CINTA SMA

CINTA SMA
Dito pamer foto Sinta


__ADS_3

" Hey Salsa.." panggil Melly yang sudah masuk ke dalam party kecil Salsa.


" Hey, Mel. Where is your brother?" tanya Salsa.


" Dia di parkiran, gak mau turun." jawab Melly malas, " Aku sudah coba merayunya, tapi dia tidak mau turun. " ucap Melly.


" Sarah, " panggil Salsa


" Yes my sist', " jawab Sarah yang merupakan adik Salsa.


" Temui Dito dan bawa kesini." perintah Salsa.


" Dito, seperti nya aku kenal dengan nama itu." pikir Sarah.


" Mobil sport berwarna merah, itu punyaku. Kata Melly memberi isyarat.


" Oke, Kak." kata Sarah yang langsung menuju parkiran.


Kepalanya mencari mobil sport berwarna merah. Dan tepat di ujung dekat mobil sedan biru. Sarah pun menghampiri Dito.


" Tok, tok, tok.." suara ketukan tiga kali dari arah luar kaca mobilnya.


Tak nampak memang dari luar tentang wajah Dito. Namun Sarah yakin, kalau di dalam mobil itu ada orang nya.


Dito membukakan kaca mobilnya.

__ADS_1


" Kau, Dito?" tanya Sarah yang menunjukkan jari telunjuk ke arah wajah Dito.


" Kau siapa?" tanya Dito yang berpura-pura.


" Masa kamu gak inget sih? Kan tadi kita ketemu di kantin kampus." kata Sarah mencoba mengingat kan.


" Maaf, yang bertemu dengan ku hari ini banyak. Jadi jangan ngaku-ngaku." ucap Dito dengan mengalihkan pandangannya ke arah gadgetnya.


" Kakakmu Melly?" tanya Sarah yang tidak habis akal.


" Iya, ada apa dengan nya?" tanya Dito.


" Dia meminta ku untuk menjemput mu." kata Sarah dengan senyuman menyungging.


" Bilang padanya, aku sedang chating dengan pacarku di Indonesia." kata Dito yang menunjukkan wajah Sinta yang ada di layar ponselnya.


" Kak Salsa hanya mempermalukanku." umpat Sarah.


Terlihat Melly dan Salsa saling bercanda dan tertawa. Tiba-tiba datang Sarah menghampiri.


" Lho dek, muka kamu kayak baju belum di gosok. Lecek!" ledek Salsa yang mempertegas omongan nya.


" Kak Salsa, kamu hanya mempermalukan ku di depan Dito." ucap Sarah merengut.


" Memang ada apa dengan Dito?" tanya Melly cemas.

__ADS_1


" Dito sedang chating dengan pacarnya di Indonesia." kesal Sarah.


" Apa?" geram Melly yang langsung menuju Dito.


Melly yang hanya tahu dari Mira, sangat membenci Sinta. Entah hal buruk apa yang di ceritakan oleh Mira tentang Sinta kepada Melly. Sehingga Dito kuliah pun merupakan rencana Melly, untuk memisahkan Dito dan Sinta.


" Dit, kamu bisa gak sih sopan sama teman kakak?" kesal Melly.


" Kak Melly uda mau pulang?" tanya Dito yang pasti tahu kalau Melly akan menghampiri nya.


" Kamu bisa gak sih sopan sama teman kakak?" Melly mengulang pertanyaan nya.


" Kak, aku sudah punya Sinta. Jadi jangan pernah mengganggu hubungan ku dengan nya. Apalagi kakak harus mengorbankan perasaan orang lain." ucap Dito dengan pandangan sinis ke arah Melly.


" Ih kamu tuh ya, susah banget di bilangin. Udah jelas-jelas Sinta selingkuh sama Rio, tapi kamu masih pertahanin." ujar Melly dengan raut wajah yang kesal.


" Kakak uda belum pestanya?" tanya Dito, " Aku udah ngantuk nih!" ucap malas Dito.


" Ish, kakak pulang naik taksi aja." geram Melly yang langsung menuju rumah Salsa.


" Dari tadi kek." ucap Dito yang langsung menyalakan mesin mobilnya. Dan pergi meninggalkan rumah Salsa.


Dito pulang dengan hati senang, karena telah menunjukkan foto Sinta kepada Sarah. Dia tidak ingin mengkhianati Sinta. Karena dia percaya, Sinta pun tidak akan mengkhianati nya.


-

__ADS_1


-


Silakan like dan berikan komentar mu.


__ADS_2