
Sheila memutar bola matanya ke atas kemudian menghela nafas " Lalu...kalian tau bertapa bahayanya kasur udara! kalau Dirga ku kenapa kenapa gimana!? "
" Aa..aaa itu sebenarnya kami mau pakai matras udara " ucap Dito menyela
" MATRAS UDARA??? APA KALIAN GILA MAU DIA MATRAS UDARA JUGA GAK BOLEH! KALAU DIA JATUH DI TEMPAT LAIN GIMANA? MATRAS UDARA KAN KECIL!"
" Yahh kalau gitu makanya kami makai kasur udara yang ukurannya besar " ucap Kevin
" Haaaa.. itu lupakan aja lah lagian juga kalau Dirga yang nyiapin aneh banget orang diangak pernah pacaran "
" Nah kalau gitu masalah matras udah selesai kan? " tanya Chris
" Iya udah tapi ada urusan lain " ucap Sheila membuat semuat merinding
" Kalian harus menjelaskan sesuatu di depan ku! harus!!! " teriak Sheila
Teriakan Sheila sontak membuat mereka terkejut " Je...jelasin apa? " tanya Kevin
" BISA BISANYA KALIAN NGERENCANAIN HAL YANG BERBAHAYA KAYA GINI! LALU BISA BISANYA KALIAN PURA PURA MABUK!!"
teriak Sheila memukul meja
" KALIAN TAU GAK TADI JANTUNGKU BENAR BENAR MAU BERHENTI LIAT DIRGA JATUH KE BAWAH BAHKAN SAMPE SEKARANG TANGANKU MASIH BER GEMETARAN! "
Mereka saling menatap satu sama lain lalu menatap ke arah Dirga seolah olah sedang melakukan telepati mereka memerintahkan Dirga untuk melakukan sesuatu, Dirga yang mengerti kode yang mereka berikan mengambil sebuah tindakan kecil
" Sheila " ucap Dirga meraih tangan Sheila lalu menariknya duduk di samping nya
" Udah jangan marah ini rencana aku kok "
" Tapi kalau kamu kenapa kenapa gimana! kalau jatuhnya salah tempat gimana? " tanya Sheila dengan raut wajah yang khawatir
" Aaaah kalau itu si gak bakal terjadi " ucap Chirs dengan sombong
" Apa maksudnya? " tanya Sheila
" Jadi begini.....
FLASHBACK~
Beberapa menit setelah Sheila dan Dirga pergi mereka yang tadinya masuk ke dalam villa langsung keluar dan memeriksa kondisi
" Gimana? " tanya Mia
Chirs menatap ke kanan dan ke kiri " Oke mereka uda jauh "
" Kevin sama Grace liat di atas biar nanti bisa kasih sinyal buat nyalain kembang api " ucap Mia
" Dito, Chirs sama Cesil di balakang nunggu aba aba nyalain kembang api, biar aku, Chika sama Andy yang ngehias dekorasi
__ADS_1
Nanti kalau mereka uda pulang ke villa harus langsung siap siap di belakang Kevin sama Grace jangan lupa ngepantau mereka " ucap Mia kemudian langsung di laksanakan oleh mereka
Kevin dan Grace langsung naik ke atas dan menatap mereka dari kejauhan ( tentunya saat adegan mereka berciuman juga dilihat juga oleh mereka berdua )
Sedangkan Dito dan Cesil mereka langsung ke bagasi dan mengambil kembang api besar yang sudah mereka sembunyikan dari Sheila
Mia, Chika dan Andy pun tengah sibuk mendekor taman sesuai yang di sepakati mereka dan memompa kasur udara berwarna kuning
NOTE : KASUR UDARA DENGAN MATRAS UDARA TIDAK BERBEDA JAUH BENTUKNYA HANYA SAJA KASUR UDARA LEBIH BESAR DAN TINGGI DARIPADA MATRAS UDARA
" Sekarang! " teriak Kevin yang langsung di respon Andy lewat handy talky
" Wuwuwuwo gila mereka ci ciuman! " teriak Grace heboh memukul mukul bahu Kevin
Kevin sontak memegang dagu Grace " Gimana kalau kita juga ciuman " tanya Kevin
Grace mengigit bibirnya merasa gugup
" Jangan di gigit " ucap Kevin menagap Grace dan langsung mencium nya
Setelah mereka telah menyelesaikan aktivitas mereka, mereka dikejutkan mereka dikejutkan oleh Andy dan Sheila yang berjalan dengan cepat menuju villa
" Cepat cepat! mereka uda mau nyampe " teriak Kevin lewat handy talky kemudian menarik tangan Grace menuruni tangga
Dito dan Andy yang mendengar aba aba mereka langsung berjalan pergi dari lokasi dan menjuju ke tempat persembunyian mereka di balik semak semak
" Gimana kalau gagal? " tanya Chika yang sudah duduk menunggu mereka di tempat persembunyian
" Lalu kalau Dirga nge lompat nya salah tempat gimana? " tanya Chika dengan wajah yang khawatir
Mia menjitak dahi Chika " Kebiasaan nih sifat khawatir berlebihan nya, ini kan uda kita persiapin dari minggu lalu, uda kita buat pertandingan nya juga kan biar Dirga jatuh nya aman "
" Ta ttapi aku masih aja khawatir "
" Udaah jangan dipikirin kita siap siap aja dulu tunggu mereka " ucap Chika
Tak lama mereka menunggu, Dirga membuka pintu balkon dan berdiri di balkon sebagai tanda menyuruh mereka untuk bersiap siap, sudah terdengar suara kericuhan di lantai atas
" LALU KAMU MAU AKU BAGAIMANA! " teriak Dirga
" KAMU GAK PERNAH MEMBENTAK SAMPAI BEGINI HANYA GARA GARA MASALAH SEPELE! KAMU BUKAN DIRGA YANG AKU KENAL! "
Mereka saling menatap ketika mendegar teriakan tersebut " Aman kan? cuman pura pura kan? " tanya Mia yang sekarang ikut khawatir
" Aman aja kalau Dirga gak kebawa perasaan" ucap Chirs menatap Dirga yang berdiri di lantai 2
" Bentar bentar, kita uda dikasih aba aba " ucap Andy kemudian menatap gerak gerik Dirga yang seolah-olah sedang memberi kode
Melihat kode yang diberikan Dirga, Andy sontak langsung sibuk mencari "Tombolnya mana tombol!? "
__ADS_1
" Ini ini " Kevin dengan cepat memberikan tombol lampu yang dipegangnya kepada Andy
" Dirga uda mau ngelompat " ucap Chika
Mereka menatap Dirga dengan serius tanpa mengedipkan mata mereka sedikitpun, keringat dingin bercucuran di dahi mereka, Andy yang sudah siap memencet tombol lampus yang sudah terhubung di sana dan ketika melihat Dirga yang memberi aba aba sudah beraksi dannnn
Plung! Dirga jatuh tepat di kasur udara dan Andy menekan tombol tersebut dengan tepat waktu dengan segera Dirga mengambil kotak cincin yang berada disampingnya yang sudah disiapkan disana
" DIRGA AAAA! " teriak Sheila dengan histeris membuat mereka senang dengan pencapaian yang mereka buat
Mereka yang melihat Sheila berlari ke arah balkon langsung berisap siap keluar
" SHEILA AKU MENCINTAIMU LEBIH DARI HIDUPKU! MENIKAHLAH DENGANKU! " teriak Dirga yang berbaring di kasur udara
" Aahh aku terharu banget " ucap Cesil
Dito mengambil sapu tangan dan mengelap matanya seolah olah sedang menangis
" Akhirnya anakku dewasa juga " ucap Dito melawak
" Akhirnya ya! anak yang kita didik! " ucap Chirs memeluk Dito bagaikan suami istri yang melihat pertumbuhan anak mereka
Mia menatap Andy " kalian emang gini ya? " tanya Mia dengan ekpresi datar
" Iya..udah biasa mah itu " ucap Andy
Setelah Sheila menerima lamaran Dirga, Andy dan yang lainnya keluar dari semak semak
" AKHIRNYA ADA YANG BAKAL NIKAH JUGAAA! "
FLASHBACK SELESAI~
" Jadi gitu... " ucap Chirs dengan panjang lebar
Sheila hanya mengedipkan matanya beberapa kali
" Ngomong ngomong nikahnya mau kapan nih! " tanya Kevin yang sudah tidak sabaran
" Bisa aja lu tong! orang baru aja ngelamar! " seru Chirs
Sheila dan Dirga yang kini duduk bersebelahan saling menatap muka
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
JAGA KESEHATANYA YA💜