CINTA SMA

CINTA SMA
ZONA NYAMAN


__ADS_3

Semua orang disana merasa terharu melihat kedua pasangan yang kembali menyatu...kenapa tidak?


Hari yang biasanya seolah-olah kelabu akhirnya membuka sebuah cahaya.


cahaya yang bersinar menerangi sebuah ruangan, ruangan yang membuatku merasa terasa hampa kosong hancur bagaikan tak bernyawa kini bercahaya, berisikan pancaran kebahagiaan dengan berita bangunnya dirimu tak dapat banyak ku berkata, yang bisa aku katakan hanyalah ' aku mencintaimu, dan akan mencintaimu dengan setulus hati '.


SKIP~


Di dalam sebuah ruangan kantoran yang besar dengan gaya clasic, cat dinding yang berwarna coklat menepel di permukaan dinding tersebut


Terlihat seorang pria paruh baya duduk membelakangi meja kantornya, tok tok tok terdengar suara ketukan pintu setelah suara ketukan pintu tersebut seorang lelaki berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut dan berdiri di depan pria paruh baya tersebut


" Presdir " panggil lelaki berkata mata tersebut sambil membungkuk kan kepalanya


" Bagaimana? "


" Sudah ditemukan " jawab lelaki tersebut


" Tahun lalu rencana kalian gagal karena Andy yang menghadang kalian untuk bertemu dengan perempuan itu, sekarang jika kalian gagal kalian tau apa yang akan terjadi kan? " pria paruh baya tersebut berbalik menatap sekretaris nya


" Saya mengerti " jawab sekretaris tersebut dan langsung undur diri


" Kalyca Mialana mari kita lihat sampai mana kamu akan bertahan " ucap pria paruh baya tersenyum seringai


Sedangkan di tempat lain........


Sheila memasuki ruang inap Dirga dengan senyuman yang cantik dengan tangannya yang membawa beberapa kantong berisikan buah segar


Dirga menatap Sheila yang berjalan masuk ke dalam ruang inapnya, tercetak sebuah senyuman Dirga yang begitu hangat


" Akhirnya balik juga, tadi kemana " ucap Dirga tersenyum


" Aku tadi pergi beli buah kata dokter kamu harus banyak makan buah tapi makannya pelan pelan biar gak sakit "


Dirga menatap Sheila dengan hangat melihat Sheila yang sibuk merapikan meja dan menyelimuti Dirga kebahagiaan apa lagi yang kurang dari ini? ketika ia melihat seseorang yang begitu kamu cintai dapat berasa disamping mu di dalam keadaan yang terburukmu sekalipun


" Kamu gak perlu sampai nginap disini juga kan? " tanya Dirga menatap Sheila yang fokus mengupas kulit buah


Sheila menggeleng kan kepala " Aku uda nyaman disini "


" Walau bagaimana juga tempat paling nyaman itu dirumah..apartemen juga sekarang gak ada yang nempatin gak bagus dikosongkan untuk waktu yang lama "


" Aku gak bisa ningalin kamu, kamu tau? tempat paling nyaman aku itu adalah kamu


kemana pun aku pergi asalkan sama kamu itu bakal jadi tempat yang nyaman buat aku " ucap Sheila memberikan sepiring buah kepada Dirga


" Lagian juga aku uda mau sembuh " ucap Dirga khawatir dengan Sheila


Sheila menyuapi Dirga dengan sepotong buah apel " Gak usah banyak cerewet, makan aja " ucap Sheila


" Aku sayang banget sama kamu...aku gak mau kehilangan kamu lagi...kamu tau kemarin saat dokter bilang kamu uda... "


Dirga lansung menempelkan jari telunjuknya ke mulut Sheila " Stttt buktinya sekarang aku uda bangun kan? itu semua berkat Tuhan, doa dan usaha kamu buat aku"


" Aku takut banget kehilangan kamu...aku gak mau kehilangan tempat ternyaman aku dimana aku bisa bersandar ketika aku lelah

__ADS_1


andai aja waktu itu aku gak gegabah mungkin kamu gak bakal begini...." ucap Sheila dengan mata yang memanas


Cup....sontak saja satu kecupan mendarat di kepala Sheila " Udah jangan nangis...ini hanya kebetulan bukan salah kamu oke? aku juga sayang sama kamu " ucap Dirga membuat Sheila terharu


Ketika keduanya sudah selesai terlarut dalam perasaan masing masing mereka duduk sambil menikmati buah segar yang sudah sheila potong


" Kamu mengurus " Ucap Dirga tersenyum dengan senyuman yang sedih


" Ngak kok " bantah Sheila


" Masih mengelak? "


Sheila tersenyum " Aku cuman gak nafsu makan aja, siapa yang bisa makan coba kalau pacar nya terbaring sakit "


Dirga hanya tersenyum " Makasih ya " ucap Dirga


Tak lama kemudian


Dirga memberanikan diri menanyakan sesuatu kepada Sheila


" Oh iya....waktu itu kan kamu mau ke Perancis "


" Iya, terus kenapa? "


" Kamu masih jadi kesana? " tanya Dirga


" Ngak " jawab Sheila


Mata Dirga sontak membesar karena terkejut denga jawaban Sheila " Loh kenapa? "


" Gak bisa gitu dong kamu harus kuliah! " ucap Dirga dengan tegas


" Gpp kok...lagian juga aku uda punya usaha sendiri terusss yang paling spesial itu kan kamu yang nge hidupin aku " ucap Sheila menggoda Dirga


Muka Dirga memerah melihat senyum Sheila yang begitu imut dan cantik " K...kamu "


" Apa? " tanya Sheila tertawa


Dirga memalingkan wajahnya " Jangan bikin aku kepelasan deh ya " ucap Dirga


" Hehehe "


Sontak terdengar suara seseorang membuka pintu " Aduhh stop deh ya menyebarkan keuwuan kalian " ucap Andy


" Mentang mentang uda bangun " sela Dito


" Keterlaluan banget sih " Chris mengelengkan kepalanya


" Perasaan kemarin ada yang nangis nangis gara gara pacarnya belum bangun " ejek Kevin


" Siapa yang bilang pacar? kami uda tunangan kok " tolak Sheila dengan tegas


Sontak Chirs,Kevin dan Dito terkejut " Hah! " teriak mereka


" Sttt ini rumah sakit gak boleh yeriak " ucap Andy tertawa melihat reaksi mereka yang kaku terbengong

__ADS_1


" K...k...kamu gak kaget! " tanya Kevin


Andy mengangkat kedua bahunya " ngak ngapain aku harus kaget coba? "


" M...mereka uda tunangan " ucap Chris tak percaya


" Anakku " ucap Dito sok terharu


" Tapi kapan? kenapa? kenapa gak kasih tau?" tanya Chris


Dirga tersenyum membelai kepala Sheila


" Kamu uda lama tunangan nya "


" Kapan? " tanya Chris


" Ummm sejak ada rumor kami pacaran tau kan? kami sebenarnya uda tunangan pas itu" jawab Dirga dengan enteng


Tak cukup dengan satu pertanyaan Chris lagi lagi mengajukan pertanyaan " Kok bisa? "


" Ya bisa lah, orang tua kami kan saling kenal pada dasarnya emang kami uda di takdirkan sebelum dia lahir " ucap Dirga


" Jadi orang tua kalian nge jodohin kalian pas tau kalau Sheila itu cewek? " tanya Chris


Dirga dan Sheila menganggukan kepalanya secara kompak dan bersamaan " Iya kalau ngak kenapa kami bisa tingal satu apartement? "


" Terus kok kamu gak terkejut sama berita ini! malah senyum senyum " teriak Chris bertanya kepada Andy bagaikan dora yang tidak berhenti bertanya kepada penonton


" Karna aku uda tau dari dulu "


" Wua kejam sumpah kejam " oceh Chris


sedangkan itu Kevin dengan Dito hanya terdiam bengong mendegar dan menyimak percakapan mereka


" Ini gila!! " teriak Kevin


Sheila mengangkat tangan kanannya " Aku mau nanya! "


Sontak seluruh perhatian jatuh pada Sheila


" Kenapa? mau nanya apa sayang? " tanya Dirga mengelus kepala Sheila


" Ewuuuwwu " ucap Andy jijik


" Kenapa Dito dari dulu manggil Dirga anak? padahal kan bukan anaknya? " tanya Sheila dengan polos yang membuat mereka semua sontak tertawa


.


.


.


BERSAMBUNG 🌻


JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻

__ADS_1


JAGA KESEHATANYA YA💜


__ADS_2