saya pak,sekali lagi saya minta maaf,"ucap kak Tyas di depan pak Nino hampir menangis.


"pak,sendi sudah menyadari kesalahannya,"timpal pak Kim.


"Anak macam dia akan jadi biang keladi kejahatan nantinya. Sekolah adalah pusat untuk mendisiplinkan mereka."ucap pak nino(ayah Miko) tegas.


tak lama kemudian masuklah Bu Ninda(guru etika) dan di ikuti sendi,seno,dan miko yang datang.kak tyas melampiaskan kemarahannya dengan memarahi sendi dengan memukul-mukul dada sendi.


"Kenapa kau harus memukuli temanmu sendiri?,apa kau tidak bisa di atur lagi hah?,"ucap kak Tyas murka.


kak tyas menghadap ke Ayahnya miko dan meminta maaf sekali lagi.


"Pak nino, kumohon maafkan adikku ini. Dengarlah permintaan saya."ucap kak Tyas tak dapat menahan tangisannya lagi.


ketika kak tyas akan berlutut, sendi melarang kak tyas dengan menariknya untuk berdiri.


"Maafkan saya."ucap sendi kemudian berlutut didepan Ayah miko. "Saya memang yang salah."lanjutnya.


miko tersenyum puas melihat sendi berlutut kepada Ayahnya.


Seno tiba-tiba berkata kalau miko bukan anak yang gampang untuk dipukul, tapi Dia memang pantas dipukul. Jika bukan sendi


yang melakukannya, maka dia yang akan memukulinya.


mendengar apa yang dikatakan anaknya,pak nino langsung berseru memanggil seno. Pak kim menyuruh Seno,sendi,dan Miko untuk kembali ke kelas sekarang juga.


ketika keluar dari ruang guru,Miko pun menatap Seno dan sendi dengan tatapan meledek.


"kau tau?memangnya kakakmu itu punya uang?.jaman sekarang,tidak ada yang tidak bisa di beli dengan uang,"ucap miko tersenyum meledek.


bruk


"itu pukulan istimewaku untukmu


P E C U N D A N G,"ucap Seno penuh penekanan pada kata pecundang setelah memukul pelipis kanan Miko cukup keras.seno benar-benar kehilangan kesabaran.


"pukulan ku di wajahmu jadi sia-sia,"ucap sendi lalu meninggalkan Miko diikuti oleh Seno kemudian.


kembali ke ruang guru.disana pak Nino (ayah Miko) benar-benar marah besar karena sekolah ini memelihara anak-anak nakal seperti Seno dan sendi.

__ADS_1


"tenanglah pak, secepatnya saya akan menyuruh Seno dan sendi untuk meminta maaf,"ucap pak Kim kemudian.


"bagaimana saya bisa tenang?,"ucap pak Nino.


"Saya guru etika sekolah ini. Seperti yang Anda katakan.sendi Sebastian sagafi memukul Miko Nino afrian. Tapi jika mengeluarkan sendi,ini terlihat seperti aksi balas dendam. Insiden mencontek Miko Nino afrian begitu mudahnya di lupakan."ucap Bu Ninda tegas.


"Bu ninda, Anda kenapa? Pak nino memberi dana untuk renovasi lantai dua dan lapangan bola."ucap pak Kim.


Ayah miko berteriak menyuruh Pak kim untuk diam.


mei pun tiba-tiba masuk ke dalam ruangan dan memberi hormat kepada semuanya.


"maaf sebelumnya, sebenarnya ini semua adalah salah saya,"ucap mei menunduk.


"Saya dituduh mencuri dan menjadi korban bully yang dilakukan Miko Nino afrian.sendi dan seno hanya ingin membantuku,tapi mereka malah terlibat perkelahian dengan miko. Kalau ada yang dikeluarkan, maka harusnya adalah miko dan saya."lanjut mei masih menunduk.


Ayah miko merasa malu, ia berdiri.


"maafkan saya karena saya tidak tahu dengan kejadian yang sebenarnya.saya berjanji kalau saya akan mendisiplinkan anak saya.pak Kim,saya minta tolong kepada anda untuk mengurus sisanya. setelah mengatakan itu pak nino kemudian pergi.


Pak kim mengejar Ayah miko keluar. Pak Kim mengatakan pada kak Tyas dan Bu susi kalau mereka yang akan mengurusnya, ia kemudian mempersilahkan mereka untuk pulang.


"mei,aku minta tolong padamu,temui sendi.aku yakin dia pasti tertekan karena hal ini.pergilah,"ucap kak Tyas.


"baiklah kak, hati-hati di jalan,"ucap mei lalu melangkah pergi meninggalkan kak Tyas.


Seno dan genknya sedang berada tempat parkir.


"lalu bagaimana dengan Dino?"tanya Miko.


"aku akan menutup mulutnya, Begitu dia membuka mulutnya, nyawanya akan melayang,"ucap Pungky tenang.


"lagipula dino sendiri yang menaruh ponselnya di tasnya mei. jadi itu salah dia. tenang saja."ucap dika menimpali.


Pak Johan yang tidak sengaja mendengar percakapan mereka bertiga langsung menjitak kepala miko,dika,dan pungky menggunakan tangan kokohnya.


"kalian berurusan dengan saya kali ini,"ucap pak Johan menatap dengan tatapan yang tajam.


*****


mei dan sendi pulang bersama.seperti biasa,mereka berdua berjalan kaki karena memang jarak dari rumah ke sekolah hanya menghabiskan waktu sekitar 10 menit.


saat mereka berdua masuk ke kafe,mereka melihat kak Tyas yang sedang melamun.lalu mei dan sendi pun duduk di sisi kak Tyas.


"kak....,"ucap sendi pelan.


"aku mengerti perasaanmu, Tentu saja. Tapi berusahalah menahan amarahmu. Berhentilah bikin masalah yang tak adil. Dalam kehidupan,semuanya memang tak adil. Mengerti?"ucap kak Tyas.


sendi mengangguk mengerti.lalu kak tyas pamit untuk beristirahat karena dia sangat lelah.

__ADS_1


mei sedang duduk ruang tv,dia sedang menatapi buku catatan hitamnya itu.sendi datang dan tanya apa yang sedang mei lakukan.


"aku hanya ingin melepas penat,"ucap mei tersenyum tipis.


kemudian mereka berdua bersama-sama mengucapkan kata maaf.


"Kau tidak ikut pelajaran gara-gara aku. Kau ditimpuk susu dan terlibat perkelahian. Maaf. Aku minta maaf."ucap mei menunduk.


"Maafkan aku juga. Tidak bisa melindungimu, dan Membuatmu marah. Aku hanya membuatmu susah. Pada akhirnya, aku tidak lakukan apa-apa untukmu."


"kau sudah melakukan yang terbaik untuk ku.tanpamu mungkin aku tidak setegar ini,"ucap mei.


benar........memang mei lemah karena sendi tidak mempercayainya.tapi setelah ia melaluinya,mei menyadari,jika sendi tidak membelanya sampai sejauh ini,mungkin mei akan dengan mudah pergi meninggalkan dunia ini.


"Dan aku percaya kau tidak mencuri apapun."


ucap sendi lalu menoleh wajah manis mei.


lalu sendi duduk disamping mei. sendi bilang pada mei, mereka harus membuat janji.


"Janji apa?"tanya mei tak mengerti.


"Apapun yang terjadi, kita akan saling percaya."ucap sendi tersenyum


mei tersenyum mendengarnya.


"sudah malam, tidurlah,"ucap mei lembut.


"oke,selamat malam.kau juga tidurlah,"ucap sendi lalu pergi meninggalkan mei sendiri.


mei masih stay duduk di sofa, kali ini tara menemuinya lagi.


"Kau tidak lihat apa yang akan terjadi kalau tetap di dunia manusia? Orang di sekelilingmu akan makin sulit melindungimu. Dan mereka akan lebih sakit lagi (jika kehilangan). Mereka akan berubah. Kau dan juga manusia."ucap Tara.


"Jadi..., Akankah kita tak bahagia?"tanya mei.


tara mengangguk mengiyakan.


"sudahi semuanya dan kembali ke tempat asalmu."ucap Tara.


setelah mengatakan itu tara langsung pergi. 


mei kembali mengingat semua penderitaan sendi karenanya. setelah itu mei memandang buku catatan hitam.


pada awalnya mei ragu untuk meletakkan tangannya diatas catatan hitam. sebelum benar-benar bersumpah, mei mengucapkan terima kasih lalu ia memohon pada catatan hitam untuk menemukan kebahagiaan sendi. setelah itu ia menaruh tangannya dan bersumpah diatas buku catatan hitam.


tak lama kemudian catatan hitamnya bersinar dan sinarnya sampai menyebar. setelah sinarnya menghilang, mata mei berubah menjadi aneh. (mata malaikat?).entahlah.


love

__ADS_1


maulani safitri.


__ADS_2